
Sementara itu di kamar Reevin mama Vinoca terus membujuk Ree agar mau menggunakan seluruh fasilitas yang papanya berikan.
"Sayang kamu kan bisa pakai mobil kamu yang ada di garasi itu buat ke sekolah."Rayu mama Vinoca.
"Ma mama gak tahu sudah seberapa banyak kenangan yang Ree miliki bersama motor itu termasuk.."Ucapan Ree terputus.
"Termasuk apa Ree..?"Tanya mama Vinoca penasraan.
"Termasuk kengan Ree..Ets Tapi mama harus janji dulu gak bilang sama papa.!"Ucap Reevin.
"Ya sayang mama janji."Mama Vinoca berjanji.
"Ma,motor itu penuh dengan kenangan Ree bersama seseorang."Ucap Reevin menerawang jauh mengingat kenangan kenangannya bersama Cantika.
"Seseorang.?siapa dia sayang.?"Tanya mama Vinoca penasaran.
"Dia teman sekelas Ree ma."
"Teman apa teman."Mama Vinoca menyenggol tubuh putranya membuat tubuh ree sedikit bergoyang.
"Ya sebenarnya Ree sudah pacran sama dia."Jawab Reevin menggaruk tengguknya yang tidak gatal.
"Hah..anak mama udah pacaran nih.?"Mama Vinoca kaget.
"Gak usah kencang kencang ma nanti ke dengaran sama papa."Grutu Reevin.
"Sayang mama sama papa bukan melarang kamu buat pacaran sekarang tapi mama sama papa takut kamu tidak konsentrasi lagi dalam belajar jika sudah pacaran."Mama Vinoca mengusap puncak kepala putranya.
"Seperti apa sih gadis yang bisa buat anak mama jatuh cinta.?kalau Yongki mama sudah bisa lihat dari dia Smp sudah suka goda godain cewek,lah kalau kamu jangankan mengoda cewek punya teman cewek aja kamu gak mau.Mama harap papa kamu tidak tahu masalah ini sayang."Ucap mama Vinoca lagi sembari keluar dari kamar putranya.
****
Pagi menyapa hari ini Reevin berencana mencari motor kesayangannya sepulang sekolah nanti.
"Ma hari ini papa bakal ke kantor bersama Iwan."Pamit Papa Rendrawan pada istrinya.
"Ya pa.Mama hari ini juga mau ikut bi Indah ke pasar tradisional."Ucap mama Vinoca.
__ADS_1
"Jangan jajan sembarangan ma,ingat kesehatan,sekarang kamu tuh gak bisa bebas makan apa saja kayak dulu lagi."Papa Rendrawan mengingatkan.
"Pasti pa.Lapi pula mama bukan anak SD pa yang harus di ingatkan jangan jajan sembarangan."Ucap mama Vinoca cemberut.
"Hahahaha.Sudah lama banget papa gak lihat mama cemberut."Papa Rendrawan memeluk istrinya.
Sementara itu Reevin sama Yongki sudah berangkat ke sekolah.Reevin masih uring uringan karena motornya belum ketemu.Dia harus pulang pergi ke sekolah bareng Yongki.
Waktu cepat berlalu ulangan hari ini sudah selesai waktunya semua murid pulang termasuk Reevin dan Yongki.
"Ree kita harus cari motor loe kemana.?"Tanya Yongki di dalam mobil.
"Coba kita cek di kontrakan kita dulu."Reevin memberi usul.
"Ok."Yongki langsung tancap gas.Tak perlu menunggu lama mereka sudah sampai di depan kontrakan yang dulu mereka tinggali.
Di sana ada seorang pria paru baya sedang menyapu halaman depan.
"Maaf pak perna lihat motor ini di sekitar sini gak.?"Tanya Reevin sembari menunjukan gambar motornya yang ada di handphonenya.Ya sejak hari kemarin Reevin sudah mulai aktif menggunakan telepon genggam miliknya.
"Gak pernah lihat tuh den."Jawab bapak itu.
"Sudahlah Ree kita pulang aja sekarang.Gue udah capet banget nih."Ajak Yongki.
Dengan perasaan sedih Reevin mengikuti Ajakan Yongki untuk pulang ke rumah.
*Kemana sih papa sembunyiin motor gue.*Batin Reevin.
"Sini biar gue aja yang nyetir Yong."Reevin menadakan telapak tangannya meminta kunci mobil Yongki.
"Nih.Gue juga udah capek nyetir dari tadi."Yongki memberikan kunci mobilnya.
****
Sampai di depan rumah Reevin memarkirkan mobil Yongki di depan rumah dan keluar dari mobil sembari membanting pintu mobil.
Pak Iwan dan papa Rendrawan yang sedang mengobrol di teras depan rumah kaget melihat kelakuan Reevin.
__ADS_1
*Tuan muda kenapa tuh.?*Batin pak Iwan.
"Ree kam..."Ucapan papa Rendrawan terhenti karena pak Iwan sudah menepuk pundaknya bermaksud mengingatkan untuk tidak membentak Reevin.
"Yong Ree kenapa.?kemana aja kalian sehari ini.?"Tanya pak Iwan pada Yongki.
"Pulang dari sekolah tadi aku sama Ree cariin motor Ree tapi gak ketemu."Yongki berucap jujur.
"Papa gak ngerti Yong kenapa Ree begitu menyayangi motor butut itu.?dan kenapa juga sampai saat ini Ree gak mau menggunakan semua fasilitas yang papa berikan.Jika karena kesalah pahaman di saat dia masih kecil itu kan sudah selesai."Teriak papa Rendrawan emosi.
"Pa Ree bukan tidak mau menggunakan semua fasilitas yang papa berikan tapi Ree akan menggunakan semua fasilitas itu di saat yang tepat dan dia punya alasan tersendiri."Jawab Yongki coba menjelaskan.
"Alasan apa.?.Selama ini papa kira Ree mau hidup sederhana bersama kalian di kontrakan hanya karena kesalahpahaman waktu itu ternyata dia punya alasan yang lain."Tanya papa Rendrawan.
Mama Vinoca yang sedang mengobrol ringan di taman belakang bersama bi Indah kaget mendengar teriakan papa Rendrawan.Mereka berlari ke arah luar rumah.
"Pa sabar.Ada apa ini.?"Tanya mama Vinoca mengedarkan pandangannya ke arah pak Iwan dan Yongki.
"Kamu melakukan kesalahan apa Nak.?kenapa pak Rendrawan sampai teriak teriak.?"Bisik bi Indah pada putranya.
"Papa tanya sekali lagi Yong.Apa alasan Ree tidak mau menggunakan seluruh fasilitas yang papa berikan termasuk mobil.?"Tanya papa Rendrawan pelan.
Reevin yang sudah berganti pakaian segera turun ketika mendengar teriakan papanya.
"Biar Ree yang jelaskan pa,apa alasan Ree selama ini."Ucap Reevin yang sudah mendekat ke arah orang tuanya,pak Iwan,bu Indah dan Yongki.
"Silahkan jelaskan."Ucap papa Rendrawan.
"Kita jelaskan di dalam saja Ree.Ayo."Ajak mama Vinoca masuk menuju ruangan keluarga.
Mereka sudah duduk di ruangan keluarga.
"Ayo Ree jelaskan apa alasan kamu sampai sekarang belum mau memakai fasilitas yang kami sediakan.?sebenarnya mama juga penasaran."Mama Vinoca meminta Reevin menjelaskan.
"Ree tidak mau..
Baca terus karya receh ku ini ya kak.Jangan lupa LiKe komen dan vote serta Ratenya kak🤗🤗🤗.Maaf kalau masih banyak kata kata yang salah dan maaf juga kalau ceritanya acak acakan.SEKALI LAGI KASIH LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMAMGAT NULISNYA.Salam manis dari aku.
__ADS_1
#Novvita sari
#Bengkulu selatan