Wajah Dalam Lukisan

Wajah Dalam Lukisan
Episode 14 Ramalan Masa Depan Pangeran Kecil


__ADS_3

Pagi harinya tampak kebahagiaan Gayatri dan Arya yang tidur sambil memeluk buah hatinya.



Ketika terbangun Arya melihat putrane sudah terbangun dan menatapnya dengan ekspresi menggemaskan, membuat Arya menciumi pangeran kecilnya dengan penuh sayang.


Pergerakan itu membuat Gayatri terbangun dan menatap dua jagoannya dengan tersenyum


"Diajeng sudah bangun??maaf ya kangmas banyak gerak ya?...hihihi habis pangeran kita gemesin bangun-bangun gak nangis malah menatap ayahnya dengan mukanya yang lucu ini"


"Ndak apa kangmas....pangeran gantengnya ibu haus ya sayang?"


"Sini diajeng, kangmas angkatin pangerannya ayah" ucap Arya lalu mengangkat pangeran Juno lalu menempatkan Juno dalam dekapan Gayatri lalu segera langsung meminum asi dari ibunya dengan kuat.


"Emang sudah keluar ya diajeng?"


"Iya kangmas Alhamdulillah ini sudah langsung deras, jadi Juno tidak kehausan" ucap Gayatri sambil membelai kepala putranya dengan penuh kasih.


Melihat putranya yang menyusu dengan kuat membuat Arya cemberut


"Yaah sekarang kang mas harus berbagi ama Juno dong, mainan kesayangan kang mas" rajuk Arya membuat Gayatri ketawa


"Kang mas masak cemburu ama anak sendiri loo" ucap Gayatri sambil mengecup bibir suaminya yang merucut


"Diajeng jangan mancing-mancing kang mas ya...inikan kang mas masih harus puasa dulu sampai 3bulan toh" omel-omel Arya membuat Gayatri tertawa gemas


"MasyaAllah kang mas, kita lupa sama kang mas sinuwun dan mbakyu Saras....pagi ini suruhan mbok Sur masak yang enak buat sarapan kang mas sinuwun, dan minta maafkan Atri yang tidak bisa menemani" ucap Gayatri

__ADS_1


"Woooo iya diajeng...yaa ampuun sampe lupa kita ada tamu" ujar Arya sambil meringis lalu segera terburu-buru keluar dari kamar mencari Karyo punggawa bawahan kepercayaan Arya lalu memberikan perintah.


"Sinuwun...Gusti Sinuwun Haryo pagi ini tadi pergi bersama Dierja dengan terburu-buru" lapor Karyo


"Looo...kok gak pamitan sama aku ya Yo? gak pernah dech kangmas begitu...apa terjadi sesuatu dengan kerajaan sampai kangmas terburu-buru?" tanya Arya heran


"Dimasss ....apa melihat kangmas sinuwun?" tanya putri Saras.


"Looo Mbakyu tidak ikut kang mas pulang?"tanya Arya bingung


"Iya, kang mas mu tidak mbangunin aku" ujar Saras


"Ada masalah apa to mbakyu, kok kang mas sampai pulang tergesa tanpa pamit dimas"


"Aku gak begitu paham dimas, katanya mau bikin perhitungan, tapi dengan siapa mbakyu tidak tahu dimas" ujar Saras


"Diajeng Atri gimana dimas?masih istirahat yah?"


"Baru menyusui Juno mbakyu"


"Waaah boleh mbakyu lihat Juno ke kamar?"


"Monggo mbakyu....."


Lalu mereka masuk ke kamar dan tampak Juno tidur sambil di tepuk-tepuk Gayatri yang juga dalam posisi tiduran.


Melihat kedatangan Saras membuat Gayatri terduduk dan memberi hormat kepada Saras

__ADS_1


"Tidurlah kembali Tri...mbakyu cuman ingin melihat Juno dan memberi selamat buat kalian" ucap Saras lalu Saras mengucapkan doa kepada keluarga Arya, dan tiba-tiba Saras mendapatkan penampakan kejadian yang mengerikan tentang keluarga Arya.


Putri Saraswati adalah putri raja Penumping yang memang terkenal memiliki kepandaian melihat masa depan, dan bakat itu menurun ke putri bungsu kesayangannya yaitu putri Saraswati.


"Dimas....apapun yang terjadi lindungilah istrimu, untuk putramu aku akan melindungi dengan nyawaku jadi jangan khawatir putramu kelak menjadi raja terbesar di kerajaan tanah Jawa ini meski bukan menjadi raja di kerajaanmu ini" ucap Saras yang membuat Arya dan Gayatri bingung mendengar ucapan Saras tersebut.


Setelah melihat Juno, Saras segera menemui dayang kesayangannya yang selalu mengikuti nya dari kerajaan Penumping


"Surti segera carikan bayi laki-laki yang barusan lahir, ambil bayi itu jika ada kesempatan segera tukarkan dengan bayi pangeran Arya sebelum kangmas sinuwun sampe kesini" perintah Saras


"Gusti putri tidak bercanda bukan?apa yang Gusti lihat sampai Gusti nekat berbuat seperti ini?" tanya Surti


"Tidak...hanya ini satu-satunya caraku menyelamatkan keponakanku dari kejahatan suamiku nanti"


"Gusti bagaimana jika Gusti sinuwun tahu?nyawa Gusti putri sebagai taruhannya"


"Jika nyawaku bisa berguna untuk keponakanku, aku tidak menyesal Sur...setelah kamu ambil, suruh Madya bawa ke Mbakyu Ajeng di kerajaan Solo, pasti kangmas prabu mampu melindungi Juno, hanya beliaulah yang mempunyai kesaktian diatas kang mas Haryo" ujar Saras dengan muka sedih dan berusaha menahan air mata.


"Segera lakukan Sur...hanya kamu yang bisa aku percaya"


"Sendiko dawuh Gusti (akan saya laksanakan Gusti)"ujar Surti lalu segera pergi meninggalkan Saras yang diam-diam meneteskan air matanya.


...***...


...TBC...


...Bisakah Saras melindungi pangeran Juno???...

__ADS_1


...Yuuks kita tunggu di next episode😁😁...


__ADS_2