TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Saran Yongki


__ADS_3

"Ya ampun Ree,kalau loe suka sama dia,cepat loe tembak,nanti keduluan sama orang yang waktu itu mau jemput Cantika."saran Yongki.


"Kalau gue tembak mati dong anak orang."Reevin bercanda.


"Ya itu klaau loe tembak dia pakai pistol Ree.Yang gue suruh itu menyatakan perasaan loe."ucap Yongki lagi.


"Oh..itu..gue harus bagaimana Yong.?"Tanya Reevin pada Yongki.


"Ya loe kasih bunga mawar bersamaan dengan loe mennyatakan perasaan loe."Saran Yongki lagi.


"Kenapa harus bunga mawar Yong.?"Tanya Reevin lagi.


"Ya harus bunga mawar dong Ree, masa loe kasih dia bunga kamboja di saat loe nembak dia."Yongki menepuk jidat.


"Hehehe..kali aja.Hmm..kira kira di mana gue harus menembaknya Yong.?"Reevin masih belum kefikiran dimana tempat yang cocok untuk menyatakan isi hatinya.


"Di sini Ree..di sini.."Ucap Yongki sambil menunjuk dadanya.


"Bukan itu maksud gue Yong."keluh Reevin.


"Loe tembak aja dia di taman,di kafe atau di belakang kelas juga boleh."Saran Yongki lagi tapi saran yang paling akhir Yongki hanya bercanda.


"Gue pilih di belakang kelas."jawab Reevin.

__ADS_1


"Hah."Yongki kaget mendengar pilihan Reevin.


"Yang benar Ree,loe mau tembak dia di belakang kelas.?sebenarnya gue tadi bercanda Ree.Masa iya loe tembak di belakang kelas.?"Ucap Yongki lagi.Dia tidak percaya dengan pilihan Reevin.


"Ya gue memang pilihan itu yang sangat gue suka,karena gue bakal memberi kesan yang luar bisa untuk nya dan di tempat itu kan mungkin belum perna ada yang menyatakan cinta,jadi gue orang yang pertama.Kalau di taman atau di kafe orang orang sudah biasa menyatakan cinta."Ucap Reevin panjang lebar.Mendengar itu Yongki melongo.


"Ternyata loe kagak kuper banget kalau masalah tembak menembak ya Ree."Yongki hampir tak percaya mendengar ucapan Reevin.


"Reevin gituh loe."Reevin menyombongkan diri.


"Yong ini kunci mobil untuk loe."Reevin segera melempar kunci mobil yang ada di saku celananya.


"Hah..ini kunci mobil benaran Ree.?"Yongki lagi lagi di buat terkejut oleh Reevin.


***


Di sekolah.


"Ren gue gak salah lihat kan..itu Yongki yang turun dari mobil.?"Tanya amel melihat seseorang yang turun dari mobil BMW berwarna Hitam.Ya Reevin benar benar menepati janji nya untuk menyuruh papa Rendrawan untuk membelikan Yongki sebuah mobil dan dugaan Reevin tidak salah,papa Rendrawan langsung menyanggupi.


"Iya loe kagak salah lihat.Itu benar Yongki.Gaes gue ke sana dulu ya,mau PDKT sama babang Yongki."Ucap Renti berjalan mendekati Yongki.


"Hay Yong.Mobil kamu baru nih.?"Tanya Renti pada Yongki.

__ADS_1


"Hemm iya."Jawab Yongki singkat.


"Pulang nanti gue nebeng loe ya yong."Pintah Renti.


"Boleh."Jawab Yongki tidak keberatan.


Yongki melihat ke arah Reevin yang sedang memarkirkan motor nya.


"Gue duluan ya."Pamit Yongki pada Renti.


"Ree ayo masuk."Ajak Yongki pada Reevin.


Reevin berjalan berbarengan dengan Yongki.


"Bagaimana Yong.?apa mobilnya nyaman.?"Tanya Reevin.


"Pasti dong Ree dan terima kasih ya."Ucap Yongki pada Reevin sembari menepuk punggung Reevin.


"Gak usah terima kasih.Gue gak suka."Reevin gak suka mendengar Yongki berterima kasih dengannya.


"Ok bro."Jawab Yongki.


"Ree itu kan cowok yang kemarin.Ngapain dia ngatarin Cantika sampai di depan kelas segala.?"Tanya Yongki pada Reevin,sedangkan yang di tanya sudah sejak tadi menatap ke arah kelas.Reevin menatap tajam ke arah lelaki itu.

__ADS_1


*Kenapa Cantika di antarnya sampai ke depan kelas.?Ada apa sebenarnya.?apa benar gue sudah keduluan.?*.Fikiran Reevin penuh dengan pertanyaan pertanyaan.


__ADS_2