TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Ketakutan Cantik


__ADS_3

"Cantikan kan.?"tanya pria itu sambil melihat potoh Cantika yang dikirim papi Candrawinata tadi,Cantika menganguk.


"Loe yang di suruh papi menjemput gue.?"tanya Cantika.


"Iya..silakan masuk."Ucap pria itu sambil membuka kan pintu mobil di sebelah kursi kemudi.Cantika langsung duduk dan memasang sabuk pengaman.


Selama perjalanan Cantika hanya diam tanpa dia sadari kini mereka bukan di jalan menuju Rumah nya tetapi jalan ke arah salah satu bar dikota ini.


"Eh..kita mau kemana.?"tanya Cantika pura pura tidak tau ke arah mana jalan yang mereka turut sekarang.


"Menemui teman kuliah gue sebentar."Jawab pria itu.


Cantika berkeringat dingin,dia takut lelaki yang di sampaing nya ini akan melakukan hal buruk ke pada nya.


...*Ya tuhan semoga gue gak di apa apain.*Cantika membatin ketakutan....


"Ayo masuk."ajak pria itu.


"Gue tunggu di mobil saja."jawab Cantika santai menyembunyikan ketakutannya.


"Ya sudah kalau gak mau ikut,gue pergi ke dalam sebentar."ucap pria itu.


pria itu berjalan masuk ke dalam bar,Cantika menatap punggung kekar pria itu.

__ADS_1


"Kira kira apa yang akan dia lakukan dia dalam ya.?"tanya Cantika pada diri nya sendiri.


"Gue susul aja kali ya."pikir Cantika lagi.


Baru beberapa langkah Cantika masuk cantika memperhatikan apa saja yang ada di dalam bar itu nampak banyak gadis gadis berpakaian ke kurangan bahan,sangat tidak nyaman bagi Cantika.Cantika melihat pria yang tadi bersama nya sedang duduk dengan seorang wanita paru baya yang tidak Cantika kenal sama sekali.


"apa yang mereka bicarakan ya.?dia bohong masa iya teman kulia udah tante tante gitu."ucap Cantika lagi,diam diam Cantika berjalan ke arah meja pria itu,Cantika berniat menguping pembicaraan pria itu dengan wanita paru baya yang ada di satu meja dengan nya.


"Gimana udah ada target apa belum.?"tanya wanita paru baya kepada pria yang bersama Cantika tadi.


"Tenang saja tan,sudah ada gadis cantik bersama ku."ucap pria itu.


Cantika yang sedari tadi nguping kaget mendengar perkataan pria itu.


Sejak hari itu Cantika selalu menghindari pria itu.Dia adalah pransisko anak dari teman bisnis nya papi Cantika.


...Flasback of...


"Cantika ayo masuk mobil."Teriak pran sambil menarik lengan Cantika lagi,mendengar itu Cantika sadar dari lamunannya.


"Gak gue gak mau.Ayo Ree kita jalan."ajak Cantika sembari melepas kan cekalan pran dan segera naik ke motor Reevin.


Reevin pun menuruti permintaan Cantika.Reevin mengendarai motor kesayangan nya dengan kecepatan sedang.Merasa Cantika tidak berpegangan dengan nya Reevin menarik tangan Cantik meletakan nya di pinggang.

__ADS_1


"Pengangan yang erat Cantik."ucap Reevin.


"Iya."Jawab Cantika sambil tersenyum.


Setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit,Reevin dan Cantika sudah sampai di depan rumah Cantika.Papi Cantika yang berada di balkon rumah nya melihat Cantika di antar oleh orang lain, mengerutan kening.


"Siapa laki laki yang mengantar Cantika pulang.?"ucap papi Cantika kebingungan.


Papi Cantika turun dari lantai dua menuju ruang tamu menanti Cantika masuk.


"Assalamu'alaikum.."Cantika memberi salam sembari mendorong pintu,tapi tidak ada jawaban.


Cantika berjalan santai ke arah tangga dia berniat ingin langsung menuju kamar nya tiba tiba papi nya memanggil.


"Tika pran nya mana.?kok gak masuk dulu.?dia jadi kan menjemput kamu.?"tanya papi Cantika beruntun sambil pura pura tidak tau bahwa Cantika tidak di antar sama pran.Cantika memang di panggil Tika jika berada di rumah.


"Itu pi..Cantika gak pulang sama pran."jawab Cantika sambil menunduk.


"Lalu kamu pulang sama siapa.? lelaki atau perempuan.?"tanya papi Cantika mengetes Cantika akankah Cantika berbohong atau jujur lagi.


"Aku di antar sama teman sekelas pi,dia laki laki."Jawab Cantika lagi masih sambil menunduk.


"Kenapa kamu gak pulang sama pran.?"tanya papi Cantika lagi.

__ADS_1


"Pi sebenarnya..


__ADS_2