
Setelah melalui perjalanan berjam jam,kini Reevin dan pak iwan sudah sampai di Rumah sakit yang di katakan papanya tadi.
ceklek..
Pintu kamar terbuka betapa terkejutnya Reevin melihat mamnya terbaring lemah di atas bankar rumah sakit,melihat itu Mata Reevin berkaca kaca.
"Ma ma'afin aku ya."Reevin mencium tangan, memeluk dan tak lupa juga mencium pipi kiri dan kanan sang mama.
Pak iwan yang melihat itu pun terharu,terlihat beberapa kali dia mengusap wajahnya.
"Sabar tuan muda,nyonya besar pasti sembuh."pak iwan membri semangat.Reevin hanya mengangkukan kepala.
Sudah hampir 30 menit Reevin dan pak iwan menunggu mama vinoca bangun,tapi belum ada tanda2 mama vinoca akan bangun setelah di auntikan obat sebelum mereka sampai tadi.tidak mau mengganggu istirahat mamanya Reevin langsung merebahkan diri di sofa diruangan itu,belum lama merebahkan diri dia pun langsung terlelap.pak iwan yang melihat itu langsung memakai kan selimut ke tubuh tuan mudanya dia pun duduk di dekat Reevin tidur, baru beberapa menit pak iwan sudah ikut terlelap juga.1 jam berlalu Reevin dan pak iwan tidur di sofa, tiba2 pintu dibuka.
Ceklek..
Pemandangan yang pertama yang dia lihat adalah anak semata wayang tertidur di sofa,dia tidak menyangkah kalau Reevin akan benar2 datang,pak Rendrawan sempat tidak yakin kalau Reevin akan datang menemuinya,secara selama ini Reevin selalu menolak untuk datang ke London,walaupun dia pun pernah di Rawat Reevin tidak percaya dan tetap tidak mau menengoknya tapi pak Rendrawan bisa memaklumi itu karena semua yang Reevin lakukan sekarang dan sampai sampai dia hanya mau tinggal bersama bu indah pengasuhnya sedari bayi itu semua karenanya.tapi jika mamanya yg di rawat apa pun akan di lakukannya demi bisa bersama mamanya,pak Rendrawan menghampiri istrinya vinoca mamanya Reevin.
"Sayang bangun dong,lihat lah anak kita ada disini."sambil mengusap lembut tangan istrinya itu.
Vinoca mamanya Reevin terganggu dengan usapan usapan yang di berikan oleh papa Rendrawan, perlahan dia membuka matanya.
"Eh.. papa udah disini sejak kapan pa.?"
"Baru juga nyampe ma.ehm..lihat la siapa yang sedari tadi menemanimu."sambil mengarakan tunjuknya ke arah Reevin yang tengah telelap.
"OMG..anak kita pa.."teriak mama Reevin dengan wajah berbinar binar dan teriakan itu membangunkan pria tampan yg sedang terlelap di sofa
"Mama.. udah bangun.?"tanya Ree berjalan menghampiri sang mama serta memeluknya.
__ADS_1
"Ree kok kamu gak bangunin mama sedari tadi..mama kan gak tau kalau ternyata anak mama yang tampan ini sudah sampai kesini."keluh vinoca mama Ree
"Ma'af tadi Ree takut ganggu istirahat mama makanya Ree gak bangunin mama."jawab Ree
"Ree kamu ngak ridu sama papa."sindir pak Rendrawan yang melihat sedari tadi anaknya itu cuman menyapa mama tapi tidak mennyapa papanya.
"Hemmm..gak..pa.. gak tahan kalau gak peluk."sambil menghambur ke pelukan papanya,sejujurnya reevin memang begitu merindukan mama dan papa nya,tanpa disadari semuanya sama2 meneteskan air mata bahagia.
"Sudah sudah kok jadi pada mewek gini."kata vinoca mamanya Reevin sambil meusap air matanya.
"Heehe..iya ya " jawab pak Rendrawan
"Ree pulang kerumah dulu gih..biar kamu bisa istirahat,kamu pasti capek."mamanya Reevin tersenyum ke arah Reevin.
"Eh gak usah ma biar aku di sini aja temenin mama."jawab Reevin memberi senyum terbaiknya.
"Ya ..kalau saya terserah tuan muda saja."jawab pak iwan
Dua hari berlalu setiap harinya Reevin habiskan dengan menemani mamanya di rumah sakit,hari ini mamanya Reevin sudah di perbolehkan pulang.
Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit sampai la mereka di depan rumah yang berdiri bak istana itu,Reevin menghembuskan napas beratnya.
"Huuuhh.."terlintas semua kenangan2 di rumah ini.
...Flasback On...
Hari ini hari minggu Reevin bangun dari tidur nya pukul 8 pagi.
"Ma..mama.pa..papa.."teriak Reevin memanggil mamanya.bu indah yang mendengar Reevin memanggil mamanya langsung bergegas pergi mencari keberadaan Reevin,saat bu indah melalui kamar nyonya besarnya vinoca bu indah melihat Reevin sedang menangis di atas tempat tidur mama vinoca.
__ADS_1
"Den..lagi ngapaian aden di sini..?"tanya bu indah sambil mengelus elus kepala Reevin.
"Bu mama sama papa mana..?"Rengek Reevin.
"Den mama sama papa aden sudah pergi kerja.aden jangan nakal nanti pulang kerja pasti mama aden beliin mainan."Rayu bu indah.
"Padahal Ree mau ngajak mama sama papa jalan2 hari ini bu,hari ini kan hari minggu bu,Ree juga mau kayak teman2 Ree bu setiap hari minggu jalan2 sama mama papa,Ree juga mau makan bareng sama mama papa."Rengek Reevin sambil berurai air mata.
Mendengar itu bu indah juga ikut terharu."den nanti pasti ada waktunya mama sama papa aden bisa mengikuti semua kemauan aden.atau gak aden jalan2 sama bu indah dan pak iwan aja mau gak den..?"Rayu bu indah lagi.
"Hemmm.. baik la bu..Ree mau jalan2 sama ibu dan pak iwan."jawab Ree dengan bahagia
"Kita jalan2 kemanna tuan muda..?" tany pak iwan
"Kepantai,ketaman,keliling2 kota,makan2 di restoran."jawab Ree antusias
"Baiklah tuan muda.."
Kini Reevin,pak iwan dan bu indah sudah sampai di pantai.mereka duduk di tepi pantai sambil memakan cemilan yang mereka bawah dari rumah.Reevin terus memperhatikan semua orang yang ada di pantai masing2 bersama keluarganya.
"Bu karena ibu yang selalu bersama Ree bagaimana kalau Ree jadi anaknya ibu dan pak iwan saja.?"tanya Ree dg wajah polosnya.
Sontak pertanyaan itu membuat bu indah dan pak iwan saling pandang.
"Ah..iya aden kan ..memang anak ibu sedari dulu."jawab bu indah
Hari ini di habiskan reevin jalan2 ketempat tempat yang di sukai bersama bu indah dan pak iwan.kini mereka sudah sampai di Rumah kembali Reevin langusng masuk ke kamarnya tanpa menyapa papanya yang tengah duduk di sofa.sontak itu membuat pak Rendrawan emosi.baru saja Ree akan melangkahkan kakinya kekamar tapi papanya memanggil..
"Ree.."teriak pak Rendrawan megelegar di ruangan itu.tiba2..
__ADS_1