TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Membersihkan rumah


__ADS_3

"Pak handphone bapak bergetar tuh."ucap bu indah memberitahu pak Iwan.


"Iya bu."jawab pak Iwan sambil mengeluarkan hanphone dari saku celana,lalu menepelkan benda pipih itu ke telinganya.


"Halo..."Belum selesai pak iwan berbicara,yang menelpon langsung berkata.


"pak besok bersihkan Rumah utama kita,karena minggu depan insyah allah kita balik ke jakarta dan saya mau kalian sudah tinggal di sana."Ucap papa Rendrawan


"Apa.."ucap pak iwan baru menyadari siapa yang menelponnya.


"Kenapa pak,kok kaget gitu.?"Tanya papa Rendrawan.


"Tidak apa apa tuan.Iya besok kami akan membersikan Rumah tuan besar,tapi tuan apa tuan muda sudah setuju untuk pindah kerumah utama.?."Tanya pak Iwan ragu.


"Ya nanti istri saya yang bakal ngomong sama Ree."kata papa Rendrawan.


"Mana Reevin nya pak.?"Tanya mama Vinoca mengambil ahli benda pipih itu.


"Anu...itu..Nyonya.."Ucap pak iwan terbata bata.


"***.."salam Reevin dan Yongki terputus ketika pak Iwan sudah mengampiri mereka.


"Ini nyonya tuan muda."ucap pak Iwan.


"Tuan muda,nyonya mau bicara."ucap pak Iwan lagi sembari memberikan telepon genggam itu pada Reevin.


"Halo ma..ada apa.?"sapa Reevin.


"Ree besok kamu pindah ya kerumah utama,karena minggu depan mama bakal pulang ke sana."Rayu mama Vinoca.


"Hmmm tapi ma..."ucap Reevin terputus.


"Ree sampai kapan kamu harus menjadi orang lain,sampai kapan kamu terus memisahkan diri dari mama sama papa,sampai kapan Ree..?apa kamu tidak merindukan mama..?."keluh kesa mama Vinoca sambil sesegukan.

__ADS_1


"Ma Ree minta maaf,jangan menangis ya ma,besok Ree akan ikut pindah kerumah utama." Reevin tak tega pada mama nya.


"Terima kasih sayang sudah mau menuruti permintaan mama.Mama tutup dulu telponnya ya sayang.Bay.bay."Mama Vinoca mengakhiri telponnya.


"Nih pak hanphone nya."Reevin memberikan handphone itu pada pak iwan.


"Dari mana saja kalian berdua ini.?"Tanya bu indah membuka suara.


Mendengar pertanyaan bu indah,Reevin menyikut Yongki.


"Tadi kami tersesat bu."Jawab Yongki.


"Yang benar saja Yong,masa sudah satu tahun ini kalian bolak balik dari sini ke sekolah,kalian masih bisa tersesat.."Bu indah meragukan ucapan Yongki.


"Ya memang kenyataan nya gituh."ucap Yongki.


"Sudah sudah,Yong ajak tuan muda masuk segera lah bersih bersih dan susul bapak sama ibu di meja makan."Perintah pak iwan menengahi perdebatan antara istri dan anaknya.


"Iya pak."Yongki dan Reevin segera masuk dan bersih bersih.Setelah bersih bersih Reevin dan Yongki menyusul pak iwan dan bu indah yang sudah menunggu di meja makan.


****


Di dalam angkot.


"Pak kenapa kita harus membersihkan rumah utama.?di sana kan ada yang membersihkan."Tanya bu indah,karena tadi dia tidak mendengar jelas pembicaraan tuan besarnya waktu bicara dengan suaminya.


"Karena setelah membersihkan rumah itu,kita harus tinggal di sana.Tuan besar dan nyonya besar akan pulang ke sini minggu depan.Tuan besar mau kita sudah tinggal di rumah utama ketika mereka pulang nanti."Pak iwan menjelaskan pada istrinya.


"Oh..tapi apa den Reevin sudah mau tinggal di sana.?"Tanya bu indah pelan,supaya yang di bicarakan tidak mendengar.


"Gak usah bisik bisik bu,Ree masih bisa dengar."Reevin menimpali pembicaraan pak iwan dan bu indah.


"Emang kedengar den..?"tanya bu indah di angguki Reevin.

__ADS_1


"Lalu,apa aden sudah mau tinggal di sana.?"bu indah bertanya pada Reevin.


"Iya bu demi mama."Reevin berkata sambil mengingat kembali ucapan mama Vinoca tadi siang.


Tiba di rumah bercat hijau pandan milik papa Rendrawan,pak iwan memanggil dan menyapa para satpam yang menjaga gerbang minta segera di bukakan gerbang untuk mereka.Tanpa menunggu lama pak satpam sudah membuka gerbang,karena mereka mengenali pak iwan.


"Pak ini anak anak bapak.?"Tanya salah satu satpam yang tidak mengenali anak dari tuan rumah.


"bu..."belum sempat pak iwan menyelesaikan ucapanya,Reevin sudah menjawab.


"Iya pak kami putra nya pak iwan sama bu indah.perkenalkan saya Ree dan ini Yongki."Reevin menjabat tangan para satpam itu satu persatu.Mendengar itu pak iwan sama bu indah melongo.


...*Apa tujuan mu tuan muda.?kenapa kau tak mengaku saja jika kau adalah anak dari pemilik rumah ini.*batin pak iwan....


"Wah..putra pak iwan baik dan sopan ya."Ucap satpam B.


"Ya pak."jawab Reevin.


"Mari pak kita kedalam dulu."Pamit pak iwan pada pak satpam dan segera berlalu masuk ke dalam rumah di ikuti bu indah,Yongki dan Reevin.


Mereka berbagi tugas Yongki membersihkan kamar untuknya,Reevin juga membersihkan kamar yang akan di tempatinya.Sementara pekerjaan yang lainnya di ambil ahli Pak iwan dan bu indah di bantu asiseten yang selama ini menjaga rumah ini.


Selesai membersikan seluruh ruangan di rumah itu mereka kembali ke kontrakan untuk memberesakn barang barang mereka yang akan di bawah ke rumah utama.


****


Di kontarakan


"Yong cepat beresin barang barang kamu,bantu juga den Reevin mengemasi barangnya."Titah bu indah pada Yongki.


"Gak usah bu,barang barang Reevin biar Reevin aja yang bereskan."Reevin tidak mau Yongki Yongki yang membereskan barangnya.


Sebelum pergi ke kamar Reevin bicara lagi.

__ADS_1


"Bu..bagaimana kalau...


__ADS_2