
irin yang lihai dalam memasak pun tanpa pikir panjang dia membuat nasi goreng karna kemungkinan itulah masakan yang ia rasa singkatnya waktu memasak..
" tuan muda..ini hidangannya.." ucap irin sambil membawa sepiring nasi goreng dan segelas es teh manis.
" lama.." ucap ketus arka.
" ih tuan muda kok gitu, ini itu cepet tau cuma berapa menit.."
tanpa menghiraukan irin arka terus memakan nasgor tersebut dengan lahapnya dan ekspresi datarnya.
" tuan muda.."
" HM"
" pacar tuan ada berapa?"
uhuk uhuk
arka yang terkejut dengan pertanyaan yang irin lontarkan pun keselek.
" eh eh..tuan muda keselek? yaampun makanya tuan muda..makanya pelan2, saya tau nasi gorengnya enak tapi tua_"
" BISA DIEM GAK!!?" teriak arka ke irin.
irin yang terkejut pun menghentikan kata2nya dan memegang mulutnya.
" UPS..hehe..maaf tuan muda saya gak sengaja.." ucap irin cengengesan.
arka lalu meninggalkan irin yang masih duduk ditempat nya.
ah sial gua lupa.. batin arka.
tiba tiba arka membalikan badannya
" eh .. gembel.." panggil arka ke irin.
" eh ..saya tuan muda," tunjuk irin ke dirinya sendiri.
" bukan, setan tuh yang ada di belakang mu"
" ih tuan muda mah..jangan gitu lah saya ini penakut loh.."
" kamu taro, baju2 bebas saya dimana..jangan2 kamu jual lagi"
" dih tuan..jangan Solimin tuan..siapa juga yang mau jualan barang2 bekas tuan"
" eh asal kamu tau aja ya baju aku bahkan kalo udah sobek2 bakal tetep laku kalo dijual..karna itu baju gue ARKA DEVANDRA paham?" sombong arka.
" elah .. sombong amat tuan muda ..lagian ya tuan muda kalo pun laku ..saya gak mau tau barang nyuri buat jualan ntar dapet karma lagi saya"
"DIMANA BAJU SAYA!" peringat arka dengan penekanan.
" iya tuan muda nanti saya antar ke kamar tuan"
" saya butuh sekarang.."
" iya tuan saya ambil Sekarang"
irin lalu berlalu ke ruangan tempat bersih2 baju dan mengambil baju baju arka.
hahh
kalo tau gini gue jual lu semua biarin aja tuan galak tidur pake jas nya
huhh
irin bergegas ke kamar arka mengantarkan baju-baju yang arka minta.
tok tok
" masuk " ucap arka dari dalam.
" cepet si gue udh gak betah pake jas" pinta arka ke irin yang berjalan sangat lambat.
__ADS_1
arka mengambil baju yang akan ia pakai, sedangkan irin. dia menata baju2 arka dilemarinya.
huuuaamm
irin menggelengkan kepalanya agar tidak terjerumus ngantuk.
" eh apa ini? kok sepertinya saya mengenalnya.."
irin melihat foto yang berada di bawah lemari tersebut.
" hahh!!"
" inikhan bhos bhhagahhs" serunya sembari menguap dan menutup mulut dengan tangannya.
huaamm
" gue gak kuat.."
irin yang merasa nyaman dengan menyender di baju baju itupun tanpa aba aba dia yang tak sanggup menahan kantuknya terlelap begitu saja..
ceklek
pintu kamar mandi terbuka
Dan arka yang keluar dari kamar mandi tersebut.
arka langsung duduk di sofa kamarnya menyelesaikan tugas yang harus ia selesaikan..
" eh gembel..kopi.." titahnya memerintah irin.
hening...
" gembel apa kuping kamu rusak?" gertaknya lagi.
" GEMBEL"
arka yang merasa tidak terima dengan sikap irin yang mendiamkannya pun langsung menghampiri irin.
ia yang geram pun melihat irin yang sedang duduk dia menarik keranjang baju yang irin gunakan sebagai alat senderan.
irin terjatuh dilantai dan karna irin kebluk dia hanya mengusap kepalanya yang sepertinya terasa sakit.
" dia tidur" gumam arka.
" sial..dia bener2 tidur.."
" eh bangun..bangun.." arka mendorong dorong irin berharap gadis itu bangun.
tapi sia sia saja namanya kebluk ya gimana lagi.
arka yang masih memiliki jiwa kemanusiaan pun membopong irin dan melempar irin di sofanya.
" ih kenapa juga saya nolong ini anak?" gumam arka.
ia menyelimutinya tapi tidak memberikan batal..
saat ia mau pergi tanpa sengaja rambut irin tersangkut di jam tangannya..
"awww.." ringis irin namun masih dalam keadaan tertidur.
arka berjongkok berusaha melepaskan rambut irin dari jamnya, tanpa sengaja ia menatap intens wajah irin
dan tersenyum
kalo tidur gini kan kelihatanya tenang..
setelah selesai melepaskan rambut irin ,ia lebih memilih untuk membuat kopi dan meninggalkan pekerjaannya..
setelah selesai ngopi arka pun beranjak ke keranjangnya berusaha menidurkan dirinya.
tapi alangkah malangnya si arka malam ini dia tidak bisa tidur.
dia terus membolak-balik kan badannya seraya menutup matanya agar cepat tertidur.
__ADS_1
namun nihil bukanya tidur yang ia dapat justru ia malah melihat gembel yang sepertinya tertidur pulas..
kayaknya dia capek banget..
kalo dipikir-pikir kayaknya dia itu perempuan pertama yang terang terangan berani mengekspresikan sikap aslinya ke saya..
tanpa sok Sokan baik ataupun sok cantik didepan saya
sepertinya dia berbeda dengan pelayan yang lainya..
racau arka di hatinya.
lalu ia menatap irin dari kejauhan ia yang merasa nyaman menatapnya pun lama kelamaan terjebak dalam alam mimpinya...
__________________
pagi datang menyambut gadis yang setia dengan sofa..
irin terbangun dari tidurnya, dia mengerjapkan matanya yang masih sepet..
"hah!!?" ia bangun seraya terkejut.
" ini dimana ...kok bukan kamar gue?" gumamnya bingung.
lalu ia melihat sekitarnya dan pandangan nya berhenti yang melihat sesosok pangeran tampan yang sedang terlelap.
" tuan muda? ini kamar tuan muda? kenapa gue bisa ada disini?" gumam irin yang bingung lalu berfikir dengan kejadian malam tadi samar2 ia mangingatnya ..
"gila gue pasti kena semprot ini.." khawatir irin.
irin yang merasa takut pun, bergegas siap siap untuk berkerja, dan sialnya pagi ini tugasnya adalah membersihkan kamar arka.
irin sudah membereskan persiapan arka untuk berangkat ke tempat kerjanya.
" tuan muda, kok gak bangun2 kalo gue bangunin takutnya ntar kena semprot gue, em..aha..gue tau.."
.
.
.
malam telah berganti pagi , cahaya matahari dari jendela yang gordennya baru dibuka oleh seorang gadis berhasil membangunkan sang pemilik gorden tersebut.
"aakkhh"
" tuan muda ..anda belum bangun ..bukanya orang penting bangunya pagi yah.." racau irin.
" jam berapa sekarang?" tanya arka.
" yaampun tuan muda, ini udah jam setengah tujuh, jam enam lebih tiga puluh tujuh menit" racaunya yang berhasil membuat arka terbangun dari rebahanya.
" apaa!!?" terkejut arka.
arka pun langsung bergegas menuju kamar mandinya dan membersihkan diri.
" akhirnya gak kena semprot juga.."
" eh gembel siapkan baju saya .." titah arka dari dalam kamar mandi.
" iya siap tuan muda.." jawab irin.
irin menyiapkan semua yang tuan muda perintahkan.
setelah selesai dengan membersihkan kan dirinya arka keluar dari kamar mandinya itu.
arka hanya memakai handuk yang menutupi bawahnya arka melupakan ada seorang gadis di kamarnya tersebut.
ceklek
aduh saya lupa .gumamnya di batin.
irin refleks membalikan badannya menghadap ke arah arka.
__ADS_1
...bersambung...