TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Masalah


__ADS_3

Reevin yang kaget dia tak melihat jelas siapa wanita yang memeluknya.Matanya sibuk mencari cari wajah kekasihnya di antara banyaknya murid sekolah yang berkerumun di dekatnya.Reevin melihat punggung Cantika yang sudah berjalan masuk ke arah kelas.


*Cantika.*Batin Reevin.


Cantika masuk kedalam kelas sembari menunduk.


"Can loe kenapa?"Tanya Renti yang sejak tadi memperhtikan Cantika.


"Gue gak apa apa."Jawab Cantika lirih.


"Gue nggak yakin loe gak kenapa kenapa Can."Yongki menimpali ucapan Renti dan Cantika.


"Say..."Ucapan Reevin terputus karena lonceng sekolah berbunyi.


Reevin berjalan ke arah bangkunya,ia terus memperhatikan kekasihnya.


"Sepertinya ini akan panjang."Batin Reevin.


Saat ini jamnya mata pelajaran Bahasa inggris,selama bu Hindun menjelaskan pelajaran hari ini Cantika hanya melamun dan bu Hindun melihat itu.


"Cantika maju kedepan kamu!!!jelaskan apa saja yang tadi saya sampaikan."Perintah bu Hindun dengan suara yang tegas.


"Saaaaya bu.?"Cantika menunjuk dirinya sendiri.


"Memangnya di kelas ini ada Cantika yang lainnya.??"Tanya bu Hindun.


"Gak ada bu."Jawab Cantika pelan.


"Maju..maju..maju.."Teriak murid murid yang ada di kelas itu kecuali Reevin,Yongki dan Renti.


"Diam semuanya.!!! Ibu tidak menyuruh kalian nyanyi Garuda pancasila ya."Ucapan bu Hindun mengundang gelak tawa murid murid yang ada di dalam kelas itu.


"Hahahahaha."


"Kenapa pada ketawa.?"Pertannyaan bodoh yang bu Hindun berikan.Seketika siswa dan siswi yang ada di kelas itu berhenti tertawa.


Tring.. tring..tring


Bunyi bell berbunyi pertanda jam istirahat memecah kesunyian di dalam kelas itu.


"Baiklah karena jam pelajaran saya sudah habis,buka halaman 20 itu pekerjaan rumah untuk kalian."


"Tapi bu.."


"Tidak ada tapi tapian,kalau kalian tadi mendengarkan penjelaskan ibu pasti kalian bisa menjawab semua soal yang ada di sana."Bu Hindun pergi meninggalkan kelas.

__ADS_1


"Can ayo ke kantin."Ajak Renti.


"Gak ah,gue lagi nggak lapar."Cantika menolak ajakan Renti.


"Ya udah kalau loe gak mau.Ayo gaes kita ke kantin."Ajak Renti pada the gang nya.


"Ayo."Jawab kompak sahabat sahabat dekat Renti.


"Aku nggak di ajak nih sayang.?"Yongki memasang wajah imutnya.


"Ya kalau kamu mau ikut ayo sayang sekalian traktirin kita."Ucap Renti.


Duuaarr


Yongki kaget mendengar ucapan kekasihnya itu.


"Kenapa sayang??muka kamu kok pucat gituh.??Kamu sakit ya.??"Tanya Renti sembari meleyakan telapak tangan kanannya pada jidat Yongki.


"Kamu gak panas sayang,malahan kamu dingin banget."Renti meletakan kedua tangannya pada pipi kirin dan kanan Yongki.


"Iya sayang sepertinya aku lagi nggak enak badan."Ucap Yongki gugup.


"Mau aku anterin ke UKS.?"Tanya Renti.


"Ya udah aku ke kantin dulu ya sayang."


"Ya sayang."


"Ree,titip pacar gue..!!"Teriak Renti sembari berjalan ke luar kelas.


"Ya tenang aja."Jawab Reevin.


Setelah dirasa Renti sudah cukup jauh Reevin mendekati Yongki.


"Kenapa loe Yong.??"


"Nggak usah ngurusin urusan gue mending loe urus no urusan loe."


"****.!!"Umpat Reevin yang baru ingat sesuatu.Ia berjalan mendekat ke arah pujaan hatinya.


"Sayangku Cantika,dengarin penjelasan aku dulu ya."Ucap Reevin,tetapi Cantika tak menjawab ucapannya itu jangankan menjawab,menoleh pun tidak.


"Sayang tadi pagi aku gak.."Ucapan Reevin terputus karena ucapan papinya Cantika ada di depan pintu kelas.


"Surprise sayang."Cantika melihat ke arah papinya.

__ADS_1


"Papi.!!"Cantika berlari menuju papinya yang sudah merentangkan tangan.


"Papi..hiks..hiks."Cantika menumpahkan air matanya di pelukan sang papi.


"Sayang,segitu rindunya kamu sama papi sampai sampai kamu menangis gini."Papi Candrawinata menghapus air mata putrinya.


"Sayang maafkan papi ya,selama di luar kota papi sibuk banget sampai sampai papi gak pegang handhone papi."


"Ya pi gak apa apa,Cantika ngerti kok."


"Kamu memang anak papi yang paling baik."


"Emang anak papi ada yang lainnya.?"Tanya Cantika bercanda.


"Hemmzz..nggak la."Papi Candra menyentuh hidung putrinya.


"Iihh papi,nanti hidung Cantika pesek."Ucap Cantika manja.


"Sayang papi pulang dulu ya,nanti biar Pran yang jemput kamu."Papi Candra menatap intens Reevin.


"Ya pi."


"Hahh.!!!"Teriak Yongki kaget.


"Kenapa loe Yong.?"Ucap Reevin pura pura nggak tahu.


"Apa barusan loe gak dengar Ree.?"


"Nggak."Jawab Reevin singkat sembari menatap sang kekasih.


"Say..."


Tring tring bell kembali berbunyi pertanda jam pelajaran akan segera di mulai lagi.


"Shittt.."Umpat Reevin kesal.


"Itu tandanya Tuhan belum berkehendak Ree."Ucap Yongki.


"Hmmm."


Pelajaran demi pelajaran sudah selesai,semua murid berhamburan keluar dari kelas menuju gerbang sekolah.Reevin berjalan berbarengan dengan Yongki.


"Ree..!!"Teriak seseorang dari gerbang sekolah.


Jangan lupa like dan komennya ya.

__ADS_1


__ADS_2