
Saat itu satu serangan mengarah ke Yan Duan dengan telak, serangan itu berasal dari Luo Yin yang telah menyelesaikan pemulihan. Inilah momen yang ditunggu oleh Zhang Xin ia merilis teknik barunya monokrom yang ia modifikasi yang awalnya bertipe pertahanan menjadi serangan.
Teknik itu membuat tidak stabilnya elemen milik Yan Duan membuatnya meledak seketika dan sudah dipastikan nyawanya telah berakhir, melihat kekuatan Zhang Xin Yu yang sangat mengerikan Feng Shui meminta maaf memohon kepada Zhang Xin agar ia diselamatkan Feng Shui juga berjanji akan memberikan sumberdaya keluarga untuknya.
Mendengar tawaran itu Zhang Xin tidak tertarik sedikitpun, malah dengan senang hati Zhang Xin menyuruh Feng Shui pergi begitu saja. Lantas Luo Yin bertanya kenapa Zhang Xin membiarkannya pergi, Zhang Xin menjawab bahwa ia tidak ingin menimbulkan masalah baru.
Setelah kejadian itu Zhang Xin dan Luo Yin pergi mencari hewan sihir yang telah menyerang Luo Yin, dengan teknik pendeteksi Zhang Xin ia berhasil menemukan titik keberadaan hewan itu setelah melacak berkali-kali.
Mereka berdua langsung menuju ketitik tersebut dimana hewan itu sedang berhadapan dengan hewan lain. Hewan yang mereka cari ternyata singa ekor ular 3 kepala, hewan yang cukup kuat ditingkat 5, dan sekarang hewan itu berkelahi dengan ratu elang yang berada ditingkat 6.
Perbedaan 1 tingkat tidak membuat singa ekor ular 3 kepala menjadi terpojok malah dia berhasil menumbangkan ratu elang itu. Setelahnya singa ekor ular 3 kepala meninggalkan mayat ratu elang begitu saja, Zhang Xin mengambil kesempatan untuk mengambil kristal jiwa milik ratu elang.
SHRAAK!
Sebuah cakaran mengenai tubuh Zhang Xin dengan telak, ternyata serangan mendadak itu dari singa ekor ular 3 kepala. Karena kegiatannya diganggu dan tidak mungkin untuk mundur, mereka memutuskan untuk melawan singa itu bersama. Serangan demi serangan, teknik demi teknik mereka keluarkan dan usaha mereka membuahkan hasil untuk menumbangkan singa itu.
Setelah itu Zhang Xin dan Luo Yin menuju ke akar dunia tempat dimana berkumpulnya semua peserta. Tidak lama untuk sampai di wilayah itu sebab saat pertarungan melawan singa ekor ular 3 kepala, mereka tengah berada tak jauh dari wilayah akar dunia.
Datanglah 2 kelompok orang dan perselisihan terjadi yang inti dari perselisihan itu merebutkan kristal jiwa dari pihak lain, Zhang Xin dan Luo Yin memilih untuk menghindari pertarungan itu namun apa boleh buat mereka sekarang berada didalam kumpulan orang yang sedang berselisih.
__ADS_1
Untungnya perselisihan itu tidak berlangsung lama karena sebuah kekuatan tiba-tiba muncul yang mengurung masing-masing peserta. Dan tidak lama kemudian portal terbuka dan membawa para peserta untuk kembali ke akademi mutiara pencerahan.
Kini peserta yang tersisa diajak kesebuah arena pertandingan tentu mereka sudah tahu tujuan yang sebenarnya kenapa mereka diajak kemari. Setelah panitia mengumumkan tujuan mereka ke arena, kepala dekan An Xionglue berbicara apa-apa saja peraturang yang diterapkan dalam pertandingan kali ini.
Pertandingan kali ini berbeda dengan yang pernah Zhang Xin alami sebab, kali ini ia dituntut untuk berpasangan dengan kultivator lain. Istilahnya pertandingan duo vs duo, Zhang Xin berpasangan dengan Luo Yin entah siapa yang merancangnya tapi ia merasa ada seseorang dibalik semua ini.
Meninggalkan pertandingan tersebut, keadaan paviliun matahari senja sangat kacau dikarenakan pertempuran sesaat pada waktu lalu oleh Yan Tian bersama sekte elang hitam, ditambah tekanan yang terus mereka berikan. Kini sudah 2 kerajaan yang telah dikuasai oleh Yan Tian bersama sekte elang hitam.
Setiap hari tekanan diberikan pada daerah kekuasaan paviliun matahari senja, membuat bisnis Mereka terus-terusan menurun. Zhang Dan yang menjadi pemimpin paviliun-pun kuwalahan, karena belum selesai masalah kekuasaan kini malah ditambah masalah pendapatan.
"Aku tidak tahu harus berbuat apa lagi, jika kita melawan di wilayah kita yang terkena penyerangan kita sudah pasti kalah tapi jika tidak dilawan maka pemasokan kita akan habis." Terang Zhang Dan saat rapat.
Kembali ke turnamen di paviliun mutiara pencerahan, tampak sudah mulai aksi mereka serangan, bertahan, serangan balik sudah dilakukan sebagaimana mestinya. Tapi disaat Lho Yin bersama Zhang Xin Yu sedang melawan akademi lain mereka sangat terpojok sebab kekuatan mereka berdua ditekan sekaligus diserap habis-habisan oleh lawan.
Mau tidak mau Zhang Xin dan Luo Yin harus menggabungkan kekuatannya. Mereka menyatukan kedua tangan, menyalurkan energi satu sama lain. Hal itu mengakibatkan suasana yang awalnya cerah berubah menjadi hujan salju darah, lawan yang melihat itu juga menggabungkan kekuatannya menciptakan sebuah lonceng yang melindungi ke 2 nya. Namun lonceng itu tidak kuasa melindungi teknik gabungan dari Zhang Xin bersama Luo Yin.
Singkatnya turnamen antar akademi memasuki babak final kali ini Zhang Xin bersama Luo Yin. Melawan Feng Shui dengan pasangan barunya Gu Mèng yang berlevel 65 memiliki sihir bawaan rubah ekor emas dan berelemen angin, cahaya dan kehidupan.
Para penonton sangat antusias atas pertandingan kali ini karena babak semi final, mereka telah menunjukkan hasil yang sangat luar biasa.
__ADS_1
Feng Shui turun keatas arena bersama Gu Mèng dengan cara muncul dari atas seperti bintang yang jatuh menghantam tanah. Sementara Zhang Xin dan Luo Yin hanya berjalan kaki.
Seperti biasa Feng Shui dan Gu Mèng meremehkan kekuatan Zhang Xin dan Luo Yin. Feng Shui tidak belajar dari tindakan yang telah ia alami saat pertandingan perburuan yang menumbangkan Yan Duan.
Setelah wasit memberikan aba-aba Gu Mèng mengeluarkan kabut asmara yang berelemen angin, disusul dengan Feng Shui mengeluarkan puluhan lingkaran berwarna biru dan memunculkan jarum kecil yang terbuat dari air, teknik sihir ini bernama penembus alam elemen air.
Zhang Xin dan Luo Yin terkepung oleh ke-2 teknik dari musuh, dengan tenang mereka membelakangi satu sama lain. Zhang Xin bersama Luo Yin mengangkat tangan keatas memunculkan aura merah dan emas bersatu membentuk bola sihir yang siap dilancarkan.
Feng Shui dan Gu Mèng menyerang bersamaan tapi dapat ditangkis dengan mudah oleh teknik gabungan dari Zhang Xin dan Luo Yin.
"Saatnya menyerang" ucap Zhang Xin.
Langit berubah warna menjadi orange dan cream, ini adalah teknik Luo Yin elemen kehidupan dan cahaya bernama teknik kesinambungan warna. Luo Yin mengarahkan serangannya berupa pilar warna cream serta orange menghantam Feng Shui dan Gu Mèng yang menghentikan pergerakan mereka.
Setelah itu Zhang Xin menyerang dengan meniupkan debu dari telapak tangannya mengarah pada Feng Shui dan Gu Mèng. Teknik nafas sutra elemen angin dan darah milik Zhang Xin sangat berbahaya karena teknik ini dapat mengurangi energi sihir lawan setiap mereka menghembuskan nafas.
Singkatnya turnamen ini telah dimenangkan oleh Zhang Xin dan Luo Yin.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...BERSAMBUNG......