Wanita Kelima Raja Iblis

Wanita Kelima Raja Iblis
Eps 6. Sosok Menyeramkan


__ADS_3

Zeena ingin kembali kerumahnya setelah mata pelajaran terakhir untuk hari ini telah dia lalui, dia mengendarai mobilnya melewati jalan raya yang memang sering dia lewati.


Namun ternyata ditengah perjalanannya itu, jalanan tersebut ditutup karena ada perbaikan, dan Zeena pun akhirnya terpaksa dialihkan untuk melewati jalan lain yang jaraknya lebih jauh.


Baru beberapa menit Zeena mengendarai mobilnya melewati jalan lain itu, dia sudah merasa kesal, dia lelah karena sudah seharian belajar, dia yang ingin segera pulang malah harus dialihkan ke jalan berputar yang jaraknya lebih jauh dari jalan yang biasanya dia tempuh.


Zeena yang kesal pun memberhentikan mobilnya dipinggir jalan, tepat di depan halte. Saat dia sedang ngedumel, tiba-tiba saja terbersit ide menarik lainnya di kepalanya itu.


Dia memiliki ide untuk kembali menteleportasi dirinya langsung kerumah, dan kali ini dia akan mencoba dengan menteleportasi mobilnya juga.


Setelah cukup lama dia memikirkan mengenai idenya itu, akhirnya kini dia telah memutuskan untuk melakukannya, dia yang sudah lelah ini memang menginginkan hal yang instan.


Zeena pun menutup matanya, merasakan energi mana yang ada di tubuhnya, lalu mengalirkan energi mana tersebut, setelah merasa semuanya sudah siap, dia pun mengucapkan matra nya.


"Teleportasi!"


Cahaya yang terang pun muncul, menjadi pertanda bahwa matra nya berhasil, ketika sinar cahaya tersebut mulai redup, Zeena perlahan membuka matanya.


Tapi wajah Zeena yang awalnya terlihat senang karena mengira bahwa saat ini dia sudah berada di garasi rumahnya, berubah menjadi takut dan bingung. "Tempat apa ini? Aku ada dimana?"


Bukannya berada di garasi mobilnya, atau bahkan berada di depan rumahnya saja tidak, kini Zeena malah ada di tempat yang asing dan sangat menyeramkan.


Tempat itu gelap, namun ada sedikit cahaya merah yang mewarnai nya, bukan cahaya merah seperti yang ada pada lampu tumblr, melainkan cahaya merah yang sangat mirip dengan bercak darah, cahaya merah itu menempel di setiap sudut, bebatuan, juga di ranting-ranting pohon yang kering.

__ADS_1


Bulu kuduk Zeena merinding, kini seluruh tubuhnya sudah gemetar tak karuan, dia bisa merasakannya, merasakan aura jahat yang ada di dekatnya saat ini.


Zeena berdiri ditempat, kemudian dia memutar tubuhnya untuk melihat setiap bagian dari tempat menyeramkan tersebut.


Zeena berputar 360° sampai dua kali, saat dia ingin kembali berputar untuk yang ketiga kalinya, tubuhnya dibuat kaku, bola matanya bergetar saat melihat sesosok menyeramkan yang berada tepat di depannya saat ini.


"Hahaha selamat datang di dunia ku! Kau adalah gadis beruntung karena telah menjadi orang pertama yang ku bawa masuk kesini, ditempat ini kau tak akan bisa keluar dengan nyawa yang masih merekat ditubuh mu!" ucap sosok menyeramkan itu sembari tertawa, dan memperlihatkan mulutnya yang penuh dengan darah.


"Aku akan menjadikan mu makan malam ku hari ini, bersyukurlah kau karena akan kehilangan nyawa di dunia ku ini, karena saat kau tiada nanti, kau akan terlahir kembali sebagai seorang iblis! Hahaha," lanjut sosok tersebut.


Zeena ketakutan, benar-benar ketakutan, apa yang telah dia lakukan sampai dia bisa berada disini, apa matra nya gagal? Atau sosok menyeramkan yang ada di depannya inilah yang merusak matra nya tersebut.


Wajah sosok menyeramkan itu sangat dekat dengannya, badan sosok itu pun benar-benar sangat bau amis, mungkin itu karena darah-darah yang ada ditubuhnya tersebut.


"Apa mau mu? Apa yang akan kau lakukan padaku?! Jika kau berani menyakiti ku, maka kau akan ku habisi!!" teriak Zeena dengan lantang, berusaha mengalahkan rasa takutnya sekaligus membuat sosok menyeramkan itu untuk pergi.


"Kau akan menghabisi ku? Bagaimana bisa kau melakukannya? Hahaha kau benar-benar sangat unik. Tapi aura kekuatan yang sangat besar dari tubuhmu itu benar-benar membuat ku penasaran, bagaimana bisa seorang manusia biasa memiliki aura kekuatan sebesar itu, siapa kau sebenarnya?" balas sosok tersebut dan dilanjutkan dengan bertanya.


Seketika otak dan pikiran Zeena terbuka, dia menyadari bahwa sosok di depannya itu adalah seorang iblis, saat mendengar kalimat-kalimat dari sosok tersebut barusan, tiba-tiba Zeena terpikirkan akan sesuatu.


"Aku adalah Wanita Bintang Pijar dari keempat raja iblis sekaligus!" jawab Zeena dengan lantang, dia tau bahwa sosok menyeramkan yang ada di depannya saat ini mungkin tidak akan langsung mempercayai dirinya, namun bagaimana dia bisa yakin jika belum dicoba.


Wajah iblis itu awalnya terlihat takut, membuat senyum di wajah Zeena mengembang, namun seketika saja senyum tersebut kembali menciut saat melihat wajah yang awalnya ketakutan itu menjadi tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


"Kau gila?! Kau adalah Wanita Bintang Pijar dari keempat raja iblis? Bahkan untuk menjadi Wanita Bintang Pijar dari satu raja iblis saja tidak mungkin! Hahahaha ... Ya, ya aku tau sekarang, aura energi kekuatan yang sangat besar darimu itu berasal dari imajinasi, dan halusinasi mu yang begitu tinggi! hahaha sungguh lucu sekali!" seru sosok tersebut dengan tawa yang menyeramkan.


Tawanya bergema ke seluruh tempat itu, membuat suara tawa yang masuk ke telinga Zeena semakin terdengar kencang. "Kurang ajar kau iblis sialan!!" teriak Zeena disertai dengan melempar sepatunya yang baru saja dia lepaskan ke wajah sosok menyeramkan tersebut.


Sosok itu berhenti tertawa, dia menatap tajam Zeena setelah sepatu milik wanita itu menyentuh wajahnya. Tatapan yang benar-benar mematikan, keberanian Zeena yang sempat muncul kini kembali redup.


"Sepertinya kau sudah sangat tidak sabar untuk ku makan, baiklah sudah aku putuskan! Aku akan menghabisi mu saat ini juga, aku tak akan menunggu lebih lama lagi sampai jam makan malam ku tiba," seru sosok menyeramkan itu sembari menyeringai.


Dia melangkah perlahan, menuju ke Zeena yang saat ini jaraknya sudah semakin jauh darinya jika dibandingkan dengan saat mata mereka saling bertemu beberapa saat tadi.


Sosok itu terus melangkah maju, sementara Zeena terus melangkah mundur. Karena melangkah tanpa melihat apakah ada hal lain di belakangnya, Zeena pun akhirnya terjatuh karena tersandung sebuah batu.


"TAMAT KAU SEKARANG!!"


Bau mulut dan hembusan napas dari sosok menyeramkan itu sudah sangat dekat dengan Zeena yang sedang menutup matanya karena ketakutan. Namun beberapa detik telah berlalu, tapi bau mulut yang dekat itu tidak melahapnya, Zeena yang bingung pun membuka matanya itu.


"H-Hans?!" kaget Zeena dengan mata yang berbinar-binar, dia merasa senang sekaligus lega saat melihat iblis yang dia kenal ada di depannya saat ini.


Mata Zeena yang bahagia itu pun beralih ketika mendengar suara jatuh dari sosok menyeramkan yang ingin menerkamnya tadi, sosok tersebut kini terduduk di lantai dengan wajah dan ekspresi yang sama persis seperti Zeena beberapa saat yang lalu.


Sosok menyeramkan itu ketakutan melihat Hans dengan pedang besar bercahaya biru di tangannya.


"T-tuan ... M-maaf kan hamba," ucap sosok menyeramkan itu dengan gemetaran.

__ADS_1


__ADS_2