
Setelah berhasil keluar dari kubus penjara iblis Zhang Xin memegang benda tadi dan membuat semua orang kebingungan hanya dengan alat sihir seperti itu bisa menghancurkan alat sihir kelas menengah.
Tapi tidak sama dengan pendapat orang-orang sang kaisar dibuat terbelalak dengan alat sihir milik Zhang Xin, penyebabnya alat sihir milik Zhang Xin hanya dimiliki akademi terbesar di seluruh benua bahkan orang yang dapat mengendalikan alat sihir semacam itu hanya orang-orang tertentu saja.
"Kaisar ada apa dengan anda" tanya sang penasehat.
"Tidak aku hanya terkejut dengan alat sihir itu" jawab sang kaisar yang masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Kaisar menjelaskan bahwa alat sihir yang dibawa oleh Zhang Xin bernama payung pelindung alam pada awalnya patung itu bernama payung Merak tapi master kuno pemilik alat sihir itu menggunakan alat sihir itu untuk melindungi 5 alam yang diceritakan dalam buku kuno, saat itu terjadi masalah dimana ke 5 alam terancam musnah sebab hukum surga dan neraka yang tidak setabil.
Maka dari itu alat sihir milik master kuno itu melindungi ke 5 alam dan untungnya bisa menahan juga menekannya, dikatakan dia dibantu seorang penyihir dengan kultifasi setengah dewa yang menyetabilkan hukum dari surga dan neraka.
Kaisar juga menambahkan bahwa yang dapat hak dan wewenang untuk menggunakan alat sihir berupa payung hanya murid dari Aula Langit Ilahi sebuah tempat kediaman master penyihir kuno yang gugur dalam perang yang sekarang dijadikan sebuah akademi.
"Aku bertanya-tanya bagaimana Zhang Xin bisa menggunakan alat sihir itu, karena Aula Langit Ilahi belum ada satupun muridnya yang muncul bahkan keberadaan tempat itu sangat misterius, hanya orang terpilih yang akan menemukan keberadaan tempat itu, dia tahu darimana" kata kaisar yang penasaran.
Kembali ke pertarungan Zhang Xin dan Yan Duan, Zhang Xin memegang payungnya ditangan kanan sedangkan Yan Duan bingung apa yang harus ia gunakan untuk melawan Zhang Xin kali ini.
Luka Zhang Xin mulai sembuh secara perlahan sebab efek penyembuhan dari kayu Merak Phoenix, Yan Duan mulai berhati-hati dengan Zhang Xin karena jika melakukan kesalahan sedikit saja dia akan kalah.
Lalu Yan Duan mengeluarkan sebuah alat sihir lagi yang membuat penonton bingung benda apa yang dikeluarkan oleh Yan Duan karena bentuknya yang tidak meyakinkan, alat sihir itu berbentuk bola kristal berwarna cyan kemudian Yan Duan meminum sebuah pil membuat ia naik 10 level sekaligus dalam jangka waktu tertentu.
Pil pengorbanan darah kata Zhang Xin dalam hati, ia bingung untuk apa dia meminum pil itu. Tidak ada yang menyangka jika Yan Duan menyalurkan seluruh kekuatannya kedalam bola kristal itu yang menjadikan Yan Duan lemas ketika telah menyalurkan seluruh kekuatannya, beruntung Yan Duan memakan 1 pil lagi pemulihan instan.
__ADS_1
Setelah selesai Yan Duan berkata dalam hati bahwa ia yakin sekarang ia pasti akan memenangkan pertandingan. Sinar laser keluar secara tiba-tiba menyerang Zhang Xin hingga dia tak sempat untuk menangkis apalagi menghindar membuatnya memuntahkan darah.
"Sial" ucap Zhang Xin kesal.
Dengan bangganya Yan Duan tertawa dan menyombongkan dirinya jika ia sekarang tidak bisa dikalahkan, mendengar itu Zhang Xin melempar payungnya kedepan disertai dengan elemen darah yang ia salurkan didalamnya. Meski elemen darah Zhang Xin belum memiliki inti sejati tapi menurutnya ia dapat menggunakan itu dengan baik.
"Ada apa dengan elemen darah Zhang Xin kenapa tidak memiliki inti sejati" Zhang Dan bertanya heran.
Kaisar pun ikut heran ia merasakan elemen yang dikeluarkan Zhang Xin kali ini, tidak semurni elemen cahaya sebelumnya tapi kaisar percaya bahwa Zhang Xin dapat mengendalikan itu.
Disisi Zhang Xin setelah ia melemparkan payungnya kearah Yan Duan, Zhang Xin menggunakan teknik mawar darah elemen darah lalu payung Zhang Xin mengeluarkan mawar merah yang bermekaran dan menyerang Yan Duan secara bertubi-tubi.
Payung Zhang Xin mengitari Yan Duan dan terus-menerus melancarkan serangan mawar yang bermekaran, Yan Duan hanya dapat bertahan dengan menggunakan bola kristal miliknya menggunakan salah satu teknik pertahanan dari bola kristal itu bernama pertahanan tidak berujung yang melindungi penggunanya dari segala serangan.
Melihat itu ayah Yan Duan yakni Yan Tian tidak terima dengan kekalahan anaknya iapun menghampiri Zhang Xin berniat untuk membunuhnya, disaat Yan Tian melancarkan serangan kearah Zhang Xin, serangan itu dapat ditangkis dengan mudah oleh kaisar.
"Beraninya kamu bertindak seenaknya disaat aku berada disini" kata sang kaisar sambil mengeluarkan aura sihirnya.
"Maafkan hamba yang mulia hamba ceroboh" jawab Yan Tian dengan ketakutan.
Karena tidak ingin masalah semakin parah kaisar memutuskan untuk mengakhiri pertandingan yang dimenangkan oleh Zhang Xin, lalu kaisar berkata bahwa dalam 2 hari kedepan ia mengundang Zhang Xin ke kerajaan dan akan memberikan hadiah pertandingan secara langsung walaupun kerajaan tidak ada hubungannya dengan pertandingan ini.
Setelah itu kaisar pergi dengan di jemput dengan kereta kuda terbang, semua orang yang hadir membungkuk kearah kaisar kecuali Zhang Xin yang sedari tadi menatap penasihat kaisar dengan curiga.
__ADS_1
1 hari setelah pertandingan antar keluarga Zhang Xin berkultifasi digunung Zhang, sebuah gunung yang disucikan dan dianggap sebagai cikal bakal berdirinya keluarga Zhang juga tempat untuk berkultifasi.
Saat Zhang Xin berkultifasi ledakan kekuatan dari tubuhnya pertanda ia telah menerobos tingkat penyihir ahli level 40 sedikit lagi mencapai tingkat penyihir agung, Zhang Dan yang berada di ruang kerjanya merasakan bertambahnya tingkatan level Zhang Xin. Dalam benaknya ia berkata "anak ini menerobos secepat itu, apakah tubuhnya tidak bermasalah".
Setelah berkultifasi Zhang Xin merasakan ada yang aneh didalam tubuhnya ia merasa ketidak stabilan dari energi sihirnya, "mungkin ini karena efek kultifasiku terlalu cepat" lalu ia berkultifasi kembali dengan memperkokoh landasan tubuhnya.
Lalu pagi harinya Zhang Xin selesai berkultifasi ia langsung pamit pada ayahnya untuk pergi ke kerajaan memenuhi panggilan kaisar, dalam perjalanan Zhang Xin sudah dikenal oleh banyak orang, banyak yang membicarakan Zhang Xin yang berhasil memenangkan pertandingan antar keluarga.
Sesampainya di gerbang kerajaan ia ditahan oleh penjaga karena Zhang Xin tidak memiliki izin untuk masuk kedalam istana, sebab Zhang Xin kali ini menggunakan jubah yang menutupi tubuhnya bertujuan untuk menyamarkan identitasnya.
Lalu Zhang Xin membuka jubahnya, sontak penjaga itu terkejut ternyata ia menahan tamu istimewa dari kaisar, penjaga itu meminta maaf lalu mengantar Zhang Xin masuk untuk menghadap kaisar.
"Zhang Xin memberi salam kepada kaisar" katanya dengan menunduk memberi hormat.
Kaisar yang melihat Zhang Xin sangat senang ia berdiri dari kursi takhtanya menghampiri Zhang Xin dan memberi selamat, kaisar menjamu Zhang Xin bak tamu yang sangat penting, Zhang Xin hanya diam dan mengikuti apa yang dikatakan oleh kaisar.
Tidak lama kemudian penasihat kerajaan datang dengan ditemani 2 pengawal wanita dengan cadar yang menutupi wajah mereka, penasihat melaporkan pada kaisar bahwa penyerangan iblis sebentar lagi terjadi dan menyarankan untuk segera menyiapkan pasukan, kaisar menyetujui saran dari penasihatnya dan mempercayakan semua pada si penasihat.
Zhang Xin terus memperhatikan penasihat dari awal masuk, dia juga curiga dengan kedua wanita bercadar itu. Setelah itu penasihat bersama kedua wanita tersebut pergi dari ruangan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...BERSAMBUNG.......
__ADS_1