
Kembali ke masa sekarang, dimana setelah semua itu Zi Yuan Xing berbicara mengenai kepergian Zhang Xin waktu lalu saat peperangan usai, membuat kakak ke-3 nya mengasingkan diri. Namun Zi Yuan Xing menghentikan ceritanya ia berniat akan memberi tahu Zhang Xin semua kejadian setelah pengorbanan diri, ketika Zhang Xin telah naik ke alam dewa. Sebelum pergi Zi Yuan Xing memberikan 6 pil agar Zhang Xin dapat mencapai tingkat setengah dewa dalam waktu maksimal 5 tahun.
Zhang Xin kembali berkultivasi, pil yang kakak ke-2 nya berikan membuatnya naik dari master sihir level 106 naik 2 level ke 108 tinggal beberapa tahap untuk mencapai tingkat setengah dewa.
4 tahun berjalan Zhang Xin kini telah mencapai tingkat setengah dewa yakni level 110, ke-12 elemennya kini telah mencapai tahap yang cukup tinggi yakni tingkat atas dan ada juga yang di tingkat lanjut [ tingkatan elemen; dasar, menengah, atas, lanjut, nirvana ] masih lumayan jauh untuk mencapai gelar dewa yang mutlak. Zhang Xin memutuskan untuk pergi menjelajah, karena untuk meningkatkan elemen dengan cepat yakni harus menjelajah dunia lain.
Sebelum itu Zhang Xin harus memperoleh elemen galaksi, jadi sekarang ia berniat melakukan ritual. Dulu terdapat 2 kristal elemen besar dan 11 kristal elemen kecil yang mengelilingi, sedangkan sekarang hanya ada 1 kristal terbesar dan 12 kristal kecil yang berputar seperti jajaran planet yang mengorbit pada sesuatu yang terbesar.
Zhang Xin memunculkan sihir bawaannya yang sekarang telah menjadi kupu-kupu sutra, dengan 12 elemen yang mengorbit pada kristal terbesar. Dilanjutkan dengan menggunakan teknik mata ke-3 atau citra mata miliknya, dengan sekali tatap ke atas, langit terbelah memperlihatkan bintang dan planet. Zhang Xin menyatukan seluruh energi dari ke-12 elemennya di kristal terbesar yang terdapat dalam sihir bawaannya.
Setelahnya ia menambahkan aura galaksi dari celah antar cahaya, langit yang terbelah juga Zhang Xin gunakan untuk menyeimbangkan semua energi yang masuk kedalam kristal elemen di sihir bawaannya. Akibat proses penggabungan yang Zhang Xin lakukan memicu hukuman langit. Belum selesai ia melakukan penggabungan, Zhang Xin dipaksa untuk menahan 20.805 sambaran petir dan 503 serangan api seci dengan berbagai macam jenis api.
Sambaran petir secara bertubi-tubi menyerang Zhang Xin, dengan setiap 41 sambaran akan dibarengi dengan 1 api yang membakarnya. Ketika sambaran telah mencapai 19.999 Zhang Xin sudah tidak kuat menahan hukuman langit, membuat apa yang ia lakukan gagal dan harus memulai dari awal. Kegagalan Zhang Xin membuat langit menjadi seperti semula, ia tergeletak tidak berdaya. Sekilas Zhang Xin melihat sosok sang ibu menghampirinya ditemani seorang perempuan, namun ia tidak melihat dengan jelas wajah si perempuan, akhirnya Zhang Xin pingsan.
Dalam keadaan pingsan itu muncul kabut tebal menyapu tubuh Zhang Xin kedalamnya seakan ditelan olehnya. Tidak ada bekas apapun setelah kabut itu muncul, tubuh bahkan alat sihir yang ia keluarkan hilang seketika. Yang tetap ada hanya sebuah jasad ibunya dalam keadaan seperti biasa namun muncul bayangan ikan yang merambat menuju ke jasad itu.
__ADS_1
Derap langkah kaki melangkah diatas lantai altar sebuah istana megah, istana itu terdapat diatas langit dan seorang bawahan tengah hormat pada rajanya. Sang bawahan mengatakan semua persiapan telah selesai dan dia hanya menunggu perintah dari Raja itu.
"Lakukan namun jangan melakukan pembunuhan masal"
"Baik yang mulia"
Bawahan itu pergi dengan dari hadapan si raja, ia menuju ke garis depan menuju sebuah medan peperangan. Saat titah di kumandangkan pernyataan perang resmi dimulai, para prajurit melaju memberantas musuh mereka. Bukan hanya prajurit yang membawa pedang ditangannya ada juga prajurit yang membawa pedang namun melayang baik mereka tunggangi maupun untuk penyerangan.
Salah seorang menaiki pedang melaju, naik semakin tinggi dan menghujani musuhnya menggunakan pedang yang ia bawa. Seakan tidak ada habisnya orang itu melanjutkannya dengan mengadu kekuatan dengan seseorang dari pihak musuh.
[Alam kultivator senjata adalah 1 dari milyaran galaksi yang ada di semesta. Alam ini mayoritas menggunakann senjata sebagai media pembantu kultivasinya, mereka dilahirkan dengan kekuatan mental yang beragam sejak lahir. Kekuatan mental digunakan untuk menggerakkan senjata sekaligus menyatukan diri dengan senjata itu. Senjata disini memiliki berbagai tingkatan dan berbagai jenis, tidak hanya itu ranah di alam ini sangat berbeda dengan ranah di alam kultivator namun intinya hanya satu yakni menjadi dewa.]
Kebingungan telah Zhang Xin rasakan pasalnya bagaimana bisa ia berada disini sedangkan ia belum membangkitkan elemen galaksinya. Lebih parahnya lagi Zhang Xin mengalami penurunan kultivasi dari tingkat setengah dewa level 110 turun ke tingkat kuasa sihir level 98, cukup jauh jika dihitung dari ranah kultivasi awal.
Zhang Xin berjalan ketika tenaganya telah pulih sepenuhnya, sangat menguras energi ketika menggabungkan seluruh elemennya. Apalagi usahanya itu gagal, memang benar kekuatan fisik, mental dan daya terbang masih sama ketika ia masih menjadi setengah dewa. Tapi efek yang ditimbulkan oleh sihir sangat berbeda ditambah dengan maksimal energi di ranah ini membuat Zhang Xin kesulitan untuk leluasa menggunakan sihir sesukanya.
__ADS_1
Sampailah Zhang Xin di tebing yang menyajikan pemandangan indah, namun sayangnya ia terganggu dengan suara benturan pedang yang saling beradu, juga luapan energi yang tersebar mengarah ke dirinya. Zhang Xin berniat untuk melihat apa yang sedang terjadi, tapi ia berpikir kembali bahwa itu akan merepotkan dirinya jika semisal ia terseret oleh masalah yang ada di sana.
Pedang berwarna kuning keemasan mengarah ke Zhang Xin secara tiba-tiba, membuatnya harus menahan itu dengan sehelai benang sutra miliknya. Merasa ada sesuatu yang akan menyangkut pautkan dirinya, Zhang Xin melangkah menjauh dari tepian tebing, naasnya seseorang terlempar dari arah belakang. Mendarat tepat dihadapan Zhang Xin, orang itu kebingungan siapa kultivator yang ada di hadapannya ini?. Orang itu bangun dan memberi hormat pada Zhang Xin. Orang itu meminta agar Zhang Xin memberi bantuan pada sektenya, karena ia tahu serangan pedang yang meleset tadi, dengan mudah ditangkis oleh seseorang yang tidak lain adalah Zhang Xin.
Zhang Xin tidak menghiraukan orang yang sejak tadi berlutut dihadapannya, lantas saat ingin melangkahkan kakinya pergi, orang itu memberi tawaran dimana ia akan memberikan apapun yang Zhang Xin butuhkan. Karena ini adalah kali pertama Zhang Xin berada di alam kultivator senjata, maka informasi tentang apa yang ada di sini sangatlah ia butuhkan.
"Baiklah, jadi apa yang harus aku lakukan" jawaban setuju dari Zhang Xin, memberikan senyuman di wajah orang itu.
Feng Liu, adalah nama orang yang meminta bantuan pada Zhang Xin. Ia memberi tahu bahwa sekarang dirinya sedang berperang melawan kerajaan abu bunga, yang telah memberikan teror pada murid sekte awan emas yakni sekte Feng Liu. Dengan sedikit penjelasan dari Feng Liu, Zhang Xin sangat paham akan situasi yang akan ia hadapi. Datanglah seseorang yang mengeluarkan aura merah yang sangat mengerikan, dia adalah lawan yang tadi Feng Liu hadapi bernama Li Hui.
[Sekte awan emas adalah sekte kecil dan kerajaan abu bunga adalah kerajaan menengah].
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
BERSAMBUNG...
__ADS_1