TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Keinginan Reevin


__ADS_3

Di kontarakan


"Yong cepat beresin barang barang kamu,bantu juga den Reevin mengemasi barangnya."Titah bu indah pada Yongki.


"Gak usah bu,barang barang Reevin biar Reevin aja yang bereskan."Reevin tidak mau menyuruh Yongki yang membereskan barangnya.


Sebelum pergi ke kamar Reevin bicara lagi.


"Bu..bagaimana kalau sebelum mama sama papa pulang Ree tetap tinggal di sini..?"Tanya Reevin pada bu Indah.


"Tidak den,ibu tidak mengizinkan."Bu indah menggeleng.


"Kenapa bu.?"Tanya Reevin.


"Den nanti ibu sama bapak di marahin sama tuan besar,bagaimana kalau tuan besar dan nyonya besar tiba tiba telpon dan ingin bicara dengan aden,ibu sama bapak harus bilang apa.?.Ibu masih mengizinkan aden bohongin satpam dan para asisten yang ada di rumah utama tapi tidak jika aden mau tetap tinggal sendiri disini."Ucap bu indah panjang lebar.


"Tapi bu Ree sudah bisa mengurus keperluan Ree sendiri,dan Ree akan pulang kerumah utama sebelum papa dan mama pulang."Rayu Ree lagi.


"Gak ibu tetap tak mengizinkan."Ucapan bu indah tak mau di bantah.


"Nak apa kamu sudah selesai.?"Tanya Bu indah melihat Yongki mengeluarkan barang barang nya dari kamar miliknya.


"Ya bu..eh Ree barang kamu mana.?"jawab Yongki pada ibu indah dan bertanya pada Reevin.

__ADS_1


"Ada tuh masih di kamar."jawab Reevin santai.


"Bu kalau ibu gak bisa mengabulkan permintaan aku yang tadi.Bagaimana kalau aku minta sesuatu pada ibu.?"Tanya Reevin pada Bu indah.


"Boleh den..mau minta apa saja asalkan jangan minta uang yang banyak karena kalau itu ibu sudah pasti tak bisa menyanggupi."ucap bu indah.


"Aku cuman minta ibu untuk memanggil ku juga dengan sebutan 'Nak' aku gak mau lagi dengar ibu panggil aku dengan sebutan 'aden' lagi."Pinta Reevin.


"Tapi den.."ucapan bu indah terputus karena melihat Reevin menggelengkan kepala pertanda dia tidak menerima penolakan.


"Tapi tuan muda,kami merasa tidak sopan jika memanggil anak dari majikan kami dengan sebutan 'nak' atau yang lain nya."Pak iwan melanjukan ucapan istrinya.


"Jika ibu sama bapak memang merasa tidak enak memanggilku dengan sebutan nak di hadapan mama papa,silahkan panggil aku dengan sebutan nak jika tidak ada mama sama papa."pinta Reevin lagi.


Mendengar itu bu indah dan pak Iwan saling pandang dan mengangguk.


"Terima kasih bu"Ucap Reevin di pelukan bu indah.


"Sudah Ree kasihan ibu nanti dia gak bisa nafas.Mending kamu beres beres barang yang akan kamu bawah kerumah utama."Yongki berbicara setelah sekian lama diam.


"Iya."Jawab Reevin singkat sembari melepaskan pelukannya dari ibu indah.


***

__ADS_1


Di rumah utama


"Wah makan enak kita hari ini Ree.kenapa gak dari dulu saja Ree kita tinggal di sini."ucap Yongki yang melihat hidangan di atas meja.Semua sudah tersedia,ada rendang,ayam goreng,tumis bayam,dan masih banyak lagi lauk pauk yang ada di atas meja itu.


"Kalau masalah makan otak kamu itu cepet banget mengingatnya,lah kalau giliran pelajaran gak ada yang kamu ingat."Ucap Reevin menggoda Yongki.


"Ya benar banget tuh ucapannya nak Reevin."pak iwan menimpali omongan Reevin.


"Ayo habiskan makanan kalian dan segeralah pergi ke sekolah."Titah bu indah.


Sudah tiga hari Reevin,Yongki,pak iwan dan bu indah tinggal di rumah utama itu arti nya papa Rendrawan sama mama vinoca akan pulang.


Sudah tiga hari ini juga Reevin selalu mengantar Cantika pulang dan menghabisakn waktu istirahat di jam sekolah bersama.


***


"Ree bagaimana apa loe sudah punya rasa sama Cantika.?"Tanya Yongki menghampiri Reevin yang sedang tidur di tempat tidurnya.


"Mungkin iya."Jawab Reevin singkat.


"Ya ampun Ree,kalau loe suka sama dia,cepat loe tembak,nanti keduluan sama orang yang waktu itu mau jemput Cantika."saran Yongki.


"Kalau gue tembak mati dong anak orang."Reevin bercanda.

__ADS_1


"Ya itu klaau loe tembak dia pakai pistol Ree.Yang gue suruh itu menyatakan perasaan loe."ucap Yongki lagi.


"Oh..


__ADS_2