Wanita Kelima Raja Iblis

Wanita Kelima Raja Iblis
Eps 8. Segel Kekuatan


__ADS_3

Zeena memandangi kalung indah pemberian dari keempat raja iblis nya yang saat ini sudah melingkar di lehernya itu.


Kalung itu benar-benar indah dengan warna hitam dan merah yang mendominasinya, di kalung itu juga terdapat sebuah liontin berbentuk bulan dan matahari.


Sesekali liontin yang terbuat dari permata itu mengeluarkan kilauan cahaya, membuat Zeena semakin takjub melihatnya.


"Menyegel kekuatanku? Maksudnya apa Hans?" tanya Zeena dengan suara yang lirih dan masih tak henti-hentinya memandangi kalung tersebut.


Hans terdiam sejenak untuk berpikir bagaimana caranya agar penjelasan yang akan dia berikan bisa lebih mudah dimengerti oleh Zeena, bagaimanapun dia harus menggunakan bahasa yang sesederhana mungkin.


"Kekuatanmu lebih besar dari kekuatan kami keempat raja iblis Zeena, kekuatan yang dimiliki oleh seorang Wanita Bintang Pijar itu adalah gabungan dari kekuatan para raja iblis yang menjalin kontrak dengannya, ditambah dengan kekuatannya sendiri. Itu berarti kekuatan mu saat ini mungkin saja setara dengan kekuatan kelima raja iblis jika digabungkan," jelas Hans dengan kata-katanya yang paling sederhana.


"Apa?! Sebesar itu kah kekuatan yang kumiliki?" seru Zeena dengan nada yang kaget, dirinya yang sedari tadi memandangi kalung barunya pun langsung melihat Hans dengan serius.


Hans menjawab pertanyaan itu dengan anggukan pelan kepalanya, "Kalung ini akan menyegel 95 persen kekuatan yang kamu miliki, kamu bisa membuka segel itu sedikit demi sedikit saat kamu sudah bisa menguasai kekuatanmu," lanjut Hans kembali menjelaskan.


Mendengar penjelasan Hans itu, Zeena mengangguk-anggukkan kepalanya tanda dia mengerti.


"Baiklah kalau begitu! Ayo Hans ajarkan aku bagaimana cara mengendalikan kekuatan ini, agar aku bisa menggunakan 100 persen kekuatanku!!" seru Zeena dengan sangat bersemangat, sementara Hans yang mendengarnya malah tertawa, "ada apa?"


"Zeena, kamu tidak boleh mengeluarkan seluruh kekuatanmu, karena itu dapat menghancurkan mu, dunia ini, maupun duniamu, karena kekuatan yang sangat besar dapat menghancurkan apapun," jawab Hans.

__ADS_1


"Jika kamu sudah bisa mengendalikan kekuatan yang kamu miliki itu, maka mengeluarkan 25 persen dari kekuatanmu yang sangat besar itu sudah lebih dari cukup, hanya dengan mengeluarkan 25 persen kekuatanmu kamu sudah akan lebih kuat dariku," lanjut Hans.


Mendengar perkataan Hans barusan membuat Zeena menjadi tidak bersemangat, wajahnya yang awalnya terlihat ceria seketika saja berubah menjadi murung, "25 persen? Sungguh tidak menyenangkan!" gumam Zeena dalam hatinya.


Melihat perubahan dari wajah Zeena itu membuat Hans menjadi bingung, apa yang dia katakan itu benar dan harus dipatuhi, namun jika Zeena kehilangan rasa semangatnya, bagaimana dia bisa mengajari Zeena?


Sejenak suasana antara Zeena dan Hans pun menjadi sunyi, keduanya tidak mengeluarkan suara sama sekali. Namun tiba-tiba ada satu raja iblis lagi yang ikut bergabung diantara mereka berdua, dan membuat kesunyian itu menghilang.


Dia adalah Belzuse, Belzuse yang datang secara tiba-tiba langsung mengangetkan Zeena juga Hans yang terdiam.


"Apa yang kau lakukan disini?! Dan kenapa kau masuk ke kerajaan ku dengan cara teleportasi hah?! Seharusnya kau masuk melalui gerbang dan melewati para prajurit ku terlebih dahulu!!" marah Hans dengan suara yang cukup berteriak.


"Aku datang kesini karena tahu kau membawa Zeena ke kerajaan mu untuk mengajarinya sihir. Dan kau mikir aku mau membuang waktuku untuk berurusan dengan para prajurit mu itu terlebih dahulu?!" balas Belzuse menjawab semua pertanyaan Hans dengan suara yang berteriak juga.


Hans pun menceritakan alasan mengapa mereka diam-diaman tadi, setelah mendengar penjelasan dari Hans, Belzuse pun mengerti mengapa Zeena menjadi murung.


Mereka semua tau kalau Zeena adalah wanita yang begitu unik dan suka hal-hal yang menantang, jadi wajar jika dia tidak ingin hanya 25 persen kekuatannya saja yang bisa digunakan, lalu untuk apa 75 persen sisanya bukan?


Oleh karena itu Belzuse mengatakan kepada Zeena bahwa dia boleh menggunakan 100 persen kekuatannya dengan 2 syarat.


Syarat pertama, Zeena benar-benar harus sudah bisa mengendalikan kekuatan dan juga energi mana yang ada di dalam tubuhnya.

__ADS_1


Syarat yang kedua, Zeena harus melepaskan segel kekuatannya itu sedikit demi sedikit, seperti melepaskan 25 persen terlebih dahulu, lalu 10 persen dan seterusnya.


Jadi jika bisa mengalahkan musuh tanpa perlu menggunakan 100 persen kekuatannya, maka Zeena tidak perlu melepas seluruh segel kekuatannya itu, cukup mengeluarkan kekuatan dengan jumlah yang sesuai untuk mengalahkan musuh yang dihadapi.


"Baiklah aku mengerti!" seru Zeena setelah mendengarkan setiap kalimat demi kalimat dari Belzuse.


Setelah Zeena sudah merasa senang kembali, Hans dan Belzuse pun langsung mulai untuk mengajarkan cara menggunakan sihir yang tepat, dan cara mengendalikan kekuatan kepada Zeena.


"Baiklah Zeena, di dunia ini ada tiga tipe kekuatan sihir, yaitu sihir serangan, sihir penyembuhan, juga sihir perintah," ucap Belzuse yang memulai penjelasan.


"Sihir penyerangan itu merupakan sihir yang menggunakan elemen seperti air, api, petir, udara, tanah, kegelapan, cahaya, dan beberapa sihir elemen kombinasi lainnya. Lalu sihir penyembuhan itu dapat menyembuhkan luka, memulihkan mana, juga melakukan penetralan area," lanjut Belzuse.


"Dan yang terakhir yaitu tipe sihir perintah, tipe sihir inilah yang pernah kamu pakai, yaitu teleportasi. Saat kamu disekolah kamu juga pernah menggunakan sihir ini, saat itu kamu memberi perintah kepada telinga mu agar tidak mendengarkan omongan orang lain," sahut Hans yang kini menjelaskan.


Hans ingin kembali melanjutkan penjelasannya, namun Zeena memotong kalimat Hans, "Sebentar, kamu melihatku saat berada disekolah?" tanya Zeena dan Hans pun mengangguk.


"Lalu kenapa kamu hampir terlambat menolong ku waktu itu? Jika kamu melihat ku saat berada disekolah, itu berarti kamu terus mengawasi ku bukan?" tanya Zeena lagi dengan raut wajah yang tiba-tiba berubah menjadi kesal.


"Saat kamu masuk ke dunia ciptaan Paines, aku sempat tidak dapat mendeteksi mu, bagaimana pun juga sihir itu memiliki batasannya, saat kamu berada di dunia lain selain dunia asalmu, sihir ku menjadi lemah, itu sebabnya aku memerlukan sedikit waktu untuk menyesuaikan kembali sihir ku," jelas Hans panjang lebar karena tak ingin Zeena salah paham kepadanya.


"Hmm ... Yasudah jika memang begitu, ayo lanjutkan," balas Zeena dengan raut wajah yang langsung berubah kembali seperti semula.

__ADS_1


"Okey, jadi dari ketiga tipe sihir tadi, sihir perintah lah yang paling mudah untuk digunakan, karena sebenarnya tipe sihir ini tak perlu merapalkan mantra khusus, namun sihir ini dapat menjadi sangat kuat layaknya sihir serangan jika kamu dapat menguasai nya, seperti memerintah monster yang ada disekitar mu. Kamu juga dapat memanggil, dan memerintah hewan magi seperti naga, phoenix, fenrir, dan masih banyak lagi menggunakan sihir perintah ini," ucap Hans yang kembali menjelaskan.


__ADS_2