
"Dari mana saja kalian."Tanya papi Candrawinata.
"Tadi kami pergi ke pantai sebentar om."Jawab Reevin jujur.
"Heh...!!!bocah,apa kamu tidak mendengar apa yang saya ucapkan kemarin."Bentak papi Candrawinata.
*Apa yang papi bilang ya.?"Batin Cantika.
"Saya dengar om."Jawab Reevin.
"Lalu kenapa kamu masih melakukannya.?"Tanya papi Candrawinata menurunkan sedikit nada bicaranya.
"Maaf om saya tidak bisa menuruti kemauan om."Ucap Reevin.
"Kenapa.?"Tanya papi Candrawinata.
"Karena saya sangat mencintai putri om dan saya tidak akan pernah meninggalkannya atau pun membencinya."Janji Reevin.
"Kamu punya apa hah..?lagi pula kalian ini masih terlalu kecil untuk memikirkan cinta.Belajarlah dengan baik dulu sekolah sampai mendapat gelar sarjana dengan nilai tertinggi, baru boleh memikirkan cinta."Ucap papi Candrawinata tegas.
"Tapi om."
"Tapi apa..?kamu mau bilang kalau kamu punya cinta yang tulus untuk Cantika,Iya.?Kalau punya otak tuh di pakai untuk berfikir jangan di jadikan pelengkap organ tubuh saja.Tidak ada orang yang bisa bertahan hidup dengan hanya makan cinta.Paham kamu.Pulang kamu sekarang."Usir papi Candrawinata.
"Baiklah om,saya permisi."Pamit Reevin segera pergi.
Setelah kepulangan Reevin.
"Cantika mulai hari ini papi tidak mengizinkan kamu pulang diantar sama bocah ingusan itu."Larang papi Candrawinata.
"Tapi pi.."Cantika ingin protes.
"Tidak ada tapi tapian Tika."Ucap papi Candrawinata.
Mendengar itu Cantika segera berlalu pergi menuju kamar pribadinya yang ada di lantai dua.
Sampai di kamar Cantika melihat photo almarhuma mami nya.
"Mi kenapa papi selalu mengatur hidup Cantika,papi selalu menentukan apa saja yang boleh dan tak boleh Cantika lakukan dan bahkan sekarang papi melarang Cantika dekat dengan orang yang Cantika sayang,papi juga melarang Cantika berteman dengan sembarangan orang.Mi sebenarnya Cantika lelah hidup begini,Cantika juga mau hidup kayak orang lain,bisa pilih teman sesuka hati,boleh dekat dengan lawan jenis sebatas wajarnya,boleh nginap di rumah teman tapi Cantika jangankan nginap ke rumah teman mau jalan jalan ke mall aja kagak boleh."Aduh Cantika pada photo sang mami menumpahkan kesedihannya.
__ADS_1
****
"Nak darimana saja,kok baru pulang sekarang.?"Tanya bu Indah ketika melihat Reevin masuk dari pintu utama.
"Ree ada pekerjaan tadi sebentar bu."Jawab Reevin berbohong sembari mencium punggung tangan bu Indah.
"Oh..kalau gituh bersih bersih gih,nanti turun lagi makan."Perintah Bu indah.
"Iya Bu."Jawab Reevin segera berlalu.
Para asisten yang sejak tadi membantu bu Indah memasak berbisik bisik.
"Dia kan anak nya bu Indah juga tapi kok bu Indah memperlakukannya berbeda ya sama anak nya yang satu lagi itu."Bisik asisten yang bernama weni.
"Ya,Sejak mereka pindah kesini mereka itu berani melakukan apa saja,termasuk itu tuh masa anak pembokat tidur di lantai dua segala kalau tuan besar tahu pasti di omelin."Ucap asisten yang bernama peni.
"Ada apa mbak.? kok bisik bisik.?"Tanya bu Indah menegur kedua asisten yang berbisik bisik tadi.
"Gak ada apa apa kok mbak.Permisi kita kebelakang dulu,masakan juga udah selesai."Ucap mbak Weni di angguki oleh mbak Peni.
Di kamar Reevin baru selesai mandi dan berganti baju.Dia berdiri di balkon kamar nya,fikirannya melayang jauh mengingat perkataan papi Candrawinata.
Sudah tiga hari Setiap sepulang sekolah Cantika di antar sama Reevin,sudah tiga hari juga papi Candrawinata menyuruh Pransisco mengikut kemana saja Reevin dan Cantika pergi.
hari ini Reevin belum langsung mengantar Cantika pulang,tetapi mereka pergi ke taman sebentar.
Pran yang sejak tadi mengikuti mereka melaporkan itu kepada papi Candrawinata.
Pransisco:"Halo om."
Candrawinata:"Ya.Ada apa Pran.?"
Pransisco:"Bocah itu membawah Cantika ke taman."Lapor Pran.
Candrawinata:"Ikuti terus mereka,laporan apa saja yang mereka lakukan."Perintah papi Candrawinata.
Pransisco:"Siap om."Pran mengakhiri telponya.
*kalau bukan karena sebuah tujuan,gue tak sudi di suruh suruh.*Batin Pransisco.
__ADS_1
Setelah mengatar Cantika ke rumah dengan selamat tanpa ke kurangan suatu apapun Reevin segera melajukan motornya ke arah rumah.Di tengah perjalanan tiba tiba ada sebuah mobil yang berhenti mendadak di depan motor Reevin membuat Reevin mengerem secara mendadak.
"Huh..siapa sih.?kok berhenti tiba tiba."Gumam Reevin kesal.
Keluarlah lelaki paru baya dari mobil,Reevin kaget melihat siapa yang keluar dari mobil hitam itu.
"Papi nya Cantika.Kenapa dia mencegat gue.?"Tanya Reevin pada dirinya sendiri.
Ya yang mencegat perjalanan Reevin adalah papinya Cantika Candrawinata.Dia berjalan mengahpiri Reevin.
"He..bocah,berhenti mengantar putri saya pulang dari sekolah dan jauhi putri saya,saya tidak mau dia bergaul dengan sembarangan orang termasuk kamu,Benci lah dia supaya dia tidak ingin bersama mu.Saya tahu sudah ada kamu di hatinya."Papi Candrawinata memperingatkan Reevin.
...FLASBACK OF...
"Kenapa semua harus di ukur dari tahta dan harta,kenapa banyak orang yang menganggap harta itu yang paling utama.Apa aku harus membongkar jati diri ku.?Tidak tidak,aku tidak mau banyak yang mendekati ku hanya karena harta."Reevin berdebat dengan fikirannya sendiri.
Sementara itu di meja makan bu Indah sudah selesai menyiapkan makan untuk Reevin tapi yang di tunggu tak kunjung datang.
"Nak Ree mana Yong.?"Bu Indah bertanya pada Yongki yang masih berjalan menurun anak tangga.
"Emang dia belum turun bu.?."Yongki balik bertanya.
"Ya kalau ibu bertanya artinya dia belum turun Yongki,Ibu sejak tadi di sini loh nungguin dia."Jawab bu Indah.
"Lalu Ree di mana bu.?"Tanya Yongki bingung.
"Pasti di kamar nya lah."Jawab bu Indah.
"Tadi aku lihat kamar nya kosong bu."Jawab Yongki bingung.
"Hah..yang benar Yong..?"Ibu Indah kaget.
"Ya bu,tadi aku niat ngajak dia ke bawah eh ternyata dia gak di kamar, ya aku kira dia udah di sini."Jawab Yongki.
"Ya Allah gusti..kamu dimana Ree.?"Bu Indah kahwatir.
Baca terus karya receh ku ini ya kak.Jangan lupa LiKe komen dan vote nya kak🤗🤗🤗.Maaf kalau masih banyak kata kata yang salah dan maaf juga kalau ceritanya acak acakan.SEKALI LAGI KASIH LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT NULISNYA.Salam manis dari aku.
#Novvita sari
__ADS_1
#Bengkulu selatan