TO THE TITLE OF GOD

TO THE TITLE OF GOD
E43 peperangan


__ADS_3

Yu Lan Cheng dan Zi Yuan Xing bertemu di altar utama alam dewa. Bersama pasukan pendukung yang dibawa oleh Zi Yuan Xing, ia bersiap dan mengeluarkan gulungan yang menunjukkan peta alam dewa, alam kultivator sihir, alam iblis, alam siluman dan alam roh. Dalam pengamatannya siluman dan iblis telah bergabung dan sekarang berada di perbatasan.


"Lakukan kak."


"Baiklah."


Tanpa diduga lonjakan pertanda kenaikan kaisar iblis sampai kedalam aula utama, menyebabkan sedikit menimbulkan kekacauan. Hal itu membuat Zi Yuan Xing mengalihkan perintah.


"Kak cepat tarik mundur pasukan alihkan pasukan dari perbatasan menuju bagian inti dari alam" ucap Zi Yuan Xing panik.


"Tidak bisa semuanya telah mengarah ke perbatasan dan juga telah bersiap."


"Sial" Umpat Zi Yuan Xing.


"Terpaksa aku harus mengeluarkan sihir pemindah" lanjutnya.


"Tapi energi sihirmu akan berkurang banyak" kata Yu Lan Cheng.


"Mau bagaimana lagi."


Zi Yuan Xing mengukir sebuah formasi, memeta orang-orang yang telah mencapai perbatasan. Setelahnya ia membuat formasi di setiap titik pusat alam, dengan itu Zi Yuan Xing dapat mengalirkan energi yang dibutuhkan untuk memindahkan orang-orang. Dukungan dari pasukan pendukung untungnya cukup berguna sehingga energi Zi Yuan Xing tidak berkurang dengan jumlah yang seharusnya.


"Sukurlah, kenapa kau memindahkan mereka kesana?"


"Kak mereka pasti langsung mengincar inti dari alam sebab jika mereka menguasai perbagian alam itu akan membutuhkan waktu yang lama. Juga melawan kultivator sihir tidaklah mudah ditambah akan merepotkan jika mereka melawan satu persatu kultivator."

__ADS_1


"Betul juga apa katamu Zi Yuan."


...


Kaisar iblis sangat senang, akhirnya dia dapat meningkatkan kultivasinya hingga tahap yang sekarang. Itu semua atas bantuan wanita misterius yang telah membantunya, ia bingung sampai mana ranah dari wanita misterius ini yang sebenarnya.


"Arahkan semua pasukan ke inti alam, lalu hancurkan" kaisar iblis memberikan perintahnya.


Maha raja iblis ke 1 langsung pergi memimpin pasukan iblis, sedangkan kaisar iblis berfikir pasti pasukan telah ditarik mundur oleh musuhnya. Kaisar iblis pun menyuruh pimpinan iblis dari pasukan mata bayangan untuk menyapu bersih wilayah kultivator yang tidak dijaga. Ratu dari alam siluman yakni ratu laba-laba dengan raja dari siluman ular mendatangi kaisar iblis yang tengah duduk ditempatnya. Mereka telah menjalankan perintah dari kaisar iblis, yang dimana mereka diperintahkan untuk menahan pasukan dari alam roh agar tidak membantu sekutunya.


Sebuah ikan pucat mengarah kehadapan kaisar iblis langsung, memberi pesan agar penyerangan dipercepat prosesnya, karena si penulis pesan merasakan ada sesuatu yang akan terjadi. Pesan terakhir dari ikan itu menyuruh kaisar iblis untuk ikut andil dalam perang ini. Tidak sesuai dengan rencana awal, membuat kaisar iblis bertanya-tanya kenapa sang wanita misterius memberikan pesan yang cukup membuatnya bingung. Karena wanita misterius itu telah berkata demikian ia pun harus ikut turun tangan.


Kaisar iblis menghentakkan tongkatnya sekali "dengar semua tetua dan pemimpin dari ras siluman, mari maju ke medan perang kita selesaikan hal ini dengan secepat mungkin".


"Baik yang mulia dewa".


...


"Seharusnya tidak"


...


Pertempuran telah terjadi dimana-mana bahkan Zi Yuan Xing sampai kuwalahan memberikan bantuan sihir dukungan jarak jauh. Yu Lan Cheng kini tengah berjaga di luar altar utama dewa ia berharap agar adik ke-2nya dapat keluar dari pengasingannya secepat mungkin.


Di alam kultivator sihir kekacauan sudah terjadi dimana-mana, sebab menjadi sasaran pertama adalah hal yang sangat merugikan. Paviliun matahari senja telah hancur menyisakan Zhang Fei yang tengah bersembunyi dari kejaran para iblis. Ia tidak bisa terima karena ayah dan seluruh anggota paviliun dibantai habis-habisan oleh para iblis.

__ADS_1


Merasa sudah aman Zhang Fei berjalan gontai karena energi sihirnya telah habis tapi naasnya ada 3 iblis tingkat ksatria iblis level menengah yang mengetahui keberadaannya. 3 iblis itu mengepung Zhang Fei, kemudian menyerangnya dengan serangan beruntun. Karena belum menyerah Zhang Fei pun melancarkan serangan berupa bunga oleander yang menyebabkan kelumpuhan sesaat bagi musuhnya. Lalu Zhang Fei dengan sisa energinya membuat 3 anak panah yang diarahkan pada 3 iblis.


Secara tiba-tiba setetes cahaya muncul dan masuk ke kening dari Zhang Fei membuatnya terkejut, sebab luka dan energi sihirnya telah kembali sepenuhnya. Ia juga dibuat terkejut oleh kecepatan seseorang dalam membunuh 3 iblis yang akan dirinya bunuh. Xiao Jun memperlihatkan dirinya setelah membunuh 3 iblis itu kemudian disusul oleh Zhang Xin dari celah dimensi. Zhang Fei sangatlah senang akhirnya setelah sekian lama dia dapat melihat sang kakak kembali.


"Zhang Fei aku tahu ayah telah tiada alam kultivator telah hancur secara keseluruhan tapi jangan khawatir ini masih bisa di atasi. Tapi untuk sekarang kau pergilah ke aula langit ilahi, perlihatkan token ini pada penjaga disana."


"Xiao Jun kamu ikut adikku atau aku."


Xiao Jun yang bimbang pun meminta pendapat Zhang Fei yang membuat Zhang Fei juga ikut bingung. Akhirnya Zhang Xin lah yang mengambil keputusan bahwa Xiao Jun akan ikut dengan Zhang Fei, tapi tidak disetujui oleh Xiao Jun "Aku ikut guru". Lantas Zhang Xin memaksa agar Xiao Jun ikut dengan sang adik, Zhang Xin juga menjelaskan bahaya yang mengintai. Lagi-lagi Xiao Jun protes dan tetap memaksa agar ia menemani sang guru berperang. Karena melihat Xiao Jun yang keras kepala, Zhang Xin membuat portal yang mengarahkan langsung ke halaman luar aula langit ilahi dan mendorong mereka berdua untuk memasukinya.


"Aku akan menyelesaikannya sendiri, kamu tidak perlu turun tangan. Hanya lakukan apa yang aku minta sebelumnya. Ingat aku ingin semuanya secara mutlak."


...


Di depan altar utama dewa, pasukan iblis telah mengepung bersama pasukan alam siluman. Para pasukan siluman sendiri berhasil menahan musuh dari alam dewa sehingga kali ini alam dewa akan melawan alam iblis dan alam siluman. Maha raja iblis pertama mengisyaratkan peperangan dimulai, dan terjadilah adu serang antar pasukan. Saat maha raja iblis ke-3 ingin melancarkan serangan, segera ia dihantam oleh pedang yang menembus dadanya membuat maha raja iblis ke-3 kehilangan nyawanya dalam sekali serang. Tubuhnya melebur menjadi kelopak dari bunga krisan.


Bunga krisan itu menandakan kedatangan dari dewa pedang berkarat (Shen Yaoshan) dan dengan kedatangannya membuat harapan bagi alam dewa. Serangan bola ungu mengarah ke Shen Yaoshan namun dapat ditahan oleh kain suci dari seorang wanita yang tidak lain adalah istri dari Shen Yaoshan bernama Lai Yue. Mereka dihampiri oleh Yu Lan Cheng dan akan membantu melawan semua pasukan dari 2 alam.


"Aku akan melawannya dan sisanya terserah kalian" Ucap Yu Lan Cheng.


Shen Yaoshan kini tengah melawan maha raja iblis ke-2 yang ranahnya setara dengan dirinya, sementara istrinya melawan maha raja iblis ke-4. Yu Lan Cheng kini berhadapan dengan maha raja iblis ke-1, serangan teknik sihir semuanya ia keluarkan. Adu kekuatan terjadi sampai mereka terpental satu sama lain. Dilanjutkan dengan serangan yang sama-sama kuat, ketika Yu Lan Cheng mendapat dukungan dari Zi Yuan Xing saat itu juga ia mengeluarkan teknik sajak mentari bersamaan dengan teknik lantunan malam.


Maha raja iblis ke-1 mengeluarkan sebuah bilah di kedua tangannya ditambah ia mengaktifkan pertahanan kemudian ia mengadu dengan serangan dari Yu Lan Cheng. Sajak mentari dipancarkan mengarah ke depan dan dihalangi oleh pertahanan maha raja iblis ke-1. Sementara teknik lantunan malam, mengincar titik buta dari pertahanan itu. Secara bertubi-tubi Yu Lan Cheng menghantam pertahanan dari maha raja iblis ke-1 tapi itu masih belum cukup.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2