Wajah Dalam Lukisan

Wajah Dalam Lukisan
Episode 13 Kebengisan Haryo Dan Kutukannya


__ADS_3

...Ada beberapa adegan sadis, mohon bijak membaca...


Menjelang dini hari terdengar suara tangisan bayi putra pertama dari Raja dan Ratu kerajaan Margosari, membuat istana Margosari menjadi ramai karena semua ikut berbahagia karena telah lahir putra mahkota yang terlahir sangat tampan dan di beri nama Pangeran Herjuno Wijaya.


"Diajeng anak kita ganteng banget yah, terimakasih yah sudah melahirkan seorang putra yang sangat tampan" ucap Arya sambil mencium istrinya dengan lembut


"Juno sangat tampan kaya kangmas ya" ucap Gayatri sambil mengusap lembut rahang Arya


Haryo melihat dari celah pintu sambil meremas tangannya sampai kuku jarinya memutih


"Harusnya itu bayiku....seharusnya itu istriku" ucap Haryo penuh kemarahan, lalu membangunkan Dierja untuk berangkat pulang


"Sinuwun kanjeng putri Saras kenapa ditinggal?"


"Biarkan diajeng istirahat disini, dan jangan sampai dia melihat pembantaian yang aku lakukan"


"Pem....pembantaian apa Gusti?" tanya Dierja tetapi tidak dijawab oleh Haryo


.


.


.


.


.


Setelah menempuh waktu yang cukup lama akhirnya Haryo dan Dierja sampai di istana, dan ke empat selir utama dan para selir tidak ada yang menyambut, bahkan saat didalam tampak para selir sedang berpesta dan berjudi dimana banyak pemuda-pemuda tampan berada di dalam istana sebagai taruhan


Hal tersebut membuat Haryo marah besar dan membunuh para selir dan para pemuda yang berada di situ, menyisakan empat selir utama yang sudah menunduk ketakutan karena melihat banyak mayat selir yang berpesta dibantai oleh Haryo dengan sadis.


"Kalian tahu apa salah kalian!!!" ucap Haryo dengan nada yang lembut tetapi memancarkan aura intimidasi yang kuat

__ADS_1


"Kangmas hamba tidak bersalah mereka memaksa hamba yang sedang hamil 2bulan ini untuk ikut bermain dengan mereka" rajuk selir Wulan


"Hahaha hamil katamuuu??!!!Anak siapa ituuu!!!" ucap Haryo masih dengan nada tenang


"Jelas anak kang mas, apa kang mas lupa 2bulan yang lalu kang mas meniduri hamba" ucap selir Wulan dengan percaya diri


"Hahaha dasar wanita menjijikkan....sejak adikku menikah aku sudah tidak pernah menyentuhmu bahkan 2bulan yang aku hanya tidur dikasurmu karena aku terlalu mabuk"ucap Haryo ketus lalu segera menikam tubuh Wulan berkali-kali


"Ini akibatnya jika bermain-main denganku" ancam Haryo lalu melempar tubuh selirnya lalu mendatangi ke tiga selirnya yang tersisa yang sudah gemetar ketakutan melihat penampilan Haryo yang sangat mengerikan


"Masih belum mengaku juga?"


"Maafkan kami kang mas sudah berpesta tidak benar saat kang mas tidak ada, maafkan kami"ucap selir pertama Nawangsari


Sambil tersenyum miring, "apakah hanya itu?" tanya Haryo dengan nada intimidasi


"Kami sering menjahati diajeng Saraswati kang mas, maafkan kami kang mas" selir ketiga Mayang


Ketiga selir saling bertatapan bingung dan semakin ketakutan


"Baik aku ingatkan, tentang Gayatri....sudah tahu kesalahan kalian?!!"


"Diajeng Gayatri kenapa kang mas?kami tidak pernah menjahatinya karena bukankah langsung menikah dengan Dimas Arya?" tanya selir kedua Ganeswari yang memang terkenal paling bodoh diantara para selir.


"Hanya itu???bukankah kalian bersekongkol supaya Gayatri tidak menjadi istriku?!!"


"Sebenarnya itu ide dari Wulan kang mas, terlebih Gayatri sendiri ketakutan menjadi istri kangmas, jadi mbak yu Mayang mengusulkan untuk diberikan ke Dimas Arya" ucap Ganeswari polos


Haryo segera melemparkan kerisnya ke arah dada Mayang sehingga langsung membuat Nawangsari dan Ganeswari menjerit ketakutan.


"Nawangsari dan Ganeswari katakan padaku apa yang menyebabkan aku harus mengampuni kalian?"


"Saya memang salah kangmas, saya terlalu pengecut dan tidak berani melawan para selir lainnya" ucap Ganeswari sambil menangis tersedu.

__ADS_1


Haryo memang tahu, Ganeswari adalah selir yang terbodoh dan sering dikendalikan selir lainnya, meski begitu dia selalu jujur terhadap Haryo


"Dierja....bawa Ganeswari keluar dari istana ini lucuti semua perhiasan dan gelarnya kembalikan ke negaranya" perintah Haryo


Ganeswari menangis histeris ketika diseret Dierja meninggalkan Nawangsari yang menatapnya nanar.


"Apakah kamu hanya diam saja?"


"Kangmas tahu saya memang bersalah, tetapi kangmas harus tahu bahwa aku dari pertama selalu mencintai kangmas, mungkin itu salahku karena terlalu mencintai kangmas meskipun terlalu sering kangmas sakiti"


"Bukan salah kami jika kami tidak bisa hamil, tetapi itu salah kangmas, kangmaslah yang hamil!!!!...dan mas harus ingat bahwa takdir Gayatri adalah bersama dengan Dimas pangeran Arya, jadi urungkan niatmu untuk mengambil Gayatri untuk menjadi istrimu!!"


"DIAAAAM....." bentak Haryo sambil menampar Nawangsari.


"Kangmas harus ingat ini meskipun Gayatri kangmas rebut dari suaminya, tetapi kangmas tidak akan bisa menyentuh Gayatri sedikitpun" ucap Nawangsari sambil menatap Haryo dengan tatapan terluka, membuat Haryo menusuk Nawangsari berkali-kali dengan berteriak supaya diam


Dengan sisa tenaga yang ada Nawangsari merapalkan ajian dari keluarganya yang ternyata terkenal sakti


"Dengarkan ucapanku terakhir ini Kang mas...aku kutuk Kangmas bahwa sampai ribuan maupun jutaan reinkarnasi putri Gayatri dan pangeran Arya akan selalu berjodoh dan Kang mas tidak akan bisa merusak hubungan mereka!!!dan kehancuran kangmas akan selalu mengikuti kang mas"


Setelah mengucap itu jatuhlah tubuh Nawangsari dengan muka tersenyum lebar sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.


"Sinuwun bagaimana ini, keluarga putri Nawangsari sangat terkenal akan kesaktiannya. bagaimana jika kutukannya benar-benar terjadi?" ucap Dierja panik.


"Hahaha itu hanya tahayul, sekarang kamu bersihkan istanaku ini lalu bersiap menjemput Diajeng Saraswati dan Gayatri dan persiapkan pengangkatan permaisuri kerajaan kita" ucap Haryo lalu beranjak meninggalkan Haryo untuk membersihkan diri.


Tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar berkali-kali membuat Dierja dan para pengawal istana bergidik ngeri saat mulai mengangkuti jenazah untuk di sholat kan dan dimakamkan.


...***...


...TBC...


...Benarkah kutukan putri Nawangsari benar-benar terjadi??? di tunggu di next episode ya🙏😁...

__ADS_1


__ADS_2