
Renti pun terpaksa harus membersikan toilet,lagi lagi Renti melamun.
"Kira kira siapa ya.?Yongki atau Reevin.?Ah..pusing aku mikirinya,bagaimana aku cepat mengetahuinya ya.?"Renti bergelut dengan fikiriannya sendiri.
...Flasback on...
Renti sedang makan makan bersama gangnya di sebuah Restoran terkenal di kota ini,tiba tiba telepon genggam Renti berbunyi.
"Sebentar ya gaes gue angkat telpon dulu."pamit Renti pada teman temannya sambil berjalan ke arah luar restoran.
"Halo..ada apa pa..?"tanya Renti.
"Kamu di mana sekarang Ren.?"pak toni papanya Renti malah balik bertanya.
"Aku lagi di Restoran pa,sama teman teman."jawab Renti sejujurnya.
"Pulang sekarang Ren..papa mau ngomong sama kamu."titah pak toni.
"Mau ngomong apa pa.?"tanya Renti penasaran.
"Nanti di rumah saja,papa tunggu kamu di rumah."jawab pak toni.
"Iya pa."jawab Renti lesu,padahal Renti and the gang rencananya mau jalan jalan ke mall setelah makan di restoran ini,sirna sudah rencana itu,iya kita hanya bisa berencana tapi Tuhan lah yang menentukan ketetapannya.
Renti berjalan masuk ke restoran lagi menghampiri teman temannya yang masih asyik makan.
"Gaes gue duluan pulang ya,so tadi papa telpon nyuruh gue pulang sekarang."Pamit Renti.
"Ya gagal dong rencana kita hari ini."Keluh Amel salah satu teman Renti.
"Kalau kalian mau lanjut ke mall setelah ini gak apa apa gaes,ma'af ya gaes hari ini gue gak bisa ikut."Icap Renti sedih.
"Kita kan best friend,jadi kita gak bakalan nge mall tanpa dirimu."Jawab Laras lebay.
"Ya udah ya gaes gue berangkat dulu,dah.."Ucap Renti sambil melambaikan tangannya dan segera pergi menuju mobil yang ada di parkiran.
Beberapa menit berlalu Renti kini dudah sampai di depan rumah nya,Renti langsung masuk.
__ADS_1
"Pa,ma."Sapa Renti pada orang tuanya.
"Bersih bersih dulu sana,baru temui papa mu di ruangan keluarga."Perintah mama Rena mama nya Renti.
"Iya ma."Jawab Renti.
Setelah bersih bersih Renti keluar dari kamar,dia segera menemui pak toni yang ada di ruang keluarga.Setelah sampai di ruangan keluarga Renti memilih duduk di dekat mama Rena.
"Ada apa pa.?"Tanya Renti.
"Ren papa mau kamu cari siapa anak dari pemilik perusahaan RR group."Perintah pak toni.
"Tapi pa aku harus mencari nya kemana.?"Tanya Renti pada papa nya.
"Papa dengar dengar dia sekolah di tempat mu sekolah."Ucap pak toni.
"Iya pa sebisa nya aku akan cari."Jawab Renti.
"Iya udah ya Ren papa istirahat dulu,kalau kamu udah menemukannya bilang ke papa."Ucap pak toni.
...Flasback of...
"Dorrr.."Yongki mengagetkan Renti yang tengah melamun.
"Ayo..mikirin apaan.?"Ucap Yongki lagi.
"Ihhhh apaan sih loe ngagetin gue aja."Gerutu Renti.
"Makanya jangan melamun dari tadi perasaan loe melamun mulu,apa hari ini loe gak di kasih jajan sama bokap loe."Ledek Yongki sambil bercanda.
"Emang iya."Jawab Renti asal.
"Kalau begitu tenang saja gue yang akan teraktir hari ini."Ucap Yongki santai.
...*Apa Yongki anak dari pemilik perusahaan itu,setahu ku bokap nya kerja di perusahaan itu tapi bisa saja bukan Yongki atau Reevin,papa kan gak bilang ciri ciri nya.*Renti membatin....
Hukuman Reevin,Yongki,Cantika dan Renti sudah selesai,mata pelajaran kimia yang di ajar pak joni pun telah usai bell istirahat telah berbunyi.
__ADS_1
"Huhuuhh,capek juga ya."Keluh Cantika.Reevin yang mendengar keluhan Cantika berjalan ke arah Cantika,Reevin mengeluarkan sapu tangan yang ada di saku baju nya.
"Ni..pakai sapu tangan gue buat ngelap keringat loe."Ucap Reevin sembari memberikan sapu tangannya pada Cantika.
"Tidak perlu Ree."Jawab Cantika singkat.Mendengar itu Reevin segera mengelap keringat di wajah Cantika tanpa izin terlebih dahulu.
Deg_
...*Kenapa nih jantung gue,berhenti dong..!nanti kedengar sama Ree.*Batin Cantika....
"Ini sudah beres,kalau gini kan cantik."Ucap Reevin tanpa sadar memuji Cantika.
"Emmm..terima kasih ya,sini sapu tangan nya gue cuci dulu."Pintah Cantika sambil tersenyum,membuatnya terlihat lebih cantik dan imut karena lesung pipi nya akan nampak jelas jika dia tersenyum.
Deg_
Reevin merasa kan getar getar di dada,jantung nya mulai tak bisa di ajak kompromi lagi saat melihat senyuman Cantika yang jarang di lihat siapa pun.
"Ehemmm..."Yongki memecah keheningan.Reevin dan Cantika menoleh ke arah Yongki.
"Hemm juga Yong..kenapa.?"Ucap Reevin tanpa rasa bersalah.
"Kapan kita akan ke kantinnya kalau gini Ree,sudah berakar ni pantat gue Ree."keluh Yongki sambil bercanda.
"Sudah ber buah juga apa belum Yong..hahaha."Reevin menimpali candaan Yongki.
"Sudah dong,buahnya lebat lagi."Jawab Yongki ngelantur.
Cantika sedari tadi diam saja,dia tidak merespon lelucon Reevin dan Yongki.Dia malah seperti tidak menganggap keberadaan Yongki dan Reevin.Reevin memandang Yongki seperti bertanya,Yongki yang seakan mengerti apa yang di fikirkan Reevin menggeleng pertanda dia pun tidak tau kenapa Cantika hanya diam.Reevin berjalan menghampiri Cantika mengerakkan telapak tangan ke atas ke bawah di depan wajah Cantika tapi Cantika lagi lagi tak beraksi.Reevin dengan sengaja mencubit hidung mancung Cantika.
"Hey..apa yang kau fikirkan..?"Tanya Reevin,Cantika kaget sambil menggosok hidung nya.
"Tidak ada."Jawab Cantika singkat.
"Pasti loe bohong.Ya udah kalau gak mau cerita gak apa apa tapi jangan sering ngelamun nanti kesambet loh."Ucap Reevin.
"Ree sebenarnya gue...
__ADS_1