
Sesaat setelah mereka menyelesaikan masalah di inti bumi, Zeena langsung membawa Juerlos kembali ke rumahnya, kemudian Zeena mencari mantra yang dapat membuat perilaku raja iblis kembali seperti semula di buku mantra miliknya.
Sementara itu, Juerlos yang masih sangat kelelahan beristirahat di ranjang tidur milik Wanita Bintang Pijar tersebut.
Namun, disaat Zeena masih belum menemukan mantra yang ia cari-cari, Xenos tiba-tiba muncul. Dengan wajahnya yang terlihat panik, hewan magi Zeena itu menyuruh majikannya untuk segera ke Vasíleio Daimónon.
"Kita tak punya banyak waktu lagi! Segera selesaikan semuanya sekarang juga!" seru Xenos dengan cepat dan penuh penekanan, tentu hal itu membuat Zeena menjadi kebingungan.
"Ada apa? Kenapa harus buru-buru seperti ini? Waktu di Vasíleio Daimónon kan berjalan sangat lambat. Selama kita ada di sini, kita tidak akan kehilangan banyak waktu. Bukankah selama kami pergi tidak banyak hal yang terjadi di sana?" ucap Zeena dengan enteng, karena apa yang dirinya katakan itu seharusnya benar.
"Memang tidak banyak hal yang telah terjadi, hanya beberapa hal, tapi merupakan masalah yang besar! Kehadiran wanita bernama Nathalie itu menghancurkan tatanan hidup di Vasíleio Daimónon. Lalu kini Vasíleio Daimónon dalam ancaman kehancuran!" jelas Xenos dengan suara yang mengerikan pada kalimat yang terakhir.
Mendengar penjelasan itu akhirnya Zeena mengerti. Sama seperti dunia manusia, dunia para iblis juga akan terganggu alamnya karena ketidakhadiran seorang Wanita Bintang Pijar.
Sementara yang ada di dunia iblis itu sekarang adalah Wanita Bintang Pijar palsu yang memiliki niat buruk. Para raja iblis di sana juga telah disihir untuk mempercayai sandiwara Nathalie, tentu hal itu sangat berdampak buruk bagi dunia tersebut.
"Apa hal itu berhubungan dengan kembalinya sebagian besar pasukan Lucis yang dikirimkan ke dunia ku?" tanya Zeena karena teringat apa yang Juerlos katakan saat berada di inti bumi.
__ADS_1
Dengan cepat Xenos pun mengangguk dan menjawab, "Ya! Aku melihatnya sendiri, ratusan pasukan Lucis yang dikirim ke duniamu, kembali untuk menangani masalah yang ada di Vasíleio Daimónon. Semua iblis sedang tidak baik-baik saja di sana, mereka semua terlihat panik!"
"Lalu ...," lanjut Xenos tapi kemudian dia berhenti cukup lama, aksi Xenos itu pun mengundang rasa penasaran untuk Zeena. "Lalu apa?" kesal Sang Majikan Manticore Ganas itu.
Xenos masih terdiam, dia seperti bingung mau memulai dari mana. Hingga akhirnya setelah beberapa detik berlalu, Xenos pun bicara.
"Selama kau dan Juerlos ada di dunia manusia, aku telah mencari informasi mengenai Nathalie, dan dengan sihir khusus manticore yang aku miliki, aku menemukan informasi yang cukup mengejutkan dan tidak semua orang tahu," ucap Xenos memulai kembali penjelasannya.
"Nathalie, wanita itu adalah murid dari Ratu Kebencian!" lanjut Xenos dengan suara yang terdengar cukup lirih tapi tetap jelas.
Kali ini, Juerlos yang sejak tadi diam karena sedang beristirahat menjadi kaget, dan dia pun langsung ikut ke dalam percakapan Zeena dan Xenos. "Ratu Kebencian?!" seru Juerlos kaget. "Siapa dia?" sahut Zeena yang masih kurang ilmu pengetahuan mengenai Vasíleio Daimónon.
"Namun, Ratu Kebencian tidak mencintai Yang Mulia Arlouise, melainkan mencintai Yang Mulia Lucifer Lubrius Sang Penguasa Dunia Bawah pada saat itu. Tentu Yang Mulia Lubrius tidak mencintai wanita milik saudaranya, cinta Ratu Kebencian bertepuk sebelah tangan. Lalu pada akhirnya dia mati dalam kebencian di dunia ini. Banyak yang bilang bahwa arwahnya masih hidup dan bergentayangan," lanjut Juerlos.
Penjelasan Juerlos itu membuat bulu kuduk Zeena berdiri, dia sudah seperti mendengarkan cerita horor yang keluar langsung dari mulut makhluk paling menyeramkan yaitu iblis.
"Maksudmu, ratu kebencian tidak tenang dan kini menginginkan kehancuran Vasíleio Daimónon, ia ingin membalaskan dendamnya dengan bantuan Nathalie?" ujar Zeena menarik kesimpulan dari semua hal yang sudah dirinya tahu. Xenos dan Juerlos pun membalasnya dengan anggukan kepala mereka.
__ADS_1
Zeena mengernyitkan dahinya, kini dia sedang berpikir sangat keras. "Jadi ratu kebencian itu ingin merebut apa yang dia inginkan sejak dulu, yaitu garis keturunan Lucifer. Itu sebabnya dia mendekati Lucis terlebih dahulu, lalu merebut raja iblis yang lainnya agar yang lain juga dapat merasakan penderitaan yang dia alami? Sangat ironis," gumam Zeena sambil mengelus dagunya.
Tapi ditengah-tengah kesibukannya sendiri, Xenos menarik tangan Zeena yang sedang mengelus dagu itu dengan cukup kuat.
"Berhenti berpikir dan langsung bertindak! Ayo kita segera ke Vasíleio Daimónon!" ucap Xenos benar-benar dengan tegas, Zeena pun langsung sadar bahwa saat ini mereka sedang mengejar waktu. Tanpa menunda lebih lama lagi, Zeena Xenos, dan Juerlos berdiri di atas lingkaran sihir yang ada di ruang tamu Zeena, lalu Zeena segera mengucapkan tempat tujuan mereka, Kerajaan Dytiká milik Ferre.
......................
"Dalam beberapa menit lagi para raja iblis akan berada di wilayah bagian Utara kerajaan Dytiká, karena aku telah menyuruh beberapa manticore lain untuk mengamuk di sana. Mana besar yang dihasilkan dari amukan para manticore itu akan memancing kelima raja iblis untuk datang. Disaat itulah aktifkan sihir yang telah kau siapkan!" ujar Xenos menjelaskan rencananya.
"Tapi aku belum menemukan mantra yang bisa membuat para raja iblis kembali seperti semula," balas Zeena dengan cepat setelah Xenos selesai bicara, pencarian yang dia lakukan tadi tidak menghasilkan apa-apa.
"Kau membawa buku mantranya bukan?" tanya Xenos dan Zeena langsung mengiyakan.
"Kalau begitu buka halaman 666, lembar itu berisi mantra-mantra larangan yang sangat kuat, disana dirimu akan menemukan apa yang kau butuhkan, manusia!" titah Xenos kepada Si Majikannya.
"Cih! Kau kembali menjadi sangat menjengkelkan, Xenos!" gerutu Zeena sambil tetap melakukan apa yang Xenos katakan, dia membuka buku mantra tebal itu langsung ke halaman 666, dan ternyata benar apa yang hewan maginya itu katakan, Zeena berhasil menemukan mantra yang dia cari-cari sejak tadi.
__ADS_1
Sebuah mantra yang dapat mengembalikan sifat, perilaku, atau pun hal lainnya dari para iblis yang telah terkena mantra kuat. Mantra yang Zeena temukan tersebut adalah jenis mantra perintah pembatalan. Dengan mantra itu, Zeena dapat mematahkan semua sihir yang Nathalie berikan kepada kelima raja iblis.
"Baiklah! Aku akan segera merapalkan mantra ini di tempat yang kau katakan tadi," ucap Zeena dengan bersemangat, kemudian dirinya diikuti oleh Xenos dan Juerlos langsung pergi ke wilayah bagian Utara kerajaan Ferre itu menggunakan mantra teleportasi.