
Kemuning berdiri di balik pintu yang terbuka sedikit. Dia agak shock mendengar obrolan Daniel dengan seseorang di telpon. Dia tidak tahu siapa yang menelpon kembarannya itu.
"Aku sudah bilang, kamu ngeyel, Zico itu amnesia, semenjak sadar dia tidak ingat dengan Dania." ucap Daniel.
Dania tidak tau apa yang terjadi selama ini. Dia merasa telah di bohongin oleh keluarganya sendiri.
"Jadi ini alasannya Alfi tidak pernah video call lagi dengan aku di rumah sakit, alasannya sibuk terus." bathin Dania.
Dunianya runtuh seketika. Dia tidak tau apa yang terjadi di masa depan.
"Kenapa hidup aku selalu begini ya Allah, apa salahku di masa lalu sehingga kamu beri aku hukuman seperti ini." bathinnya lagi.
Air mata Dania menetes dengan deras. Dia merasa hancur sehancurnya saat ini.
Dania tidak bisa lagi menahan semua sesak yang terasa di dadanya. Dia membanting pintu ruangan Daniel dengan keras.
DAMMMM
Daniel cukup kaget mendengar suara pintu dengan keras. Dan yang maikin membuatnya kaget adalah ketika melihat sosok Dania sedang menangis di pintu.
"Dania dengar dulu penjelasan aku, kamu tenang dulu ya." Daniel bergegas mendekati kembarannya. Daniel juga memegang bahu Dania agar bisa menenangkan wanita itu.
"Kenapa kalian tega membohongi aku?" tanya Dania dengan suara lemas.
"Kamu tenang dulu, kami melakukan agar kamu tetap tenang, agar kandungan kamu tidak bermasalah."
__ADS_1
"Aku biasa begini, jika dia tidak menginginkan aku, aku kuat menghadapinya, kalian lupa kalau kamu hamil Jema juga sendirian." Dania mencoba menguatkan dirinya sendiri.
"Tapi bukan itu yang terjadi, Zico hanya amnesia, dia sementara tidak bisa mengingat kamu."
"aku harus menemui dia."
"Tapi kamu belum boleh pergi jauh."
"Aku akan pergi atau aku akan mati karena penasaran apa yang terjadi di sana." Dania memaksa dirinya.
"Baiklah, tapi kamu akan pergi dengan catatan membawa dokter kandungan kamu, lalu harus dengan jet pribadi keluarga dan aku akan ikut."
Dania tidak menjawab lagi. Baginya dia harus bertemu dengan Zico. Dia harus tau apa yang terjadi dengan lelaki itu sebenarnya.
Semua keluarga sudah tau bahwa Dania sudah tau apa yang terjadi. Saat ini keluarga hanya bisa mendoakan agar wanita itu kuat.
...****************...
Deyon masih tidak percaya dengan apa yang dia liat kemaren. Dia sudah bertekad akan mencari tau apa yang sedang terjadi.
Istri Deyon mendukung penuh apa yang di lakukan oleh suaminya. Dia sudah mendengar semua cerita Deyon tentang percintaan sepupunya itu.
Bagaimana dengan Zico, lelaki itu tentunya telah siuman sejak kemaren. Lelaki itu masih dalam perawatan.
Sedangkan Alfi semakin pusing karena dia sudah mendapatkan kabar bahwa Dania akan menyusulnya. Dia tidak tau apa yang akan terjadi di masa depan.
__ADS_1
Di mata Zico saat ini wanita yang di cintainya adalah dr. Kinan.
Alfi mendesah pelan seketika. Dia menyadari bahwa ini salah dirinya. Dia yang memaksa agar abangnya berobat ke Jerman. Dan saat mengetahui bahwa dokter yang akan menanganinya adalah mantan pertama Zico, dia tidak menolak sama sekali. Baginya saat itu adalah kesembuhan abangnya.
"Mikirin apa kamu?"
Alfi kaget ketika Zico bertanya sambil melemparkan bantal ke sisinya.
"Dari tadi melamun aja."
"Gimana nggak melamun, aku pengen mengurus perusahaan di Indo, kamunya masih belum siap pulang." omel Alfi mencari jawaban.
"Aku sudah sering bilang, kamu aja pulang sana duluan, aku masih ingin di sini, aku tidak akan meninggalkan Kinan di sini."
"Tapi kamu juga punya kerjaan di sana, bagaimana dengan restoran kamu?"
"Aku bisa bangun di sini, bagi aku Kinan jauh lebih penting dari semua itu."
"Kok prinsip dia jadi terbalik saat ini?" bathin Alfi.
Penerbangan Dania ke Jerman berjalan dengan lancar. Karena perjalanan memakan waktu yang lama membuat Dania pucat.
Sesampai di Jerman Dania harus dirawat insentif. Daniel tau ini beresiko banget terhadap kehamilan Dania. Namun mereka juga tidak punya pilihan karena wanita itu seperti makan buah simalakama.
Sesampai di sana Dania harus menahan diri untuk bertemu Zico. Dia harus menguatkan fisiknya terlebih dahulu.Dia tidak ingin kehilangan anak dan suaminya bersamaan.
__ADS_1
"Aku akan berusaha agar kamu ingat aku, tapi jika takdir kita sampai di sini, maka aku ikhlas Melepaskan kamu, mungkin aku tidak beruntung Khalifah dalam hal percintaan." bathin Dania.