
"Aku kira kamu sudah ditutup oleh tanah tapi nyatanya, masih belum" ujar Li Hui.
"Baiklah, maka dari itu akulah yang akan menutupimu dengan tanah" lanjutnya.
9 belatih dengan aura merah, Li Hui siapkan untuk melanjutkan perkelahiannya dengan Feng Liu. Saat melancarkan itu Feng Liu menangkisnya dengan mudah, tapi ia tidak sadar bahwa ia hanya menahan 8 belatih yang alhasih 1 belatih menyerangnya dari arah belakang. Feng Liu memuntahkan darah, melihat itu Zhang Xin menepuk pundak Feng Liu. Seketika seluruh energinya pulih seketika, kemudian Feng Liu mengucapkan sebuah mantra yang menciptakan 2 pedang yang mengapit Li Hui. Dalam saat kritis itu Li Hui menggunakan teknik terlarang yang membuat level kultivasinya naik drastis dalam waktu singkat.
"Dia bukan lagi lawanmu, biarkan aku sekarang yang menghadapinya". Ucap Zhang Xin pada Feng Liu, dan dijawab anggukan olehnya.
"Siapa bocah yang membantumu ini, apakah dia sama sepertimu yakni seorang pengecut?". Kata itu dilontarkan, Zhang Xin mendengar itu hanya diam dan menatap kearah Li Hui dengan datar "Aku akan mengirimmu ke neraka" lanjutnya.
Belum siap Li Hui melancarkan serangan, Zhang Xin telah tiba di belakangnya dengan tangan kanannya memegang sebuah benda yang terbuat dari benang sutra membentuk seperti jantung. Zhang Xin menekan benda itu, dan tanpa diduga rasa sakitnya dapat dirasakan oleh Li Hui.
__ADS_1
"Aku tidak suka dengan orang yang banyak bicara". Setelah mengucapkan itu Zhang Xin meremas benda yang berupa jantung yang ada di tangan kanannya hingga hancur. Efek dari apa yang dilakukan Zhang Xin dirasakan oleh Li Hui dan berakhir ia kehilangan nyawanya tanpa adanya perlawanan yang signifikan.
Feng Liu melihat kekuatan yang Zhang Xin miliki sangat terkejut, ia belum pernah melihat teknik yang Zhang Xin guanakan tadi. Feng Liu berfikir dalam benaknya, yang curiga akan asal usul Zhang Xin, bisa jadi Zhang Xin ini berkemungkinan dari benua lain. Feng Liu mengucapkan terima kasih dan ia meminta agar Zhang Xin membantunya untuk menyelesaikan peperangan ini, karena tetua ke 5 dari kerajaan abu bunga telah di lenyapkan jadi akan mudah dalam mengalahkan pasukan lain.
Permintaan Feng Liu dipikirkan oleh Zhang Xin secara matang karena, ia merasa jika dirinya akan dimanfaatkan oleh Feng Liu. Keputusan Zhang Xin dengan permintaan Feng Liu disetujui, Zhang Xin berencara akan mengikuti permainan Feng Liu. Mereka pun bergegas menuju medan peperangan, aura energi terpancar meluap dan saling berbenturan. Berbagai teknik dari ke-2 belah pihak dikeluarkan dari tingkat terbawah sampai tingkatan rahasia mereka.
Zhang Xin tiba disana, tanpa basa basi ia melayang setinggi 800 kaki memperlihatkan seluruh keadaan pertempuran. Zhang Xin menarik garis lurus mengaitkan antar kultivator senjata satu dengan lainnya, meninggalkan orang-orang dari sekte awan emas. Selesai dengan itu, Zhang Xin turun dan disuguhi oleh pertanyaan dari Feng Liu.
"Hanya itu saja? Apa yang kau lakukan tadi? Tidak terjadi apa-ap,,"
Setelah itu Zhang Xin diundang untuk makan dan minum ke sekte awan emas oleh Feng Liu, ditambah Zhang Xin boleh bertanya apapun tentang alam kultivator senjata ini. Akhirnya Zhang Xin setuju, mereka pergi ketempat dimana sekte awan emas berada. Sampai di sekte awan emas, keadaanya seperti sekte pada umumnya, terdapat arena pertarungan, altar perkumpulan dan altar pembangkitan kekuatan, lalu ada berbagai aula cabang dan aula utama.
__ADS_1
Feng Liu mengajak Zhang Xin ke aula utama untuk menemui ketua sekte, seseorang yang berjenggot putih lebat nan panjang ditambah rambut putih yang diurai kebelakang. Orang itu memancarkan aura yang misterius dan tegas, Feng Liu hormat pada orang itu, dia bernama Long Zhi ketua sekte awan emas. Zhang Xin juga ikut hormat, lantas Feng Liu melaporkan bahwa peperangan telah usai dan berakhir menang, sebab ia dibantu oleh Zhang Xin.
Setelah melaporkan itu, Long Zhi mempersilahkan mereka duduk, ia menyiapkan berbagai makanan untuk menjamu Zhang Xin. Ditambah arak yang berjumlah puluhan kendi, mereka saling berbincang tidak lupa Zhang Xin menanyakan perihal alam kultivator senjata ini. Feng Liu menjawab bahwa di alam kultivator senjata ini setiap orang pasti memiliki aura, dan aura sendiri dibagi dalam beberapa warna dari tingkat terendah warna putih, peach, pink, jingga, kuning, merah, ungu dan warna tertinggi yakni emas. Ada juga warna yang sangat langka yakni warna 3 gradasi yaitu gabungan antara aura emas, merah dan putih dalam satu tubuh.
Long Zhi menambahkan, bahwa aura tidak dapat diubah. Namun dapat ditingkatkan hingga level/tingkat 4 tingkatan, jika seseorang telah mencapai aura tingkat ke 4 maka besar kemungkinan akan menjadi peri. [Peri dalam ranah kultivasi sihir adalah tingkat master sihir level 100] ranah di alam kultivator ini ada 7 dengan 3 sub ranah yaitu tingkat bawah, menengah dan puncak.
Zhang Xin mengerti sedikit tentang alam ini dan memutuskan untuk pergi, tapi ia dicegah oleh Long Zhi. Long Zhi meminta agar Zhang Xin mengetes terlebih dahulu aura yang dimilikinya, dari sini Zhang Xin mulai curiga kenapa ketua sekte repot-repot untuk mengetahui aura apa yang Zhang Xin miliki. Karena tidak ingin jika terjadi sesuatu, Zhang Xin menuruti apa yang Long Zhi minta.
Bertepatan dengan itu pengetesan aura telah diadakan di altar pusat benua, banyak peserta yang berkumpul baik dari dalam 4 sekte besar maupun luar sekte. Rata-rata aura yang didapat setiap orang yakni warna jingga ada juga warna merah namun dapat dihitung dengan mudah. Anak kecil laki-laki sekitar umur 6 tahun maju kedepan, dia menempelkan tangannya ke batu lonjong untuk pengetesan aura. Anak kecil itu mendapatkan aura 3 gradasi namun berbeda warna yang belum pernah dilihat sebelumnya, aura yang didapat anak itu yakni warna kuning, pink dengan sedikit ungu.
Long Zhi berpikiran aura yang dimiliki anak itu cukup langka dan ia harus mendapatkannya sebagai murid. Dan tibalah waktu Zhang Xin untuk mengetes auranya dan setelah Zhang Xin amati sistem yang digunakan untuk hal ini sama dengan proses pembangkitan sihir bawaan, yakni dengan merangsang potensi seseorang melalui energi murni dari batu asteroid.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
BERSAMBUNG...