TUAN GALAK,DO YOU LOVE ME?

TUAN GALAK,DO YOU LOVE ME?
tuan muda


__ADS_3

"yaampun yaampun yaampun..ini beneran kamar..astajim..inimah sebesar kelas kampus gua dulu..dasar yah orang kaya mah..enak banget pengin ini tinggal cling..pengen itu tinggal cling..bayangkan..ini aja kamar anak kecil loh, gimana besarnya nanti..pasti seluas gelora bung Karno" recoh irin sendiri.


" waw mejik mejik..apa ini..kalian semua siapa?" tanya bodoh irin ke barang2 yang berkilauan didepannya..


"oh nama kamu emas, kamu barang mehong yah...yaampun kamu cantik banget dah..tunggu liat ..bahkan piring pun terbuat dari perak dan ada berlian berlian nya .." jawabnya sendiri.


irin membersihkan kamar cucu nyonya besarnya itu sembari berirama..


" Hem..stell Kendo stel kalem ..na na na.." lanjut irin sembari membersihkan barang2 yang ia sebut barang2 mehong.


...ceklek....


irin mendengar bukanya pintu ruangan yang ia injak pun refleks membalikan badannya.


" SIAPA KAMU!!??" ucap lantang pria yang membuka pintu ruangan tersebut.


irin yang melihat pria tersebut pun bengong, menganga tidak percaya dengan ciptaan Tuhan yang berada di hadapannya itu..


ya Alloh makasih..beberapa hari ini saya telah berpuasa tidak menggoda cogan cogan lagi..dan sekarang engkau memberikan takjil berbuka yang sangat nikmat untuk dipandang ya Alloh..sungguh tiada daya dan upaya yang dapat hamba lakukan.. racau irin dalam hatinya.


melihat pria yang mengenakan baju bebas yang bernuansa batik di tengah baju tersebut, memakai celana panjang dark blue, dan ditambah lagi parasnya yang sangat amat tampan..


" sa.saya.." ucap gelagapan irin yang sadar dari lamunannya.


" pelayan ba..AAAA ..ru." tanpa hati hati ia yang sedang memegang sesuatu ditanganya ,tanpa sengaja menjatuhkan sebuah piring yang terbuat dr serpihan emas yang dikelingi oleh setumpuk berlian


pranggg


membuat piring tersebut menjadi serpihan2 kaca..


" HEI..kenapa kamu sangat ceroboh.." ucap pria tampan tersebut.


" kerja yang bener dong!!?, kalo gak bisa kerja, ya gak usah kerja mending pulang nganggur dirumah ,biar miskin..!!!?" teriak pria tampan dengan wajah datar tersebut ke irin..


gila galak bener ni orang, ucapannya itu loh dumel irin dihatinya.


irin yang tidak terima dengan Omelan tersebut pun membalasnya.


" eh..enak aja lu pitnah gua pengangguran..gua tanya yah..siapa anda berani beraninya ngomelin gua ..hah.." lantun irin.


berani ni cewek.. batin pria tersebut


" kamu tanya siapa saya..saya ARKA DEVANDRA Presdir Van pjocets, apa anda mau tanya lagi ..mengapa saya ada disini? itu karena saya pemilik rumah dan ruangan ini..sejauh ini anda paham?ada lagi yang perlu ditanyakan?" ucap lantang pria yang diketahui bernama arka tersebut dengan wajah datarnya.


POV arka ;


dia adalah pria berumur 24 th, dan dia itu pria yang dingin,galak, pintar dan cool .


dia adalah penerus VAN PROJECTS yang selama ini dibangun oleh nenek nenek nya,


arka adl kolongmerat generasi ke 5 dari keluarga besar Andara..dan jangan lupakan parasnya ..dia sangat tampan..tinggi ..dan sexy


membuat kaum hawa yang melihatnya selalu memuji Tuhan..


"ampun ...mati gua.."racau irin lirih..


"BERSIHKAN SEKARANG JUGA dan jangan sampai ada sisa setitik pun!!!..paham.." perintahnya penuh penekanan..


arka memang orang yang sangat galak apalagi kepada bawahannya bahkan sekertaris nya pun yang bernotabe orang terdekatnya hanya bisa sabar dengan gerak gerik arka yang selalu memarahi dan mencemoohnya..


dia sangat tidak suka dengan perempuan baginya perempuan itu cuma beban kehidupan, tetapi dulu sikapnya tidak seperti ini dulu dia hangat dan ceria dia berubah karena ada masalah dlm kehidupannya..


yaampun gua kira cucunya nyonya besar itu masih bocah kok malah seorang pria tampan yang sangat galak..racau irin di batinya..


" i..i ..iya pak.." patuh irin yang ketakutan..


" maafkan saya pak maafkan saya.." mohon irin seraya menundukan badannya..


tanpa sepatah kata pria tersebut hanya diam dan pergi meninggalkan irin menuju ruangan lain yang ada di kamar tersebut.


irin yang ketakutan setengah kehidupan pun membersihkan serpihan2 emas tersebut..


" eh gembel.." ucap arka yang tiba tiba berada di belakang irin..


irin yang terkejut pun terkelunjat dan berdiri dengan sikap sok sopanya..


sekate Kate ni orang panggil gua gembel ..


" iya ada apa pak.."


" saya tuan kamu bukan bapak kamu " ucap arka penuh penekanan.

__ADS_1


" iya tuan arka ..ada yang perlu saya lakukan?" tanya irin dengan nada sok sopanya..


" buat kopi " titah pria tersebut dengan wajah datar.


" Hem ..baiklah pak eh..tuan arka.." .


" jangan lambat"


" iya tuan, tunggu dulu saya sedang membersihkan ini.."


selesai membereskan urusan bersih2, irin bergegas menuju tempat meain membuat kopi yang praktis yang berada di dalam ruangan tersebut.


" ini tuan arka.." ucap irin sambil menyuguhkan secangkir kopi dan sahabat pelengkapnya ( cemilan )


" kamu kok berani panggil nama saya dengan sembarangan?" ucap arka yang masih memandangi laptopnya dan tidak terima namanya dipanggil irin,


" lalu..saya harus panggil tuan siapa?.."


" TUAN MUDA" lanjutnya masih setia memandang laptopnya.


"baik tuan muda " ucap irin dg nada sok sopanya..


" kalau tidak ada yang anda butuhkan lagi boleh saya pergi?" lanjutnya..


" HM " jawab arka.


ceklek


pintu ruangan tersebut terbuka, oh tidak sepertinya ada yang membuka pintu tersebut dan memasukinya


" ah..nyonya besar.." ucap irin ..


" irin ..kamu sudah selesai.." jawabnya santai.


" sudah nyonya "


dia kan ada di ruangan ini, otomatis pasti irin terkena semprotanya tapi kenapa irin masih bisa bersikap seperti itu.. batin nyonya besar.


" demplon..(panggilan sayang seorang nenek ke cucunya)"


ucap nenek2 tersebut ke cucunya itu yang langsung menghampiri dan memeluk arka.


" eyang ..."arka yang terkejut dengan kehadiran neneknya pun hanya membalas pelukan neneknya itu.


"ahaha..iya sayang.." jawab nenek tersebut.


irin yang sedari tadi memperhatikanya pun tidak sengaja mendengar ucapan lirih mereka yang masih bisa didengar..irin menahan tawanya yang melihat arka malu dengan panggilan yang nenek2 itu berikan ke arka..


demi apapun tahan irin tahan jangan ketawa dosa Lo.. batin irin yang sedang menahan tawa.


arka yang melihat irin yang sepertinya menahan tawa pun bergumam.


sialan.. gembel pasti bakal ngejek saya dibelakang dan ngmong2 ke temen2nya batin arka.


" kalau begitu..saya pamit nyonya besar dan ..tuan demplon eh ..tuan muda " keceplosan deh si irin..


lalu arka memandang irin dengan tatapan elangnya yang memerhatikan irin pergi..


irinpun beranjak dari ruangan tersebut meninggalkan nenek dan cucunya yang sedang bermanja.


______________


" hahahahh" irin yang tidak kuasa menahan tawanya pun menggelegar di kamarnya itu..


" gila, demi apapun gua baru liat kejadian kaya gini..arka ..demplon..hahahaha" ucap irin yang sedang berganti baju.


setelah irin mengganti pakaiannya ia segera bergegas pergi ke tempat ia bekerja sebelum ini yaitu di cafe..


dg menaiki taxi ia bergegas ke kafe ..


________________


irin telah tiba didepan kafe kehidupannya, kenapa disebut kehidupan karena di kafe itu ada pria yang dicintainya walaupun bukan pacarnya.


ia memandang dirinya di kaca pintu masuk seraya merapihkan baju dan mengecek wajahnya sapa tau ada beleknya, setelah selesai ..ia memasuki kafe tersebut dengan ceria nya..


" hai ..para rakyatku ..." ucap irin yang berhasil mengejutkan seluruh dapur cafe, membuat mereka menoleh ke sumber suara..


" irin " ucap mereka yang terkejut.


" ya..ini adalah aku, raja Mexico.." celoteh irin yang berhasil membuat mereka tertawa..

__ADS_1


"irin..setelah sekian lama kita tidak berjumpa akhirnya..kita berjua lagi..aku sangat merindukanmu" ucap teman irin dengan gaya alaynya sebut saja Susan..


"dasar ..kalay ( kaum sad tapi alay).." sindir salah satu pria disana yang bernama Salim.


" lu lim, gak ngenakin ora yang sedang berkasih sayang aja.." ucap Susan kesal..


" yaampun baru juga sehari kaya setaun aja gak ketemu.." ucap damar teman Salim.


" ada apa gerangan sih..rame banget..." ucap seseorang yang tiba tiba datang dari ruang lain..


" saannttiiii" ucap irin dengan nada lebay dan bergerak seperti ingin memeluk orang yang bernama Santi tersebut..


Santi yang sefrekuensi dengan temanya itupun hanya pasrah didatangi oleh irin dan menerima pelukan irin..


" aku kangen sama kamu mas Santi.." ucap irin dg gaya yang menganggap Santi suaminya..


" iya saya aku juga kangen sama kamu sayang.." jawab Santi.


" hih..lesbi" ejek damar.


" makanya cari pacar biar gak jomblo terus" saran Juna teman damar.


" sama siapa?" tanya irin.


" tuh sama Salim ..hahahaha..." jawab damar.


irin yang iseng pun langsung mendekati damar dan sok menggodanya..


" damar" panggil irin dengan nada yang di imut2kan.


" hih ..hih..hih.." damar yang melihat irin mendekat pun mengetahui apa maksud irin ia menjauh dari irin..irin mengejar2nya sehingga jadilah kejadian tom and jarry


irin adalah gadis yang selalu berusaha membuat orang disekitarnya tersemyum, bahkan dia tidak perduli dengan image nya ( kecuali ke orang yang ia sukai) ..


setelah selesai dengan aksi kejar kejaranya irin dan teman temannya pun bergegas melakukan pekerjaan mereka.


"kamu Rin..tau gak ..sehari gak ada kamu itu..hampa banget ni tempat.." ucap Santi ke irin.


" iyalah ..irin gitu loh..manusia parrripurna" sombong irin.


" huu..eh tau gak kemarin juga big bos nyariin lu tau tumben katanya si ada urusan sama lu..lu samperin gih takutnya ada kepentingan tersendiri kan." lapor santi ke irin.


" big bos? nyariin gue..oh ya ampun gue lupa gue kemarin2 disuruh naro berkas2 yang dia titipin ke gue di brankas ruangannya ..tapi karna gua lupa sandi ruangannya si bos gua taro di brankas depan ruangan bos .."


" ohh..bos gak tau kali..yaudah Sono gih samperin ntar lu dimarahin loh.." sahut Santi.


" bos gak mungkin marah sih..tapi, gua samperin ajalah..eh ..tapi ini pesenan nya gimana?"


" sini gue aja yang bawa..nomer meja berapa?" tanya Santi.


" tuh ..12.."


"oh oke.."


_______________


irin yang telah tiba didepan ruangan big bosnya itu ia mengambil berkas di brankas depan ruangan tersebut


tok tok tok..


" silakan masuk " jawab seseorang dari dalam ruangan tersebut.


ceklek


irin membuka pintu tersebut.


dan betapa senangnya ia setelah bertemu pujaan hatinya itu..


" bos..maaf ini berkas yang kemarin2 anda titipkan ke saya.." ucap irin dengan nada ramahnya.


" em..irin kenapa kamu kemarin absen tanpa izin?" tanya bos itu dengan nada yang ramah.


" maaf bos ..kemarin saya bener2 gak sempet mau ngabarin bos ataupun yang lainya.." ucap irin apa adanya..


" oh kalau begitu silakan kembali bekerja.." ucap bos tersebut..


" tunggu, bos ada yang mau saya sampaikan.."


" HM...silakan.."


" apa bos masih pacaran sama mba indah?" tanya irin.

__ADS_1


... bersambung...


__ADS_2