TO THE TITLE OF GOD

TO THE TITLE OF GOD
E9 sampai 3 besar


__ADS_3

Di arena Zhang Xin matanya beraura merah darah dengan sekali hempasan tangannya membuat Yan Bo keluar dari arena dan terluka sangat parah. Tidak hanya itu penghalang yang dipasang untuk arena hancur seketika karena tidak dapat menahan aura darah yang dikeluarkan oleh Zhang Xin.


Zhang Dan melihat anaknya seperti itu dibantu dengan Zhang Fei bergabung mengeluarkan teknik rahasia tanpa elemen keluarga Zhang, jantung alam yang menghasilkan nyanyian menenangkan setiap orang yang mendengar merasa tenang juga Zhang Xin yang perlahan lahan mulai bisa mengendalikan kekuatan sihir nya.


Setelah itu Yan Bo yang terluka parah dibawa oleh petugas medis sebelum itu Zhang Xin membenahkan semua syaraf yang telah putus dan terbelit, dan sekarang paramedis hanya menyembuhkan luka-luka Yan Bo.


Para pemimpin keluarga melihat kekuatan yang ditampilkan oleh Zhang Xin merasa sangat khawatir dengan masa depan keluarganya masing-masing, karena Zhang Xin bisa jadi ancaman bagi para keluarga yang menjalankan bisnis gelap.


Kaisar melihat kekuatan Zhang Xin berkata dalam hati jika tidak lama lagi benua selatan akan melahirkan seorang anak bergelar dewa dengan raut wajah senang, sambil menatap Zhang Xin yang saat itu sedang menyembuhkan Yan Bo.


Pertandingan masih berlanjut kini babak 5 besar diisi Gu Nian Xi, Zu Ming Hong, Cheng Zao, Zhang Xin Yu, Yan Duan. Sekarang diadakanlah undian untuk siapa yang akan menunggu di 3 besar, mereka diberi sebuah kayu yang terdapat nomor dari 1 sampai 5 orang yang mendapat nomor 1 akan langsung lolos kebabak 3 besar sebelum itu. Wasit berkata bahwa akan ada babak tambahan khusus untuk Zhang Xin dan Yan Duan jika dalam pertarungan mereka tidak bertemu.


Para peserta mengambil kayu yang berisi nomor tersebut, Gu Nian mendapat nomor 3 dan akan berhadapan dengan Cheng Zao yang mendapat nomor 2 lalu ada Zu Ming yang mendapat nomor 5 dan akan melawan Zhang Xin yang mendapat nomor 4, beruntung untuk Yan Duan ia mendapat nomor 1 yang otomatis sudah masuk 3 besar.


Babak pertama Gu Nian melawan Cheng Zao sorakan penonton terdengar mendukung jagoan mereka. Perisai arena diaktifkan menandakan pertarungan dimulai, Cheng Zao langsung mengeluarkan sihir bawaannya perisai malaikat berelemen cahaya dan kehidupan, disertai dengan teknik jejak malaikat yang memberikan tekanan sekaligus daya serang yang cukup besar. Tidak tinggal diam Gu Nian mengeluarkan pedang ditangan kanannya lalu teknik pedang keadilan di luncurkan berelemen kematian yang setiap tebasannya mengabaikan semua pelindung.

__ADS_1


Saat Gu Nian menebaskan pedang teknik jejak malaikat Cheng Zao hilang dan ia menerima serangan ringan Gu Nian. Tidak berhenti Gu Nian melayang keatas langit menyiapkan serangan terkuatnya pedang peri berelemen cahaya dan kematian, Cheng Zao pun ikut meladeni dengan ia melayang keatas langit mengeluarkan tiga perisai yang mengelilingi tubuh disertai munculnya perisai besar dari bawah, menutupi seluruh tubuhnya.


Cheng Zao mengeluarkan teknik bernama perisai mutlak sang malaikat berelemen cahaya dan kehidupan yang memberikan perlindungan yang luar biasa dan akan mengembalikan 20 persen serangan lawan. Teknik yang dikeluarkan Gu Nian memiliki efek yang mengerikan dimana satu tebasan akan membunuh 1000 iblis kelas menengah sekaligus.


Adu serangan pun terjadi menyebabkan efek ledakan energi yang sangat besar mereka berdua terpental dan tidak ada tanda-tanda dari mereka yang bertahan hingga akhirnya Gu Nian memenangkan pertandingan karena dapat berdiri walau luka yang diberikan cukup parah.


Kaisar dan Para ketua kota juga pemimpin keluarga dibuat geleng-geleng kepala, pasalnya mereka hanya tingkat penyihir ahli dan level mereka rata rata 30 keatas tapi bisa mengeluarkan kekuatan yang cukup besar. Walaupun bukan kekuatan sebenarnya dari masing-masing mereka tapi dengan itu cukup jika melawan iblis tingkat tinggi.


Pemimpin dari keluarga Gu dan Cheng juga bingung kenapa anak keluarga mereka sangat kuat tapi mereka berpikir objektif sebab mereka sebelum bertanding sudah berlatih di ruang rahasia keluarga mereka masing masing.


Setelah pertarungan Gu Nian dan Cheng Zao. Akhirnya ronde ke 2 dimulai juga, Zhang Xin dan Zu Ming menaiki arena bersiap untuk memulai. Saat wasit sudah mengaktifkan pelindung mereka beradu fisik pukulan tendangan dilancarkan oleh keduanya. Juga ejekan Zu Ming selalu lontarkan disetiap serangan baik itu sampah, lemah, tidak memiliki elemen, tidak berguna dan kata kata yang menurut orang itu menyakiti hati tapi Zhang Xin hanya tenang dan membalas serangan Zu Ming.


Teknik yang dilakukan Zhang Xin bernama sentuhan sutera yang akan menyerap atau menghancurkan baik energi sihir, tingkat kultifasi atau seluruh Meridiannya dengan konsekuensi akan kehilangan seluruh energi sihir yang dimiliki Zhang Xin tapi itu sesuai dengan musuhnya jika musuhnya dibawahnya maka, energi sihirnya akan tersisa seperempat tapi jika lebih kuat dia akan kehilangan seluruh energi sihir.


Melihat teknik yang dikeluarkan oleh Zhang Xin membuat semua penonton ketakutan menganggap Zhang Xin adalah monster sebab, dengan sekali gerakan dia dapat menumbangkan musuh bahkan energi yang dimiliki oleh musuhnya tersisa sedikit. Pemimpin keluarga Zu tidak terima dia ingin menyerang Zhang Xin tapi beruntung Zu Fan dihentika oleh kaisar.

__ADS_1


Kaisar berkata apapun teknik sihir baik itu elemen atau tanpa elemen bahkan sihir khusus maupun senjata sihir jika lawan tidak kehilangan anggota tubuh, kultifasi, Meridian atau nyawa maka dia tidak bersalah dan pertandingan bisa dilanjutkan tanpa adanya protes dari pihak manapun.


Mendengar kaisar berbicara seperti itu Zu Fan langsung diam tapi dalam hatinya ia berjanji akan memberikan pelajaran bagi Zhang Xin karena telah membuat anaknya tidak berdaya. Lalu Zhang Xin berkata yang saat itu masih berada di atas arena Zu Ming akan segera pulih jika dia berkultifasi, karena keadaan Zu Ming saat ini sama dengan kehabisan energi sihir ketika dia bertarung.


Sekarang 3 besar ditempati Zhang Xin Yu, Gu Nian Xi dan Yan Duan lalu wasit mengumumkan bahwa pertandingan akan dilanjutkan esok hari di lapangan kerajaan cahaya suci, lalu kaisar keluar meninggalkan tempat untuk kembali ke istana.


Ketika di penginapan Zhang Xin mengeluarkan sihir bawaannya dan terlihat kristal disekitar sihir bawaan Zhang Xin terdapat elemen cahaya dan sekarang bertambah elemen darah.


"Walaupun aku telah memiliki semua elemen tapi inti sejati dari elemen ku tidak akan pernah kembali" ucap Zhang Xin.


Inti sejati yang dimiliki Zhang Xin hanya cahaya yang ia dapatkan dari warisan leluhur, dan jika dia ingin mengembalikan inti sejati ia harus menemukan 13 pecahan dari payungnya, beruntung di warisan leluhur keluarga Zhang ia mendapatkan 1 dari 13 pecahan inti sejati elemen.


"Sangat merepotkan jika anak itu dibiarkan untuk hidup dia akan menjadi ancaman dalam rencanaku" kata Yan Tian pada tetua keluarga.


"Benar aku setuju dengan pemimpin aku punya saran jika kita menyewa pembunuhan bayaran lalu memalsukan kematiannya maka tidak akan dicurigai" ucap salah satu tetua.

__ADS_1


Kini keluarga Yan sedang berkumpul merencanakan pembunuhan Zhang Xin tapi mereka juga berpikir keras, sebab sihir bawaan Zhang Xin tidak bisa diremehkan bahkan tingkat penyihir agung level 42 pun mungkin tidak lawannya.


Lalu Salah satu tetua lagi memiliki cara agar Yan Duan saat pertarungan melawan Zhang Xin di babak tambahan jika mereka tidak bertemu didalam arena, Yan Duan akan meminum sebuah pil yang akan meningkatkan 10 levelnya sementara. Mendengar itu pemimpin keluarga Yan menyetujui dan ia akan memberikan pilnya besok pada Yan Duan esok hari.


__ADS_2