TUAN GALAK,DO YOU LOVE ME?

TUAN GALAK,DO YOU LOVE ME?
24


__ADS_3

irin masih terlihat murung, Sekarang dia sedang mengelap para piring yang sudah selesai ia bersihkan, sedari tadi tatapannya kosong.


Santi datang dengan membawa beberapa piring dan gelas kotor dinampan ia membawanha lalu meletakan nampan itu ke dalam wastafel ia menghela nafas berat melihat irin yang berkerja dengan tatapan kosong mengingat semua yang sudah irin ceritakan di grup mereka itu.


" rin Lo gk papa?" ucap Santi menyadarkan irin dari lamunannya.


" eh..iya, gue gk papa kok..hh..cuma sedikit perih aja ni ati" sahut irin dengan kekehan kecil.


" ck elah..sok tahan banting lu kaya semen 4 roda " lanjut Santi sedikit sebal melihat irin yang ditanyai serius malah menjawab guyon.


" elah lu ti, dikira gue bangunan dibandingin ama semen" sebal irin masih sibuk dengan urusannya.


" Lo beneran gak papa kan Rin, gue takut aja gitu Lo jadi gila.." ucap Santi sambil meraba wajah irin.


irin dibuat sebal dengan aksi lebay temanya itu,


" lama lama, Lo mirip Ama Susan deh" ketus irin.


" ih..jangan sampe.." gidik Santi seraya melepas tangannya dari wajah irin.


" oh ya ..gimana Rin pendapat lo..tentang dia?" ucap Santi penuh teka teki.


" dia? " bingung irin.


" iya dia?" sumringah Santi melebarkan matanya.


" dia? hah? siapa?" bingung irin dengan apa yang Santi maksudkan, membuat Santi berdecak dan memutar bola matanya.


" ck, derel.." ketus Santi.


" oh..derel pacar baru Lo itu..ketos husbu sejuta umat itu kan " sumringah irin setelah paham dengan arah bicara Santi.


Santi menatap sebal temannya itu,


" pacar baru pala lu peyang..dia sepupu gue onta!!" geram Santi.


" ck elah..tadi semen ini onta abis ini apa lagi..perkutut?" ucap irin tak terima.


" tergantung tingkat kecerdasannya" serkat Santi.


" wuh, eh tapi ti..gue masih gak nyangka aja kok dia bisa inget gue gitu .. padahal yah gue liat dia aja gue panggling kayak, gak tau dia siapa gitu.." antusias irin.


ya iyalah Lo kan mantan terindah dia..batin Santi bergeming.


" hehem..mana gue tau" sahut Santi memasang senyum kecutnya.

__ADS_1


" terus Rin, gimana tanggapan Lo sama derel? "tanya Santi antusias.


" em.."pikir irin mengetuk pelan dagunya.


" jadi ganteng kan, " ujar Santi tak sabar.


" emang ganteng dari dulu kali" sahut irin yang dijawab kekehan oleh Santi.


" Hem, menurut gue ganteng, sexy dan yah, Kawai.." ucap irin antusias setelah mengingat kembali wajah sekretaris arka itu.


" nah iya kan, gue juga bilang apa..cocok deh lu sama dia" serkat Santi yang membuat irin melipat kedua tangannya seraya memicingkan matanya.


" jadi maksud Lo, Lo mau nyomblangin gue sama derel gitu?" ketus irin.


" hehe..ya nggak nyomblangin juga..lebih tepatnya membantu teman agar lebih cepat move on gitu.." cengir Santi dengan menggaruk tengkuknya.


"hhhhmmm " irin menghela nafas berat.


" tapi maaf ya Santol, untuk sekarang ini gue lagi fokus nyari duit dulu belom kepikiran buat nyari cowok" sambungnya.


" ya sory, gue gak pengin aja liat Lo kayak galau Mulu.." ucap Santi.


" makasih atas kepekaanya tapi, gue masih belum bisa aja " lirih irin .


Santi mendengus.


emm kalo dipikir lagi, bener juga si kata Santi..siapa tau aja yakan.. batin irin.


" Hem..kalo gitu gue pikirin lagi dah.." sahut irin sedikit ragu.


" hah? serius? kamu mau? " antusias Santi.


" gua pikir pikir dulu" ketus irin.


" iya iya..pasti Lo juga bakal setuju, nah ntar gue omongin yah ke derel.." lanjut Santi sumringah.


" Hem" jawab irin.


semoga aja sih dengan mencoba, perlahan tapi pasti gue bisa.. batinya meyakinkan diri sendiri.


.


.


.

__ADS_1


tok tok tok


irin mengetuk pintu ruangan Bagas tersalip sedikit rasa gugup pada dirinya.


" masuk" ucap Bagas dari dalam ruangan.


ceklek


irin membuka pintu itu dan memasuki ruangan tersebut.


" irin.." cengo Bagas melihat kehadiran irin di ruangannya itu.


" am..duduklah..tumben kamu kesini sebelum saya panggil" sambungnya yang dijawab senyum tanggung oleh irin.


irin pun mendudukkan dirinya di kursi yang ada di hadapan Bagas.


" ini berkas yang perlu kamu cek lagi dan ini berkas yang perlu kamu salin dan ini.." ungkat Bagas yang memberi irin beberapa berkas.


" bos.." lirih irin namun tak dihiraukan oleh Bagas.


" oh yah, tiga berkas yang ini hanya tinggal distempel.." ucap Bagas.


" BOS!!" ucap irin sedikit keras, membuat Bagas menoleh ke arahnya.


" ada apa?" lirih Bagas.


" maaf, tapi saya tidak bisa menjadi sekertaris pengganti anda lagi..saya ingin mengundurkan diri saya dari sekertaris pengganti, itu alasan saya datang menemui anda sekarang.." jelas irin.


.


.


.


.


...BERSAMBUNG...


like, komen dan favoritkan yah😊


jangan bosen baca..


happy reading ❤❤


...marhaban ya Ramadhan...

__ADS_1


...selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan 🙏 🙏...


...❤❤❤...


__ADS_2