TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Kepulangan


__ADS_3

"Tunggu tunggu,kalau loe membuka jati diri loe papinya Cantika pasti setuju kan.?"Tanya Yongki ingat sesuatu.


"Ya,tapi gue gak mau orang itu memandang gue hanya karena harta,loe tahu itu kan dan itu juga alasan gue memilih hidup bersama ibu dan bapak bahkan nama gue juga tercantum di KK ibu sama bapak."Ucap Reevin menerawang jauh.


"Itu artinya loe tidak akan bisa bersama.Cantika selama loe belum mengaku siapa loe sebenarnya."Ucap Yongki.


"Itu resiko gue yong,mungkin ini adalah cobaan cinta gue sama Cantika.suatu saat gue bakal datang lagi ke rumah Cantika dan melamarnya di waktu yang tepat."Ucap Reevin.


"Semoga itu jadi kenyataan Ree dan semoga Cantika tetap menunggu loe."Ucap Yongki.


"Amin,kalau jodoh tak kan ke mana Yong."Reevin berperibahasa.


"Cantika pasti sedih banget loe jauhin Ree."Yongki membayangkan kesedihan Cantika.


"Itu pasti Yong,tapi ini yang terbaik untuk kita.Seperti pepatah mengatakan'Bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian."Ucap Reevin.


****


Tiga hari berlalu hari ini hari kepulangan mama Vinoca sama papa Rendrawan ke tanah air.Sudah tiga hari ini juga Reevin menjauhi Cantika membuat Cantika tak lagi berusaha menyapa atau pun menanyakan kabar Reevin lewat Yongki.


"Yong ayo kita ke bandara sekarang pak Iwan bilang mama sama papa tiba di bandara jam sepuluh ini."Ajak Reevin pada Yongki.


"Ya sebentar Ree,gue ngerapiin rambut dulu,siapa tahu di sana ketemu bidadari turun dari pesawat😁😁."Yongki menjawab sembari terus merapikan rambutnya.


"Lah Renti mau loe taruh di mana.?"Tanya Reevin menimpali candaan Yongki.


"Gue taruh di saku celana Ree😄😄."Jawab Yongki masih dengan bercanda.


"Hahahaha🤣🤣bisa pingsang sih Renti kalau sampai loe taruh di saku celana gak kuat dia mencium bau kentut loe yang super duper bau itu."Reevin tertawa terbahak bahak.


"Kapan jalannya kalian ini kalau masih bercanda di kamar jam segini.Ayo cepat jalan lebih baik kalian yang menunggu dari pada tuan besar sama nyonya besar yang menunggu kalian."Cerocos bu Indah yang sudah berdiri di depan pintu kamar Yongki sejak tadi.


"Ya bu,Yongki nih ngaca lama banget kayak anak perempuan."Ucap Reevin.


"Enak aja loe Ree ngatain gue perempuan."Yongki kesal.


****


Reevin dan Yongki sudah menunggu sekitar setengah jam di bandara sudah terlihat sebuah pesawat yang akan mendarat.


"Selamat datang di indonesia lagi ma,pa.Ree meridukan kalian."Reevin menyambut orang tuanya dengan memeluknya bergantian.


"Ya sayang.Kami juga meridukan mu."Ucap mama Vinoca.


"Ayo Ree,Yong,kita langsung pulang papa capek banget."Ajak papa Rendrawan.


Sampai di rumah.

__ADS_1


"Selamat datang tuan,Nyonya."Bu Indah berbicara mewakili para asisten yang ada di rumah itu.


"Ya bi dan apa ini.?kalian gak usah menyambut kami seperti ini."Ucap mama Vinoca yang melihat semua asistennya berbaris memanjang dan sedikit menunduk memberi hormat.


"Apa yang di bilang istri saya benar bi,gak usah menyambut kami dengan cara seperti ini.Silahkan bubar."Ucap papa Rendrawan juga.


Mendengar ucapan majikannya semua asisten yang ada di sana membubarkan diri.


"Ree mama sama papa istirahat dulu ya."Pamit mama Vinoca pada putranya.


"Ya ma,biar Ree sama Yongki saja yang bawah koper mama sama papa."Ucap Reevin.


"Gak usah Ree,suruh yang lain saja.!"Perintah papa Rendrawan.


"Gak apa apa kok pa,biar kami saja yang bawah ke atas."Yongki bicara setelah sejak tadi hanya diam.


"Yakin kuat.??kalian harus bawah ke kamar kita loh yang ada di lantai tiga."Ucap papa Rendrawan mengingatkan.


"Pasti dong pa,masa iya kita gak kuat."Ucap Yongki lagi.


"Ya udah kalau kalian maksa.Papa juga mau istirahat."Pamit papa Rendrawan segera menyusul istrinya.


****


Pagi menyapa Reevin dan Yongki sudah siap pergi ke sekolah.Mereka turun dari tangga menuju meja makan di sana sudah ada papa Rendrawan dan mama Vinoca.


"Pagi sayang.Anak anak mama udah pada Ganteng banget."Mama Vinoca menyapa Reevin dan Yongki.


Asisten Weni dan Peni yang masih di sana kaget dan berbisik.


"Sebenarnya mereka berdua anaknya siapa sih.?Sama mbak Indah dan mang Iwan'Ibu bapak'sama tuan besar dan nyonya besar'mama sama papa'."Tanya Weni pada Peni.


"Mana aku tahu."Jawab Peni.


Tanpa Weni dan Peni sadari sejak tadi papa Rendrawan memperhatikan mereka dan seakan mengerti apa yang mereka bicarakan.


"Kalian berdua.!"Panggil papa Rendrawan.


"Iii...yyyaa tuan."Jawab Weni dan Peni gugup.


"Kemari."Ucap papa Rendrawan.


Weni dan Peni berjalan ke arah majikannya yang tengah duduk di kursi yang melingkari meja makan.


"Mari makan bersama."Ajak papa Rendrawan.


"Eh..gak usah tuan.Kami makan di belakang saja."Ucap Peni.

__ADS_1


"Gak apa apa,sini makan bersama kami saja."Ajak mama Vinoca.


"Oh ya Iwan sama bi Indah mana.?"Tanya papa Rendrawan pada kedua asisten itu.


"Mbak Indah lagi di kamar mandi tuan besar dan kalau mang Iwan lagi di luar kota hari ini baru pulang."Jawab Weni.


"Kalau bi Indah sudah selesai dari kamar mandi ajak juga makan di sini.!"Perintah papa Rendrawan.


"Ya tuan besar."Jawab weni dan Peni.


"Ma,pa kita berangkat ke sekolah sekarang ya."Ucap Reevin yang sudah selesai sarapan.


"Ya sayang,hati hati di jalan."Ucap mama Vinoca.


"Ya ma."Ucap Reevin sama Yongki kompak.


"Ree pulang sekolah nanti temanin mama pergi."Papa Rendrawan berucap.


"Mama mau kemana pa.?"Tanya Reevin.


"Nanti saja mama bilang mau kemana."Ucap mama Vinoca.


"Ya udah iya nanti Ree temanin."Ucap Reevin sembari berjalan keluar rumah.


"Bu motor Ree mana."Teriak Ree tidak melihat motor kesayangannya di garasi motor.


Bu Indah yang mendengar teriakan Reevin segera pergi keluar rumah di ikuti oleh mama Vinoca dan papa Rendrawan.


"Ada apa nak.?"Tanya bu Indah.


"Ya ada apa Ree..?"Tanya mama Vinoca.


"Motor Ree mana bu,ma.?"Tanya Ree pada bu Indah dan mama Vinoca.


"Ibu tidak tahu Nak."Jawab bu Indah.


"Mama juga tidak tahu sayang."Jawab mama Vinoca.


"Lalu Motor Ree di mana.?"Tanya Ree lagi.


"Udah lah Ree,kalau motor kamu lagi gak ada bawah mobil kamu saja yang sudah karatan di dalam bagasi."Canda papa Rendrwan.


"Jangan jangan ini semua ulah papa."Tuduh Reevin.


"Hmmm...


Baca terus karya receh ku ini ya kak.Jangan lupa LiKe komen dan vote serta Ratenya kak🤗🤗🤗.Maaf kalau masih banyak kata kata yang salah dan maaf juga kalau ceritanya acak acakan.SEKALI LAGI KASIH LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMAMGAT NULISNYA.Salam manis dari aku.

__ADS_1


#Novvita sari


#Bengkulu selatan


__ADS_2