
"Itu pi..Cantika gak pulang sama pran."jawab Cantika sambil menunduk.
"Lalu kamu pulang sama siapa.? lelaki atau perempuan.?"tanya papi Cantika mengetes Cantika akankah Cantika berbohong atau jujur lagi.
"Aku di antar sama teman sekelas pi,dia laki laki."Jawab Cantika lagi masih sambil menunduk.
"Kenapa kamu gak pulang sama pran.?"tanya papi Cantika lagi.
"Pi sebenarnya pran itu orang jahat."Aduh Cantika.
"Kenapa kamu bisa bilang begitu Tika.?"Tanya papi Cantika.
Cantika menceritakan pertama kali pran menjemput nya tak satu pun yang terlewatkan Cantika bilang apa saja yang di lakukan dan bicarakan pran di bar waktu itu.
Mendengar itu papi Cantika sedikit terkejut,tapi dia berusaha tidak menunjukan nya di depan Cantika.
"Mungkin kamu salah dengar sayang."ucap papi Cantika sembari memeluk Cantika.
"Tidak pi..aku tidak mungkin salah dengar,kuping ku masih sehat."jawab Cantika sambil cemberut.
"Iya sayang kuping kamu memang sangat sehat...tapi bisa saja waktu itu kuping mu lagi di masukin kecoa."ucap papi Cantika sambil tertawa,berusaha menghilangkan rasa kahwatir nya.
Mendengar candaan papi Candrawinata Cantika tambah kesal.
"Ihhh papi.."ucap Cantika manja.
"Sudah sudah..pergi lah ke kamar mu dulu tik,segera lah bersih bersih dan temui papi di meja makan."ucap papi Cantika lembut.
"Iya pi."Jawab Cantika singkat segera berlalu menaiki tangga yang menuju kamar pribadi nya.
***
Sampai di kamar Cantika segera mandi dan berganti pakaian.Setelah berganti pakaian Cantika kembali turun ke bawah menemui papi nya yang sudah menunggu di meja makan.
__ADS_1
"Bi siapakan piring untuk Tika."perintah papi Cantika kepada asisten rumah tangga nya bi hanum.
"Iya tuan."Jawab bi hanum sambil menyiapkan piring untuk Cantika dan sekalian mengisi lauk pauk nya.
"Silakan non."ucap bi hanum mempersilakan Cantika makan.
"Iya bi.Terima kasih."ucap Cantika sambil tersenyum.
Setelah menyelesaikan makan nya papi Cantika bicara.
"Tika apa sekolah mu yang sekarang nyaman.?"tanya papi Candrawinata.
Deg_
...*kenapa papi nanya gitu ya.?jangan bilang papi akan meminda kan sekolah ku lagi.Tapi kalau iya,apa salah ku ya.?*Cantika membatin....
"Cantika.."panggil papi Candrawinata
"Kamu dengar apa yang papi tanyakan tadi."ucap papi Candrawinata lagi.
"Iya pi."jawab Cantika lirih.
"Lantas kenapa kamu tidak menjawab."papi Candrawinata sedikit membentak.
Mendengar itu Cantika menunduk ada dua bulir bening yang siap meluncur membasai pipi mulus nya.
"Cantika sudah nyaman di sekolah yang sekarang pi."Cantika berucap.
"Benarkah.?"tanya papi Candrawinta lagi.
"Iya pi."Jawab Cantika.
"Cantika papi tidak mau kamu membantah perintah papi seperti yang almarhum mami kamu lakukan.Papi tidak mau kejadian itu terulang lagi."Ucap papi Candrawinata dengan wajah sedih.
__ADS_1
Iya mami Cantika meninggal karena kecelakaan,ada yang sengaja menyabutase mobil mami Cantika ketika dia nekat keluar rumah menemui teman teman nya tanpa se izin papi Candrawinata.Saat itu Cantika masih berumur sekitar delapan tahun.
"Iya pi."jawab Cantika.
"Cantika ma'afkan papi jika papi selalu mengekang mu,semua itu papi lakukan untuk kebaikan mu sendiri,dan papi tidak mau di tinggalkan lagi."Ucap papi Candrawinata sedih.
Cantika memeluk papi Candrawinata.
"Sudah la pi,Cantika tidak keberatan kok dengan semua perlakuan papi."Ucap Cantika tulus.
****
Sebelum tidur Yongki ke kamar Reevin terlebih dahulu,dia ingin memastika bahwa Reevin sudah jatuh cinta juga atau belum kepada Cantika.
Reevin sedang tiduran di atas kasur yang jauh dari kata layak untuk seorang tuan muda.Dia menatap langit langit kamar fikiran nya menerawang jauh entah apa yang di fikirkan nya.Bunyi pintu yang di dorong dari luar membuat Reevin menghentikan lamunan nya.Di lihat nya ke arah pintu kamar ternyata sesorang yang sangat dia kenal dan tau kebiasaan nya,iya adalah Yongki.
"Ada apa Yong.?"Tanya Reevin kembali menatap langit langit kamar.
"Gak apa apa sih Ree,gue cuman pengen memastikan bahwa tuan muda yang tampan ini sudah tertidur."Canda Yongki.
"Apaan sih loe yong."ucap Reevin sedikit kesal.
"Tuan muda tuan muda suka banget marah marah."Canda Yongki lagi.
"Udah langsung aja,loe mau ngomong apa.?"tanya Reevin yang sudah bisa menebak,kalau Yongki pasti mau nanyain sesuatu.
"Ree sebenar nya gue mau nanya sama loe.Apa loe suka sama Cantika.?Tanya Yongki pelan.
"Gue..
Reevin udah suka apa belom ya sama Cantika.?
Terima kasih kak🤗🤗udah mau baca cerita acak acakan ku ini.Jangan lupa tinggalkan jejak ya kak dengan cara Like dan komen di Cerita receh ku ini.😊😊😊
__ADS_1