Tomboy Girl

Tomboy Girl
BAB 83


__ADS_3

...HappyReading🌻...


"Kenapa ngajak aku ke sini?" tanya Mikayla menatap pria itu.


Septian tersenyum sekilas. "Ayo putus." ujar pria itu yang membuat Mikayla terdiam, terlalu kaget dengan ucapan Septian. Apa dia tidak salah dengar?


"Ma-maksud kamu?" tanya Mikayla tak mengerti, suaranya sedikit bergetar ada gejolak yang berusaha gadis itu tahan agar tidak keluar.


"Ayo kita putus." ulang Septian lebih jelas yang semakin membuat Mikayla terdiam.


"Kenapa?" gadis itu bertanya dengan suara lirihnya, yang tidak di balas Septian.


"Kamu punya perempuan lain? Atau kamu udah ngak cinta sama aku lagi?" Mikayla bertanya, suara gadis itu memelan. Ia menundukkan kepalanya, sudah tidak bisa menahan tangisnya lagi. Ucapan Septian benar-benar membuatnya terkejut, jika tau akan seperti ini ia mungkin tidak akan datang.


"Maaf." hanya kata itu yang mampu Septian ucapkan, yang semakin membuat gadis itu mengeluarkan tangisnya. Mikayla memberikan 20 tangkai mawar ke Septian berniat beranjak dari sana. Tidak ingin Septian melihatnya seperti ini. Belum sempat Mikayla melangkahkan kakinya, Septian sudah menahan lengan gadis itu.

__ADS_1


"Aku belum selesai ngomong." ujar Septian menahan gadis itu.


Mikayla mendongak, membiarkan Septian melihat air matanya.


"Apa lagi yang mau dibicarain, kamu udah mutusis aku kan?" Mikayla bertanya dengan nada ketus, menahan gejolak emosi didadanya.


Septian terkekeh kecil membuat Mikayla meliriknya sinis.


"Dengerin makanya." Septian menegur, lalu menghapus air mata gadis itu.


"Kita putus ya, aku udah ngak mau pacaran lagi." Septian menggantung ucapannya membuat Mikayla menatapnya datar.


"Menikah denganku." ujar Septian bersungguh-sungguh, lalu menyodorkan cincin berlian yang sedari tadi ia simpan di kantong celananya.


Mikayla terdiam, Septian lagi-lagi membuatnya terkejut. Gadis itu tidak bisa menahan keterkejutannya, semua terjadi secara tiba-tiba

__ADS_1


"Gimana? Mau?" tanya Septian menaikkan sebelah alisnya. Mikayla sudah tidak bisa menahan senyumnya lagi, gadis itu menatap Septian dengan mata yang berkaca-kaca.


"Maaf Sep, tapi aku ngak punya alasan buat nolak kamu." jawab Mikayla suara gadis itu sedikit bergetar, yang membuat Septian tersenyum senang. Pria itu memasangkan cincin berlian di jari manis Mikayla. Sangat pas dan sangat indah. Mikayla tersenyum lalu Septian dengan cepat menarik gadisnya masuk kedalam dekapannya, saat ini kata-kata tidak bisa mendekripiskan kebahgiaan mereka. Dengan pelukan ini, Septian ingin menyalurkan rasa cintanya yang kian bertambah tiap harinya.


Suara tepuk tangan terdengar membuat Mikayla menguraikan pelukannya, senyumnya semakin merekah kala melihat ayahnya dan juga abangnya tersenyum ke arahnya. Di sana ada sahabatnya dan sahabat Septian, tak lupa juga kedua orang tua dan adik perempuan pria itu tersenyum hangat ke arahnya.


Hari ini, di balik indahnya senja Mikayla merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya dan masih banyak kebahagiaan yang menunggunya di luar sana.


Terimah kasih Tuhan, aku sangat bahagia, terima kasih sudah menghadirkan orang-orang yang sangat menyayangiku. Dan teruntuk Septian : Aku mencintaimu saat ini, besok dan selamanya. Dari aku yang selalu mencintaimu.


Teruntuk Mikaylaku : Aku mencintaimu dengan sebuah alasan. Namun, jika alasan itu hilang, aku akan mencari 1001 alasan untuk mencintaimu kembali. Dari pria biasa yang selalu berusaha mencintaimu dengan sempurna.


...TAMAT...


*********

__ADS_1


Aku ngucapin terima kasih sebanyak banyaknya buat kalian yang udah mau support cerita aku ini, makasih sudah mau dukung aku buat terusin cerita ini. Jujur, awalnya cerita ini mau ku hapus tapi karena dukungan dari kalian buat aku jadi semangat lagi. Dan maaf jika aku banyak salah penulisan atau salah kata, aku minta maaf sebesar-besarnya:)


Sekali lagi Terima Kasih banya bhat kalian yg udah mau baca cerita aku I Love You All The Best All


__ADS_2