
"Loe tau gak Yong,gue juga punya ketakutan yang sama kayak loe.Kalau gue jujur sama Cantika siapa gue sebenarnya.Siapa yang bisa jamin kalau Cantika tidak akan berubah.Gue tidak tau Yong apa tanggapan Cantika nanti,bagaimana pun gue sekarang sudah bohongin dia."
"Ya gue berani jamin Ree kalau Cantika tidak akan berubah."
"Belum tentu Yong."
Ting_
Bunyi sebuah pesan masuk di telepon genggam milik Reevin.
"Siapa Ree..?"
"Ini Yong."Reevin menujukan layar gawainya pada Yongki.
"Papa.!!"Yongki kaget melihat nama kontak pengirim pesan.
"Ree papa pasti mau nanyain soal kartu keredit yang gue pakai."
"Tenang urusan itu gue yang atur Yong."
Sementara itu pak Iwan sedang duduk di taman belakang rumah sembari menempelkan gawainya pada telinga.
Iwan:"Halo tuan besar."
Rendrawan:"Pak,Reevin ke mana saja hari ini.?"
Iwan:"Setahu saya tuan muda sama Yongki tadi keluar rumah beli buku."
Rendrawan:"Yakin pak.?"
Iwan:"Ya tuan besar."
Rendrawan."Baiklah kalau begitu saya tutup teleponnya."
Iwan:"Ya tuan."
Begitulah percakapan antara pak Iwan dengan majikannya.
"Kenapa tuan besar bertanya seperti itu ya.?"Gumam lirih pak Iwan.
*****
Reevin membaca isi pesan dari papanya.
__ADS_1
*Ree nanti malam papa mau bicara sama kamu.*Isi pesan dari papa Rendrawan.
"Gue bilang juga apa Ree."Ucap Yongki.
"Gak usah secemas itu Yong."Reevin berucap santai.
"Lalu loe mau jawab pertanyaan papa nanti bagaimana Ree."Yongki kahwatir.
"Tenang,gue udah punya jawaban yang tepat kok."
"Sebaiknya loe jujur aja Ree.Biar loe gak kena getahnya.Ya walaupun gue sebenarnya takut kalau sampai papa tau."
"Nanti gue fikir fikir lagi."
Ting_
Sebuah pesan masuk lagi di telepon genggam milik Reevin.
"Siapa lagi Ree.?"Tanya Yongki penasaran.
Reevin tersenyum sembari membuka pesan itu.
"Ree kenapa loe senyum senyum."Tanya Yongki lagi melihat Reevin tersenyum.
"Kenapa Ree.?"Yongki menangkap lemparan Reevin.
"Gue mau teleponan sama pacar gue."Ucap Reevin bangga.
"Gini nih kalau orang udah pacaran."Ucap Yongki.
"Kayak loe gak aja."
"Gak lah.Gak sekarang😁😁."
"Gue bakal tetap di sini Ree mau dengar loe teleponan sama pacar."Yongki tak ingin beranjak dari kamar Reevin.
"He..!!barusan loe ngomong apaan.?Hanya gue yang boleh sebut dia pacar.Dia kan pacar gue."
"Tuan muda cemburu nih."Yongki berucap sembari berjalan cepat keluar dari kamar Reevin.
"Apa yang loe bilang Yong.!!"Teriak Reevin hendak mengejar Yongki tapi tiba tiba gawai miliknya berbunyi.
"Halo sayang."
__ADS_1
"Sayang..???"
"Sejak kapan kamu panggil papa pakai sayang segala."
"Papa."Ucap Reevin pelan menutupi malunya.
"Ree kira tadi.."Ucapan Reevin terpotong.
"Sih Cantik itu."
"Kok papa tau.??"
"Apa sih Ree yang papa gak tau tentang kamu."
"Bukannya papa bilang tadi ingin bicara nanti malam."
"Kamu lupa Ree papa sekarang lagi di mana.?"
"Oh iya, ya pa waktu di sana sama di sini kan beda."
"Di sini baru jam makan siang berarti di sana sudah hampir sore kan.?"
"Ya pa."
"Ree papa senang kamu udah mau pakai kartu kredit dari papa tapi harus banget pertama kamu menggunakannya di sebuah restoran."Sindir papa Rendrawan.
"Itu pa,tadi siang teman teman kelas minta ditraktir sama Ree."
"Kamu gak bohong Ree."
"Eh..enggak pa."
*Maaf pa Ree harus bohong."
"Ree kamu benar udah pacaran.??"
Hening_
Reevin ragu untuk menjawab pertanyaan papanya.
"Ree papa juga pernah muda,papa tau sekarang ini kamu sedang mengalami masa puber.Papa mau dengar jawab dari mulut kamu."
"Pa sebenarnya...
__ADS_1
Jangan lupa LiKe komen dan vote serta Ratenya kak🤗🤗🤗.Maaf kalau masih banyak kata kata yang salah dan maaf juga kalau ceritanya acak acakan.SEKALI LAGI KASIH LIKE,KOMEN DAN VOTE NYA YA KAK BIAR AKU TAMBAH SEMANGAT NULISNYA.Salam manis dari aku.