
Di sekolah.
"Ree.."Panggil Cantika.
Reevin pura pura tidak mendengar dan segera berlalu ke kelas tanpa menjawab panggilan Cantika.
"Hay..Yong..Reevin kenapa buruh buruh banget ke kelas,apa.dia gak dengar gue panggil.?"Tanya Cantika.
"Hay juga..gue gak tahu tuh Can."Jawab Yongki.
"Yong,Ree kenapa kayak menjahui gue ya."Keluh Cantika.
"Ah..enggak,Ree gak ngejahuin loe kok."Yongki tak ingin Cantika berfikiran buruk.
"Dari tadi pagi,gue berusaha dekatin dia,menyapanya tapi satu kali pun dia tidak menjawab sapaan gue."Keluh Cantika.
"Hah..gak mungkin lah."Yongki meragukan ucapan Cantika.
"Loe tanya saja sama sahabat loe itu."Ucap Cantika sembari berlalu meninggalkan Yongki.
"Apa yang terjadi diantar mereka Ya.?perasaan kemarin baik baik saja."Gumam Yongki.
"Yong,pulang nanti anterin gue lagi ya."Mohon Renti tiba tiba sudah di depan Yongki.
"Eh..loe Ren,udah kayak setan aja datang gak di undang pulang mau di antar."Canda Yongki.
"Kalau setan itu datang tak di undang pulang tak di antar yong."Protes Renti.
"Iya ya pulang nanti gue antar."Ucap Yongki.
"Loe emang baik banget Yong.I love you."Ucap Renti.
"Hah..gue gak salah dengar nih Ren..?"Tanya Yongki kaget mendengar Renti mengungkapkan perasaannya entah serius atau bercanda.
"Gue serius Yong."Ucap Renti.
"I love you to."Ucap Yongki.
"Benaran Yong,loe juga suka sama gue.?"Tanya Renti.
"Ya,tapi gue punya satu persyaratan buat loe."Jawab Yongki.
"Apa Yong.?"Tanya Renti.
"Besok saja gue ngomongnya,gue mau susul Ree ke kelas dulu."Ucap Yongki.
"Gue bareng."Ucap Renti.
"Ayo."Jawab Yongki.
Di kelas.
"Ree..."Sapa Yongki.
"Kenapa Yong."Jawab Reevin.
"Ree loe tadi kenapa langsung pergi ke kelas waktu Cantika memanggil loe.?"Tanya Yongki.
__ADS_1
"Tadi gue gak dengar."Jawab Reevin berbohong.
"Sudah lah Ree,loe itu gak pandai berbohong."Ucap Yongki.
Bel berbunyi pertanda pelajaran sudah usai,murid murid berhamburan keluar kelas.Reevin dan Yongki berjalan ke arah farkiran .
"Ree gue hari ini mau maakan sama Renti di kafe XXX,bilang sama ibu gue pulang terlambat atau loe sama Cantika juga mau ikut makan.?"Ucap Yongki.
"Ya nanti gue bilang sama ibu,dan terima kasih ajakannya tapi gue gak bisa ikut,gue boleh minta tolong sama loe.?"Tanya Reevin.
"Minta tolong apa Ree.?"Yongki balik bertanya.
"Tolong antar Cantika pulang,hari ini gue gak bisa antar dia."Ucap Reevin.
"Kenapa Ree..?jangan bilang yang di ucapkan Cantika tadi benar loe sengaja menjahui dia."Tanya Yongki lagi.
"Pokoknya gue titip Cantika sama loe."Ucap Reevin lagi.
"Tapi Ree.."Ucapan Yongki belum selesai.
"Tidak ada tapi tapian Yong."Ucap Reevin tegas.
"Baiklah."Yongki mengalah.
Cantika masih berdiri di depan gerbang berharap Reevin bakal menawarkan tumpangan.Dia melihat Reevin sudah mengendari motornya ke arah gerbang,tapi Reevin tidak berhenti seperti biasanya.
"Ree kamu kenapa.?"Ucap Cantika sembari mengusap ujung matanya.
"Cantika..ayo naik gue antar pulang."Ucap Yongki.
"Eh..Yong kita kan mau makan ke kafe buat ngerayain jadian kita,kok mau nganterin Cantika pulang."Protes Renti.
"Ya udah deh,terserah kamu."Ucap Renti pasra.
"Ayo Cantika,masuk."Ucap Yongki lagi.
"Gak usah Yong,gue nunggu taxi saja."Cantika menolak ajakan Yongki.
"Taxi jam segini susah Can.Ayo masuk gue antar."Ucap Yongki.
"Ya..ayo Cantika kita antar pulang."Tambah Renti.
"Ya deh..Kalau tidak merepotkan kalian."Cantika akhirnya mengalah.
"Tentu saja tidak merepotkan."Ucap Yongki.
****
Di kediaman Candrawinata.
Cantika tiduran di kasur empuk miliknya fkirannya melayang jauh memikirkan perubahaan sikap Reevin hari ini.
*Ree apa cinta mu hanya sehari,mana janji kamu,dan apa yang telah terjadi,secepat itukah kamu berubah,apa kemarin kamu hanya main main,jika iya kamu keterlaluan Ree.*Batin Cantika dengan berlinang air mata.
Tok tok tok tok.
"Tika...Cantika.."Teriak papi Candrawinata dari luar kamar.
__ADS_1
"Tika...Nak..kamu di dalam kan..?"Tanya papi Candrawinata tapi yang di panggil sejak tadi tak menjawab membuat papi Candrawinata Cemas.
"Bi...bi hanum.."Teriak papi Candrawinata pada salah satu asistrn rumah tangganya.
Bi Hanum yang mendengar teriakan majikannya itu segera mengahampiri.
"Ya tuan,ada apa.?"Tanya bi Hanum sembari menundukan kepala.
"Kunci cadangan kamar Tika masih sama kamu kan.?"Papi Candrawinata balik bertanya.
"Ya tuan."Jawab bi Hanum.
"Ambil sekarang dan cepat bawah kemari."Titah papi Candrawinata.
"Ya tuan."Ucap bi Hanum segera berlalu mengambil kunci cadangan kamar nonanya.
"Ini tuan."Bi Hanum menyerahkan kunci Cadangan.
Papi Candrawinta mengambil kuci dari tangan bi Hanum dan segera membuka pintu kamar Cantika.
Cklek_
"Tika..kamu tidur Nak."Ucap papi Candrawinata melihat punggung Cantika yang tidur di kasurnya."Papi Candrawinata mendekati Cantika dan papi Candrawinata kaget melihat mata putrinya bengkak karena habis menangis.
"Apa yang kamu tangisi Tika sehingga mata kamu bengkak separah ini."Gumam papi Candrawinata lirih menatap sedih wajah putrinya.
*****
"Ree loe kenapa..?kemarin kenapa loe gak mau antarin Cantika pulang,dia kan pacar loe."Yongki menyelidik.
"Loe benar benar mau tahu Yong.?"Reevin balik bertanya.
"Pasti."Jawab Yongki.
Reevin menceritakan semua yang terjadi antara dia,Cantika dan papinya Cantika tak ada yang terlewatkan sedikitpun.
"Hah..jadi Yang Cantika bilang kemarin benar kalau loe ngejahuin dia dan ini alasannya loe.Gue turut sedih Ree."Ucap Yongki.
"Tunggu tunggu,kalau loe membuka jati diri loe papinya Cantika pasti setuju kan.?"Tanya Yongki ingat sesuatu.
"Ya,tapi gue gak mau orang itu memandang gue hanya karena harta,loe tahu itu kan dan itu juga alasan gue memilih hidup bersama ibu dan bapak bahkan nama gue juga tercantum di KK ibu sama bapak."Ucap Reevin menerawang jauh.
"Itu artinya loe tidak akan bisa bersama.Cantika selama loe belum mengaku siapa loe sebenarnya."Ucap Yongki.
"Itu resiko gue yong,mungkin ini adalah cobaan cinta gue sama Cantika.suatu saat gue bakal datang lagi ke rumah Cantika dan melamarnya di waktu yang tepat."Ucap Reevin.
"Semoga itu jadi kenyataan Ree dan semoga Cantika tetap menunggu loe."Ucap Yongki.
"Amin,kalau jodoh tak kan ke mana Yong."Reevin berperibahasa.
"Cantika pasti sedih banget loe jauhin Ree."Yongki membayangkan kesedihan Cantika.
"Itu pasti Yong,tapi..."
Baca terus karya receh ku ini ya kak.Jangan lupa LiKe komen dan vote serta VoteÀQ??à?àQQq nya kak🤗🤗🤗.Maaf kalau masih banyak kata kata yang salah dan maaf juga kalau ceritanya acak acakan.SEKALI LAGI KASIH LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMAMGAT NULISNYA.Salam manis dari aku.
#Novvita sari
__ADS_1
#Bengkulu selatan