TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Penerimaan raport


__ADS_3

Reevin mengeluarkan Hpnya dari tas dan segera menelpon pak Iwan.


Reevin:"Halo pak."


Iwan:"Halo tuan muda,ada apa.?"


Reevin:"Pak ke sekolah sakarang."


Iwan:"Ya tapi ada apa tua..."Ucapan pak Iwan terputus karena telponnya sudah mati.


"Ada apa ya.?"Tanya pak Iwan lirih.


Pak Iwan segera melajukan mobilnya ke arah sekolah.Sampai di sekolah pak Iwan melihat banyak kendaraan yang terparkir.


"Untung masih ada tempat parkir."Pak Iwan keluar dari mobil dan segera masuk ke area lapangan sekolah.


"Nah itu dia tuan muda."Pak Iwan berjalan mendekati Reevin dan Yongki.


"Ada apa tuan muda.?"Tanya pak Iwan setelah sampai di dekat Reevin.


"Bapak harus ngambil raport Ree sama Yongki hari ini."


"Ya tuan muda."


Kini saatnya pak sumanto kepala sekolah mengumumkan siapa juara umum tahun ini.


"Juara umum kita tahun ini di raih oleh..."Pak sumanto sengaja menjeda suaranya karena ingin membuat murid muridnya tegang.


"Siapa ya juara umum kita tahun ini.?"Tanya murid A.


"Mungkin juara umum sebelumnya."Ucap murid B.


"Juara umum kita tahun ini di raih oleh Reevin Rendrawan.Kepada Reevin silahkan maju kedepan bersama walinya."Pintah pak Sumanto.


"Ayo pak,kita maju kedepan."Reevin menarik tangan pak Iwan.


Setelah pembagian raport pak Iwan segera pergi ke kantor dengan membawah senyum bahagia,dia bahagia putranya kali ini mendapatkan juara dua,itu artinya Yongki punya kemajuan.Sedangkan Reevin dan Yongki langsung pulang ke rumah.


Sampai di rumah.


"Assallamu'alikum bu.."Yongki memberi salam dengan semangat.


"Wa'alaikum salam."Bu Indah menjawab salam.


"Eh,kalian berdua.Ayo masuk ganti baju dulu setelah itu baru makan."Titah bu Indah.


"Ya bu."Reevin menyambut tangan bu Indah setelah Yongki.


"Bu,aku punya kabar gembira."Ucap Yongki.

__ADS_1


"Apa.?"Jawab bu Indah.


"Nih."Yongki memberikan bukusan hadiah bertuliskan juara dua.


"Ya ampun Yong,prestasinya Ree menurun,kok bisa.?"Bu Indah salah sangka.


Reevin Cekikian mendengar ucapan bu Indah.


"Ree kenapa prestasimu menurun.?Jangan jangan ini gara gara kamu sibuk pacaran."Tuduh bu Indah.


"Gak bu."


"Lantas,kenapa kamu hanya mendapat juara dua.?"Tanya bu Indah.


"Bu.,makanya jangan suka menerka nerka."Ucap Yongki.


"Maksud kamu apa.?"


"Itu bukusan hadiah punya Yongki,bukan punya Ree bu."


"Ah masa iya.?"


"Kalau ibu gak percaya ya udah."Yongki sedikit kesal.


"Benar bu,itu punya Yongki.Punya Ree masih di mobil."Reevin menjelaskan.


"Jadi anak ibu benaran dapat juara.?"Tanya bu Indah di angguki Reevin dan Yongki.


"Selamat ya untuk kalian berdua."Ucap bu Indah lagi setelah melepaskan pelukannya dari Yongki.


"Ya bu."Jawab Reevin dan Yongki berbarengan.


"Oh ya nak Ree,bukankah nyonya besar meminta nak Ree mengirimkan hasil raport kepadanya dan dia juga meminta kamu vidio callnya nanti sore."Bu Indah berucap.


"Ya bu,nanti Ree telpon mama."


"Ree ke kamar bu,oh ya bu suruh siapa aja membawah bungkusan hadiah dan raport Ree ke kamar."Pintah Reevin.


"Aku juga kekamar bu."


"Mana kunci mobil kamu yong.?"


"Buat apa bu.?"


"Buat belajar nyetir Yong.."


"Hah..??"


"Ya elah anak ibu.Apa kamu gak dengar apa yang di ucapkan sama Ree tadi.?"

__ADS_1


"Dengar bu."


"Apa..?"


"Ree minta di bawahkan bungkusan hadiah sama raportnya ke kamar."


"Lalu.??"


"Hehehehehe."Yongki baru menyadari maksud dari perkataan ibunya.


"Ini bu kunci mobil."Yongki menyerahkan kunci mobilnya dan segera berlalu menaiki tangga menuju kamar miliknya.


Selesai berganti pakaian Reevin mengeluarkan gawai miliknya.Dia membuka aplikasi yang berwarna hijau lalu memotret nilai raport miliknya yang sudah di antar oleh bi Weni tadi.Reevin segera mengirimkan hasilnya pada mama Vinoca.


"Ree..Ayo turun kita makan."Seperti biasa Yongki masuk tanpa mengetuk pintu.


"Ya Yong."


Reevin dan Yongki turun ke bawah menuju meja makan di sana sudah ada bu Indah dan pak Iwan serta asisten yang lainnya.


"Nak Ree mau lauk apa saja.?"Tanya bu Indah pada Reevin.


"Bu Ree mau tempe oreg,tumis kangkung sama sambal terasi."


Mendengar permintaan Reevin Peni dan Weni berbisik bisik.


"Benar benar luar biasa Wen,ini yang namanya sultan punya lidah serasa rakyaat jelata."Bisik Peni.


"Ya Pen,gue salut sama sifat tuan muda."


"Kamu nak mau lauk apa.?"Tanya bu Indah pada Yongki.


"Opor ayam,tempe sama kangkung bu."Pintah Yongki.


Setelah menghabiskan isi piringnya Reevin pergi ke taman belakang.


Baru beberapa detik duduk di bangku taman tiba tiba gawainya berdering.


"Tanpa pengenal.?Nomor siapa ya.??"Gumam Reevin lirih.


"Angkat gak ya.?Ah atau jangan jangan ini nomor yang suka nipu itu lagi."Reevin ragu untuk menerima panggilan dari nomir tak di kenal itu.


"Ya udah gue angkat saja,siapa tahu ada tang penting."


Reevin:"Halo..


Maaf ya para readers up nya lama soalnya author lagi sakit nih.Do'ain supaya cepat sembuh ya🙏🏻🙏🏻Jangan lupa LiKe komen dan vote serta Ratenya kak🤗🤗🤗.Maaf kalau masih banyak kata kata yang salah dan maaf juga kalau ceritanya acak acakan.SEKALI LAGI KASIH LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMAMGAT NULISNYA.Salam manis dari aku.


#Novvita sari

__ADS_1


#Bengkulu selatan



__ADS_2