
Di kediaman Candrawinata Cantika sedang melihat pesan yang tadi Reevin kirim.
"Apa maksudnya ini Ree."Gumam Cantika lirih.
"Apa kamu udah tahu kalau ini nomor aku.??atau kamu memang suka berkata kata manis untuk semua orang.?.Apa yang kemaren kamu ucapkan hanya sebuah gombalan semata Ree.??"Gumam Cantika lagi yang masih bingung dengan sikap Reevin.
Ting_
Bunyi pesan dari aplikasi hijau itu,buru buru Cantika membuka pesannya.
"Hah."Cantika kaget setelah membaca pesan itu.
*Sayang besok temui aku di taman dekat rumah kamu.*
Isi pesan dari Reevin.
"Jadi dia udah tahu kalau ini nomor aku."Cantika tersenyum sembari membalas pesan dari Reevin dan mengetik kata singkat yaitu
*Ya.*
*****
Malam sudah berganti pagi Reevin dan Yongki sudah bersiap siap untuk pergi.
"Anak anak ibu mau pada kemana.?"Tanya bu Indah yang melihat Reevin dan Yongki sudah berpakaian rapih.
"Yongki mau nganterin Ree beli buku bu."Yongki berbohong.
"Kamu gak beli juga."Bu Indah curiga.
"Ya beli juga sih bu."Jawab Yongki santai.
"Uangnya udah ada.?"Tanya bu Indah.
"Sudah bu."Jawab Reevin.
"Ayo sarapan dulu."Ajak bu Indah.
"Ya bu."Jawab Reevin sama Yongki kompak.
Reevin dan Yongki berjalan di belakang mengikuti langkah bu Indah menuju meja makan.Sampai di meja makan sudah ada bi Weni dan bi Peni di sana.
__ADS_1
"Pagi tuan muda."Sapa bi Weni dan bi Peni.Ya semenjak mereka tau bahwa Reevin adalah anak dari majikan mereka,mereka membiasakan diri memanggil Reevin dengan sebutan tuan muda,ya walaupun Reevin sering menolak di panggil seperti itu.
"Pagi juga bi."Jawab Reevin ramah.
"Ayo kita sarapan bi,ajak yang lainnya juga."Titah Reevin.
"Ya tuan muda."Semua asisten di rumah itu sudah terbiasa sarapan bersama dengan tuan mudanya. Reevin tak pernah memandang sebelah mata dan membeda bedakan mereka.
Setelah menghabiskan sarapannya Reevin dan Yongki segera pamit pergi keluar rumah.
"Eh..Ree loe kok masuk mobil gue.??"
"Loe mau ibu tau kalau kita bukan beli buku hari ini."
"Ya gak lah."
"Nah kalau gituh gue nebeng sampai pertigaan nanti gue naik taxi."
Tanpa bicara lagi Yongki segera melajukan mobilnya.Seperti permintaan Reevin tadi Yongki berhenti tepat di pertigaan.Sebelum keluar Reevin mengeluarkan dompetnya.
"Loe anggap gue taxi juga Ree..!!"Yongki mengira Reevin akan membayarnya.
"Maksud loe."
"Nih bawah kartu kredit gue siapa tau nanti loe butuh."Reevin memberikan kartu black card miliknya.
"Gak usah lah Ree."
"Bawah saja lah Yong,nanti loe membutuhkannya."
"Kalau ini kartu gue gesek,papa pasti tau kan Ree."
"Ya iyalah.Itu kartukan pemberiannya Yong."
"Nanti kalau papa ma.."
"Gak usah difikirin Yong,nanti juga kalau papa bertanya sama gue bukan sama loe kalau marah juga sama gue bukan sama loe.Setahu papa itu kartukan gue yang pegang.Buat jaga jaga Yong."
"Ya udah kalau loe maksa."Yongki mengambil kartu itu dan menyimpannya di dalam dompet miliknya.
"Gue duluan Ree.Loe hati hati."
__ADS_1
"Loe tuh yang harus hati hati."
Tak perlu menunggu lama dari kejauhan Reevin sudah melihat akan ada taxi yang lewat.Reevin segera memberhentikan taxi itu.
Setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit,Reevin sudah tiba di taman dekat rumah Cantika.
Sedangankan Cantika yang sejak tadi sudah bersiap dan berdandan cantik segera pamit pada bi hanum untuk pergi ke taman.
"Bi Cantika ke taman sebentar ya."
"Ya non.jangan lama lama ya..!!"
"Ya bi."
"Kalau nanti ada pran bilang Cantika lagi tidur."Bisik Cantika pada bi hanum.
"Ya.Eh tapi non..."
Cantika sudah berlalu pergi ke taman dengan senyum bahagia.
Sampai di taman Cantika melihat pujaan hatinya tengah duduk di bangku taman.
"Ree..."Teriak Cantika sembari berlari.
Mendengar teriakan Cantika Reevin berdiri dan menoleh.Ia melihat sang kekasih berlari mengampirinya dengan membawah sejuta rindu.Reevin replek merentangkan tangannya siap mendekap Cantika.Cantika mendarat sempurna di pelukan Reevin.
"Ree...hiks..hiks..Aku kangen banget sama kamu."
"Aku juga kangen sama kamu."
"Kenapa selama ini kamu ngejauhin aku.?Kenapa selama ini kamu gak coba hubungin aku.?Kenapa sikap kamu tiba tiba berubah.?Padahal baru sehari kamu bilang Cinta sama aku."Cinta mengeluarkan unek uneknya selama ini.
"Maafkan aku.Sini duduk aku jelaskan."Reevin meminta Cantika untuk duduk dibangku taman itu jadi posisi mereka duduk bersebelahan.
"Aku menjauhi kamu karena....
Terima kasih yang sudah mampir di ceritaku.aku mau nanya nih sama Kalian,mau di buatin grup chat gak.??
Jangan lupa LiKe komen dan vote serta Ratenya kak🤗🤗🤗.Maaf kalau masih banyak kata kata yang salah dan maaf juga kalau ceritanya acak acakan.SEKALI LAGI KASIH LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT NULISNYA.Salam manis dari aku.
#Novvita sari
__ADS_1