
Jendral iblis ke-4 kebingungan dari mana datangnya kupu-kupu tersebut, Yan Tian dan ketua sekte elang hitam Tian Xiang juga sama kebingungan dan merasa ada seseorang yang kuat telah datang. Tidak lama muncul-lah serangan dalam bentuk tekanan yang langsung berfokus pada jiwa kultivator sihir maupun iblis, tekanan itu tidak dapat ditahan oleh siapapun bahkan jendral iblis ke-4 tidak dapat menahannya.
"Saatnya kembali ke alam kalian sudah cukup peperangan ini" kalimat yang dilontarkan seseorang yang menggema di seluruh langit.
Bukannya menurut jendral iblis ke-4 malah melawan dan berhasil terlepas dari tekanan itu, jendral iblis ke-4 berkata ia akan menghancurkan alam kultivator dan menjadikan alam iblis sebagai inti dari segala alam. Karena perkataan itu alat sihir berupa payung merak melesat secepat cahaya, namun payung itu tidak dapat mengenai tubuh jendral iblis ke-4 karena ia diselamatkan oleh jendral iblis ke-1 yang tiba-tiba muncul.
"Kenapa kamu disini aku bisa menahan serangan itu dengan mudah" ucap jendral iblis ke-4 dengan sombongnya.
"Apakah kamu tidak melihat apa yang mengarah kepadamu tadi?" Jawab si jendral iblis ke-1 disertai amarah.
Saat jendral iblis ke-4 melihat payung merah yang hampir mengenainya tadi. Ia baru sadar senjata tersebut milik seseorang, yang pasti akan merepotkan untuk ia lawan, walaupun jika ia sudah berada di tingkat raja iblis. Payung itu membelah menjadi 7 bagian saat payung itu akan menyerang, jendral iblis ke-4 dan ke-1 lari dan menyisakan pasukan iblis di tingkat iblis obsidian dan tingkat iblis berlian.
Ke-2 jendral itu tidak menyangka bahwa orang yang ditakuti oleh raja iblis dan maha raja iblis kini kembali, mereka berniat memberitahukan semua situasi yang terjadi di medan perang pada kaisar iblis. Sedangkan Yan Tian dan Tian Xiang bingung apa yang harus dilakukan karena mereka sedang ditekan, tidak lama muncul-lah Zhang Xin yang tengah berdiri diatas payung.
__ADS_1
"Kalian pergi sendiri atau aku yang mengantarkan kalian ke alam roh" pertanyaan Zhang Xin dengan diingin itu di anggap bualan oleh Yan Tian dan Tian Xiang. Karena mereka yakin orang yang menekan mereka saat ini bukanlah Zhang Xin melainkan seseorang yang sangat kuat yang berada disisi Zhang Xin saat ini, yaitu sayap emas kiri.
Namun anggapan mereka salah karena saat ini Zhang Xin telah menarik garis lurus dengan jarinya, teknik ini membuat mereka sadar bahwa Zhang Xin telah berkembang melampaui mereka. Yan Tian dan Tian Xiang meminta maaf kepada Zhang Xin mereka mengaku bersalah, sayangnya kini Zhang Xin tidak berbelas kasihan lagi ia mendekat kemudian menepuk bahu mereka bersamaan.
Seketika meridian dan basis kultivasi mereka hancur menjadi orang biasa dan tidak dapat berkultivasi lagi. Zhang Xin mengirim mereka dengan sihir pemindah dengan skala yang cukup besar, ia mendapatkan teknik ini dari kakak ke-2nya Zi Yuan Xing. Setelah para iblis dan kultivator kembali ke alam mereka masing-masing, Zhang Xin menemui adiknya Zhang Fei.
Zhang Xin berkata pada ke-tiga preman yang sekarang dijuluki bayangan 3 warna, yang intinya Zhang Xin bukan lagi tuan mereka, melainkan Zhang Fei dan Zhang Dan lah tuan mereka saat ini. Zhang Dan mendekat kearah ke-2 anaknya, Zhang Xin mengucapkan selamat tinggal pada mereka karena ia harus pergi ke suatu tempat, ia memastikan akan bertemu dilain waktu.
setelahnya Zhang Xin memberikan kotak besar berisi beberapa gulungan latihan yang bisa mereka pelajari. Akhirnya Zhang Xin pergi, terbang dengan salah satu penjaga paviliun semesta menuju paviliun langit. Sampailah mereka di paviliun langit dan bergegas menemui kepala dekan Bo di ruangannya, beruntung karena orang yang mereka cari ada di dalam. Kepala dekan Bo memberikan hormat dan meminta maaf saat perang terjadi ia tidak dapat membantu banyak dikarenakan pasukan iblis yang selalu menekan dirinya.
Mendengar penjelasan dari kepala dekan Bo Xuan Ji, Zhang Xin mengajaknya pergi untuk memeriksa apa yang para penyusup itu lakukan di aula nya. Setelah sampai ditempat tujuan, mereka melihat pelindung transparan telah hancur, juga mereka menyaksikan kekacauan yang ditimbulkan oleh para penyusup.
[Kenapa penjaga aula langit ilahi yang lain tidak menahan para penyusup itu? Karena penempatan penjaga sangat jauh antara satu dan yang lain, itu sebabnya jika satu penjaga menghilang maka apa yang penjaga itu jaga akan kosong. Ditambah para penjaga aula sangat dilarang untuk menggantikan posisi penjaga lain apalagi sampai ikut masalah yang dialami penjaga lainnya]
__ADS_1
Karena geram Zhang Xin meniup sesuatu dari telapak tangannya, teknik nafas sutra yang akan menyatu dengan udara dan tidak ada seorangpun yang dapat menahan maupun sadar akan teknik ini. Teknik nafas sutra akan memberhentikan pergerakan mereka secara mendadak dan akan normal kembali, namun disisi lain teknik ini akan menghancurkan Meridian secara perlahan dan berakhir meledak kurang dari 6 menit.
6 menit sudah berjalan dan para praktisi penyusup telah meledak satu-persatu tanpa menyisakan jejak sedikit pun. Kepala dekan Bo mempersilahkan tuannya masuk dan disambut oleh kemegahan aulanya yang tidak pernah berubah sedikitpun. Ketika Zhang Xin menepukkan tangannya 7 penjaga aula muncul dihadapan Zhang Xin dan memberikan hormat, Zhang Xin sampai sekarang masih bingung kenapa mereka masih mengenali dirinya padahal ia sudah reinkarnasi dengan wujud yang tidak sama.
"Setelah aku pergi nanti aku serahkan semua tugas aula pada kalian jaga dengan baik aku akan kembali tapi bukan sebagai pemilik namun sebagai tamu" kata Zhang Xin dengan senyum diakhir.
Para bawahannya bertanya kemana tuan mereka akan pergi termasuk Bo Xuan Ji, Zhang Xin hanya menjawab menjelajahi seluruh alam dan mencapai dewa. Tidak lupa dirinya juga bertanya kemana perginya Luo Yin pada kepala dekan Bo. Dekan Bo menjawab Luo Yin pergi ke suatu tempat dan ia hanya menitipkan sebuah kalung untuk diberikan kepada Zhang Xin.
Zhang Xin tersenyum mendapatkan kalung yang berbentuk ikan koi berwarna emas dan sedikit sentuhan merah, ia juga tahu kemana sebenarnya Luo Yin pergi namun ia tidak akan menghampiri dirinya karena Luo Yin akan kembali jika langit menakdirkan mereka.
Setelah semua itu Zhang Xin berpamitan pada para pemilik aula langit ilahi uang baru. Zhang Xin berjalan dengan santainya seperti menaiki sebuah tangga yang terbuat dari angin, setiap langkah yang ia ambil kecepatannya setara dengan cahaya dan sekarang ia sedang menuju ketempat dimana elemen asteroidnya berada.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...BERSAMBUNG......