Wanita Gila Tuan Ale

Wanita Gila Tuan Ale
Musuh dalam selimut


__ADS_3

Di markas sang mafia, ada peristiwa yang tidak terduga yaitu, Juna, bisa kabur dengan sangat mulus sehingga membuatnya bebas dengan sempurna.


Di dalam tubuh The Devil, ternyata ada musuh di dalam selimut yang tidak diketahui oleh Ale.


Dia adalah anak buah dari Romer yang menyusup untuk mencari tahu mengenai Enza.


Ya, memang benar jika Romer belum menyerah, sehingga melibatkan anak buahnya untuk masuk ke dalam pertahanan The Devil.


Kini Juna bersama dengan mobil yang akan membawanya menuju ke markas Romer.


"Aku sama sekali tidak mengetahui apapun mengenai dirimu, selebihnya kau adalah orang yang tidak berguna bagiku tetapi untuk pengabdianku kepada bos, sangatlah sulit jika tidak melaksanakannya dengan segera."


"Apa yang kau katakan sebenarnya, katakan saja bahwa kau ingin membantuku dan meminta imbalan."


"Tidak ada hal seperti itu, aku hanya berpikir bahwa bos romer sangat ingin mengetahui informasi mengenai mantan kekasihmu bernama Reganza, atau sering disebut Enza."


"Darimana dia mengenal mantan kekasihku?"


"Aku tidak tahu tentang semua itu dan kau harus mengikuti apa yang aku katakan dan Aku perintahkan kepadamu, jangan sekali-sekali untuk menolak dan kabur!"


Juna berada di dalam masalah besar karena selama ini dia memiliki watak yang sangat keras dan tidak memikirkan satu sama lain terutama mantan kekasihnya dulu.


Juna sangat jahat bahkan memberikan cintanya kepada orang lain ketika Enza berada dalam keterpurukan.


Tidak salah jika Enza hancur ketika sang mantan kekasih memilih bersama dengan Arita.

__ADS_1


"Tuan, aku sudah tidak mau berurusan dengannya lagi karena terlalu banyak perkara yang harus aku lalui. Berikan aku kebebasan."


Sang pria sangat malas untuk membahas mantan kekasihnya, dia hanya meminta kebebasan, tetapi tidak diperbolehkan oleh anak buah Romer.


Juna tidak kehilangan akal karena dia ingin kabur, tapi pintu dan jendela mobil terlalu kuat untuk dibuka.


Sehingga tak bisa melakukan apapun selain bersabar.


"Hahaha ... bagaimana bisa kau akan kabur secepat itu? aku harus memberimu pelajaran!"


Anak buah Romer terlihat sangat senang ketika membuat Juna begitu ketakutan.


Sang pria, membuat mobil itu berjalan sangat cepat.


Sehingga membuat Juna hampir pingsan.


"Aku tidak akan melakukan apapun yang kau katakan karena tugas dari bos Romer amat lah penting bagiku!"


Juna memang selalu menyakiti hati mantan kekasihnya tetapi, saat mengalami hal seperti ini stok saja pingsan dan tidak berdaya.


"Dasar cemen, baru juga muter-muter sebentar sudah pusing."


.


.

__ADS_1


.


Markas The Black Wolf ...


Anak buah Romer telah berada di depan markas, dia segera turun di depan markas dan membawa si Juna masuk ke dalam ruang peradilan.


Juna dibawa oleh anak buah itu dengan cara meletakkan tubuh Juna, di atas pundak sebelah kanan sang anak buah.


Romer yang sudah menunggu di depan markas langsung mengatakan hal yang mengejutkan.


"Jika dia hanya pura-pura pingsan, aku akan memastikan bahwa dia akan pingsan untuk selamanya!"


Setelah selesai mengatakan itu, Romer masuk ke dalam markas dan berjalan menuju ruang peradilan.


Tiba-tiba saja Juna membuka mata dan meminta maaf kepada anak buah serta bos Romer, dia berusaha keras untuk mendapatkan pengampunan tetapi tidak semudah itu.


.


.


.


Ruang peradilan ...


"Tuan! tolong lepaskan aku!"

__ADS_1


Di ruang peradilan terasa sangat menyeramkan karena ruangan begitu marah dan menyeramkan.


*****


__ADS_2