TUAN MUDA Miskin

TUAN MUDA Miskin
Tentang Cantika


__ADS_3

"Hey..apa yang kau fikirkan..?"tanya Reevin,Cantika kaget sambil menggosok hidung nya.


"Tidak ada."jawab Cantika singkat.


"Pasti loe bohong,ya udah kalau gak mau cerita gak apa apa tapi jangan sering ngelamun nanti kesambet loh."ucap Reevin.


"Ree sebenarnya gue iri sama kalian berdua bisa berteman seakrab itu,lah gue jangan kan punya teman akrab kayak kalian,teman di sekolah aja kagak punya."keluh Cantik.


"Jadi dari tadi loe ngelamun,karena lihat kita bercanda."tanya Yongki nimbrung pembicaraan Reevin dan Cantika.


"Hemm..iya.."jawab Cantika santai.


...*Jadi dia mempunyai sipat sedikit dingin dan juga cuek karena ini,menurut gue Cantika ini sebenarnnya punya jiwa yang hamble,tapi dia tidak di perboleh kan orang tuannya sebarangan bergaul bahkan mungkin dia di larang keras oleh orang tuanya berteman dengan kalangan bawah.*Reevin membatin....


Waktu terus berlalu kini bell telah berbunyi lagi pertanda semua murid harus masuk ke kelas nya masing masing.


"Ya..gagal dong ke kantin.."keluh Yongki.


"Ya ela..fikiran loe emang gak jauh jauh dari makan ya Yong.."ucap Reevin.


"Udah..,kita masuk ke kelas yuk Ree.."ajak Cantika.


"Gue gak di ajak ni Can.?"tanya Yongki.


"Lah..katanya loe mau ke kantin Yong.?"jawab Cantika.


"Yak ela can..kalau bell udah bunyi gimana gue mau ke kantin nya."ucap Yongki lagi.

__ADS_1


"Ya udah kalau gitu kita masuk ke kelas sekarang atau gak kita kena hukuman lagi,BDW Renti kemana ya.?"tanya Cantika.


"Dia udah pergi ketika bell istirahat berbunyi tadi,dia ke kantin menyusul teman teman nya."ucap Reevin,sambil berjalan ker arah kelas di ikuti Yongki dan Cantika.


Jam sudah menunjuk kan pukul 14:00 waktu nya murid murid untuk pulang,Reevin berjalan ke arah parkiran di ikuti oleh Yongki yang mengekor di belakang Reevin,sebelum menaiki motor, Reevin dan Yongki melihat ke satu tujuan yaitu meliaht Cantika yang masih berdiri di dekat gerbang sekolah,Reevin mengendarai motor kesayangan nya dan berhenti di depan Cantika.


"Kenapa masih berdiri di sini.?"tanya Reevin lembut.


"Sopir gue belum jemput."jawab Cantika.


"Gimana kalau gue anterin loe.?"tawar Reevin.


...*La gue gimana.?kalau Ree mau ngaterin Cantika pulang,tapi kasihan juga Cantika kalau belum pulang ntar dia kenapa kenapa lagi,ya udah gue ngalah.*batin Yongki....


Yongki turun dari motor Reevin dia mennyuruh Cantika pulang di antar sama Reevin.


"Silahkan naik tuan putri."canda Yongki sambil membukuk kan badan,melihat itu Reevin menatap tajam kearah Yongki,yang ditatap hanya cengengesan.Baru saja Cantika akan menduduk kan pantat nya ke jok motor Reevin tiba tiba ada seorang laki laki menghampiri mereka.


"Gue pulang bareng teman gue aja."jawab Cantika ketus,mendengar ucapan Cantika si pria itu langsung melihat Reevin dari atas sampai ke bawah.


"Hahaha..kamu bercanda tika..?bahakan sedari kecil kamu belum pernah yang namanya naik motor.La ini kamu mau pulang bareng dia naik motor butut ini..?"tanya cowok itu menunjuk motor sambil menghina Reevin.Dia tidak tau saja kalau yang dia hina itu jauh lebih kaya darinya.Pak iwan yang di telpon Yongki untuk menjemput Yongki di sekolah di suguhkan dengan drama seseorang menghina tuan muda nya,pak iwan tidak terima,dia berjalan ke arah pria yang menghina Reevin.


"Jaga omongan anda tuan atau anda akan menyesal nanti nya.Jangan menghina tuan muda kami."Ucap pak iwan berbau ancaman,mendengar itu cowok itu tertawa terbahak bahak.


"Hahhaha..ini tuan muda.?penampilan kayak gini di bilang tua muda,pakai motor butut ini,Ini tuan muda mu.?apa bapak belum sarapan hari ini sehingga otak bapak tidak berkerja dengan baik.?lihat la dimana penampilannya yang menunjukan dia seorang tuan muda.?atau mungkin dia tuan muda miskin.?"Dia senggaja menekankan kata kata ledekan terakhir nya.


Mendengar itu pak iwan tambah emosi ingin rasanya ia mengatakan pada semua orang bahwa Reevin adalah anak dari orang terkaya di dunia ini,tapi apa lah daya dia tidak bisa,karena Reevin ingin hidup seperti orang biasa,dan ingin mencari orang yang tulus untuk bisa menjadi pendamping nya kelak.

__ADS_1


"Pak sabar jangan keseringan emosi."ucap Reevin.


"Iya pak yang bilangin sama Ree benar,Bapak sih menghayal melulu jadi nya gini."ucap yongki tidak mau cowok itu mengetahui siapa sebenarnya Reevin,dia berjalan kearah pria itu.


"Ma'af ya tuan,bapak saya memang sering ngelantur kalau ngomong."ucap Yongki lagi.


"Dengar itu tika,kalau dia itu bukan siapa siapa,masuk ke mobil aku yang antar kamu pulang."ucap pria itu.


"Tapi aku gue mau pulang sama Ree,gue gak mau pulang bareng loe."Teriak Cantika hampir menangis,Cantika tidak mau kejadian itu terulang lagi.


... Flasback on...


Cantika baru saja keluar dari kelas telpon genggam nya tiba tiba bergetar,buru buru Cantika mengangkat nya.


"Halo pi..?"tanya Cantika menyapa papi Candrawinata.


"Hari ini kamu pulang di jemput sama seseorang ya sayang,nanti dia akan menunggu mu di depan gerbang sekolah."ucap papi Candrawinata.


"Tapi pi,aku kan gak kenal dia siapa."keluh Cantika.


"Maka nya kenalan dulu,papi sengaja nyuruh dia jemput kamu hari ini supaya kalian bisa saling mengenal."ucap papi Candrawinata lagi.


Dengan berat hati Cantika harus menuruti perkataan papi nya.Cantika berjalan ke arah gerbang sekolah,dia sudah melihat seorang pria asing bagi nya.Cantika berjalan dengan gontai menghampiri pria itu.


"Cantikan kan.?"tanya pria itu sambil melihat potoh Cnatika yang dikirim papi Candrawinata tadi,Cantika menangguk.


"Loe yang di suruh papi menjemput gue.?"tanya Cantika.

__ADS_1


"Iya..silakan masuk."ucap pria itu sambil membuka kan pintu mobil di sebelah kursi kemudi.Cantika langsung duduk dan memasang sabuk pengaman.


Selama perjalanan Cantika hanya diam tanpa dia sadari kini mereka bukan di jalan menuju Rumah nya tetapi..


__ADS_2