Wanita Kelima Raja Iblis

Wanita Kelima Raja Iblis
Eps 40. Membuat Strategi!


__ADS_3

Sebuah gua gelap di tebing bukit, yang hanya mengandalkan pantulan cahaya dari batu-batu permata di dinding gua sebagai penyinaran, menjadi tempat Zeena dan Xenos berada saat ini.


Mata Zeena tidak henti-hentinya melihat ke setiap dinding gua. Gua itu memang gelap dan terlihat cukup menyeramkan, tapi kegelapan itu justru membuat gua itu juga terlihat menawan.


Cahaya yang dihasilkan dari pantulan cahaya batu permata, membuat gua itu seperti malam yang dipenuhi oleh ratusan bintang.


Wanita Bintang Pijar itu benar-benar sangat terpesona, "Tempat indah apa ini, Xenos?" gumam Zeena dengan takjub.


Xenos melirik ke arah majikannya, dia tersenyum kecil, "Ini adalah sarang ku, dan tebing ini adalah rumah untuk para manticore," balas Xenos.


"Disini kita akan aman, karena tidak akan ada satupun iblis yang berani untuk datang ke tempat ini. Tempat ini memiliki semacam perisai yang hanya bisa ditembus oleh manticore, dan juga sosok yang menjalin kontrak dengannya. Jika sembarang iblis memasuki tempat ini, mereka akan mati dengan mengenaskan!" lanjut Xenos sedikit memberikan penjelasan.


Mendengar semua perkataan Xenos tersebut, Zeena pun merasa lega, karena setidaknya tidak akan ada iblis yang mengusik mereka selama berada disana. Mereka berdua akan aman untuk membicarakan masalah yang sedang dihadapi.


"Apa kau dapat merasakan aura Wanita Bintang Pijar ku?" Disaat suasana di antara mereka mulai hening sesaat, Zeena langsung melontarkan pertanyaan kepada hewan maginya.


Xenos diam beberapa detik, lalu kemudian dia terlihat seperti sedang mengendus-endus Zeena, "Setelah kau mengatakannya, aku menjadi sadar. Kini aku memang sudah tidak dapat merasakan aura Wanita Bintang Pijar darimu!" seru Xenos dengan raut wajah kaget sekaligus panik.


Namun, Zeena terlihat biasa saja, "Huft ...." Zeena menghela kasar napasnya, "Ternyata benar apa yang dikatakan oleh wanita bernama Nathalie itu!" ujar Sang Majikan Xenos tersebut.


Perkataan Zeena kembali membuat Xenos bingung, manticore ganas itu mengernyitkan dahinya, "Jadi manusia, sebenarnya apa saja yang sudah kau ketahui, setelah menyusup ke dalam ruangan raja iblis Astra tadi?" Kali ini giliran Xenos lah yang bertanya.


"Ada banyak informasi yang aku dapatkan, Xenos. Yang pertama, Nathalie tidak bekerja sendiri, dia bekerja untuk seseorang yang dia sebut dengan panggilan Yang Mulia Ratu."

__ADS_1


"Nathalie dan sosok wanita itu berencana untuk menyingkirkan diriku, karena mereka tidak ingin rencana mereka gagal. Tapi aku pun tidak tahu rencana apa yang dirinya maksud."


"Lalu, dia juga mengatakan bahwa dirinya telah menyihir ku, membuat diriku kehilangan aura Wanita Bintang Pijar yang aku miliki."


"Kelima raja iblis juga terkena sihir, sihir yang membuat mereka mudah untuk dikendalikan oleh Nathalie. Hal itu membuat para raja iblis jadi lebih mempercayai semua hal tentang Nathalie, termasuk tentang kebohongannya."


Zeena menjelaskan dengan panjang lebar semua informasi yang telah dirinya dapatkan, dari hasil menguping Nathalie di ruang kerja Astra. Xenos pun mendengarkan dengan begitu seksama.


"Tapi, bagaimana bisa dia menyihir kelima raja iblis sekaligus? Para raja iblis bukanlah iblis yang ceroboh dan mudah untuk dikelabui!" ujar Xenos yang merasakan ada keanehan.


Zeena menggelengkan kepalanya, sembari menaik turunkan bahunya. "Aku juga tidak tahu soal itu. Namun kemungkinan terbesar, Nathalie menyihir kelima raja iblis di waktu, dan tempat yang sama. Karena jika berbeda, pasti itu sudah menimbulkan kecurigaan raja iblis yang lainnya." Zeena mengutarakan sedikit persepsinya.


"Seperti yang kamu bilang sebelumnya, Xenos, para raja iblis sempat melakukan pertemuan di alam bawah. Dan Nathalie sudah tahu tentang pertemuan itu, bahkan sebelum pertemuan itu dimulai. Jadi dirinya sudah merapalkan sihirnya terlebih dahulu di ruangan pertemuan tersebut, membuat siapapun yang ada di dalam ruangan tersebut terkena sihir wanita itu," lanjut Zeena dengan kemungkinan yang dirinya pikirkan.


"Namun, siapa sebenarnya wanita yang ada dibelakang semua ini, dan apa tujuan wanita itu sebenarnya?" gumam Xenos dan Zeena yang entah kenapa bisa bersamaan.


Kini majikan dan hewan magi itu sedang saling pandang, wajah mereka terlihat seperti sedang berpikir keras. Terlalu banyak teka-teki dan masalah yang harus mereka pecahkan.


"Xenos ...." lirih Zeena diiringi dengan aksi memalingkan wajahnya, "Huh?" Xenos melihat ke arah tangan Zeena yang memegang perutnya.


"A–aku lapar! Tidak bisakah kau memberiku makan terlebih dahulu sebelum menyuruhku untuk berpikir keras?" Dengan wajahnya yang memelas, dan juga terlihat sedikit kesal, Zeena berbicara sembari menatap Xenos dengan tajam.


Sontak Si Hewan Maginya tersebut langsung memalingkan wajah. "Tidak ada yang menyuruh kau untuk berpikir keras sejak awal, kau sendiri yang menginginkannya!" balas Xenos yang tidak terima disalahkan.

__ADS_1


"Sudahlah, ayo ikuti aku masuk lebih dalam ke gua ini. Ada begitu banyak makanan lezat yang menunggumu di dalam sana," lanjut manticore itu, kemudian dia pun berjalan masuk lebih dalam ke gua, diikuti oleh Zeena dibelakangnya.


Sepanjang jalan, Zeena benar-benar merasa seperti sedang berjalan-jalan di langit malam, dengan taburan bintang yang menghiasinya.


......................


Di atas meja makan yang cukup panjang, Zeena dan juga Xenos menyusun strategi mereka untuk menyelesaikan masalah yang sedang terjadi saat ini. Masalah yang menyangkut keberlangsungan keberadaan Zeena di Vasíleio Daimónon.


Tentu saja, mereka melakukan hal tersebut setelah keduanya sudah merasa kenyang.


Zeena dan Xenos duduk berhadapan, dengan beberapa bidak catur yang ada di depan mereka.


"Jika kita ingin melakukan semuanya dengan mudah, maka hal pertama yang harus kita berdua lakukan, adalah membuat para raja iblis kembali berpihak pada kita, yaitu dengan cara yang sama seperti yang Nathalie lakukan." Zeena memulai pembahasannya mengenai strategi mereka.


Wanita itu menggerakkan bidak kuda berwarna putih, untuk mengiring bidak raja berwarna hitam ke satu titik. Zeena tersenyum kecil. Kemudian dia merubah lima bidak catur raja yang berwarna hitam, menjadi berwarna putih dengan sihirnya.


"Kau Xenos, lakukanlah sesuatu agar kelima raja iblis kembali bisa berkumpul di satu tempat yang sama. Pilih tempatnya terlebih dahulu, lalu aku akan mencari mantra yang dapat mengembalikan mereka seperti semula, dan merapalkan mantra itu di tempat yang telah ditetapkan," lanjut Zeena.


Xenos menganggukkan kepalanya, "Lalu setelah kelima raja iblis sudah kembali berpihak kepada kita, kita akan mencari tahu untuk siapa Nathalie bekerja, mengungkap apa rencana dan tujuan mereka. Lalu Menangkap Nathalie, sekaligus juga dengan dalang dari semua masalah ini. Mereka tidak akan ku biarkan lolos!" sambung Xenos.


Manticore ganas itu menggerakkan kuda putih yang sebelumnya Zeena gerakan, lalu dengan bantuan bidak menteri putih, dia menyudutkan dua bidak raja berwarna hitam.


"Sekakmat!"

__ADS_1


__ADS_2