
Kelas telah dimulai, jam pelajaran pertama adalah Fisika, mata pelajaran yang paling tak disukai Zeena. Meski nilainya di tugas, ulangan, juga ujian tidak pernah buruk dalam mata pelajaran fisika itu, namun jika dibandingkan dengan nilai yang lainnya, nilai fisika dialah yang paling kecil.
Zeena paling tidak suka jika rumus matematika sudah bergabung dengan rumus-rumus rumit fisika lainnya, seperti rumus kekekalan energi, hukum Newton, sampai rumus resistivitas. Zeena benar-benar membenci semuanya.
Ditambah dengan guru yang mengajar tidak mengasyikkan sama sekali, ini menambah ketidaksukaan Zeena, tidak hanya benci dengan semua rumus itu, dia juga benci dengan kebosanan tersebut.
Pelajaran fisika itu pun harus dia lalui selama 3 jam mata pelajaran, atau sekitar 2 jam 15 menit lamanya, karena satu jam mata pelajaran di sekolah Zeena, sama dengan 45 menit.
Dan akhirnya kini Zeena telah menghabiskan 2 jam waktunya untuk belajar fisika itu, tersisa 15 menit lagi sampai jam pelajaran fisika berakhir. Namun Zeena benar-benar sudah tidak kuat, rasanya dia ingin sekali berteriak bahwa dia sangat merasa bosan.
Zeena ingin mencoba untuk tertidur di jam pelajaran fisika itu sejak tadi, sama seperti yang dilakukan oleh teman kelasnya yang lain yang juga tidak menyukai fisika. Tapi anehnya mau seberapa bosan pun Zeena dia tetap tidak bisa tertidur dikelas.
Mendengarkan guru yang sedang menerangkan, dan fokus memahami adalah hal yang sudah menjadi kebiasaan Zeena dari mata pelajaran yang lainnya.
Jadi karena sudah terbiasa, meski saat ini fisika, pelajaran yang tak Zeena sukai, tapi Zeena tetap tidak bisa untuk menghilangkan kebiasaan baiknya dari mata pelajaran lain itu untuk sebentar saja.
Ditengah-tengah kepusingan Zeena tiba-tiba saja muncul lagi ide unik di kepalanya, muncul sebuah ide untuk menggunakan sihirnya itu agar dia bisa tertidur disisa-sisa waktu pelajaran fisika.
"Buatlah aku tertidur sampai guru fisika itu keluar dari kelas ini, setelah itu bangunkan lah aku kembali, tapi buatlah agar tidak ada satupun orang yang menyadari bahwa aku tertidur!" ucap Zeena dengan sangat pelan, dia mengatakan kalimatnya itu setelah beberapa menit dia menutup matanya, dan mengalirkan sihir ke seluruh tubuhnya.
Tak lama setelah Zeena mengatakan kalimat tersebut, dia pun tertidur. Zeena tertidur selama 12 menit, lalu akhirnya bangun ketika guru fisika tersebut keluar, dan digantikan oleh guru mata pelajaran seni budaya.
__ADS_1
"Pak Nicholas! Bapak benar-benar penyelamat kebosanan ku!!" ucap Zeena dengan bahagia di dalam hatinya saat seorang guru pria masuk ke dalam kelasnya.
Pria itu adalah guru seni budaya anak kelas 11 di SMA Zeena, Nicholas namanya, keren bukan? Selain namanya yang keren, Pak Nicholas pun benar-benar orang yang sangat menyenangkan, dia baik dan suka membuat lelucon, Zeena paling menyukai hal yang seperti ini.
Memiliki jam pelajaran seni budaya setelah pelajaran fisika adalah salah satu hal paling beruntung di hidup Zeena.
......................
Setelah 90 menit Pak Nicholas mengajar, akhirnya waktu istirahat pun tiba. Disekolah Zeena sendiri hanya ada satu kali waktu istirahat, yaitu pada pukul 11 siang.
Sengaja tidak ada istirahat di jam 09.00 pagi, agar para murid-murid sarapan terlebih dahulu di rumah mereka sebelum berangkat sekolah.
Dengan begitu perut para murid tidak akan terlalu lapar juga tidak terlalu kenyang, dimana hal seperti itu jelas akan membuat mereka tidak fokus untuk belajar.
"Aku bosan dengan makanan di kantin itu, jadi aku akan membelinya diluar saja," gumam Zeena yang saat ini sedang berada di dalam salah satu kamar mandi sekolahnya.
Saat waktu istirahat tiba Zeena langsung pergi berlari ke kamar mandi setelah terlintas di benaknya untuk makan di luar sekolah.
Dia akan menteleportasi dirinya ke tempat penjual makanan yang sangat dia sukai, itu sebabnya saat ini Zeena berada di dalam kamar mandi, agar tidak ada orang yang akan melihatnya saat dia tiba-tiba menghilang dan berpindah tempat.
"Teleportasi!"
__ADS_1
Zeena membuka secara perlahan matanya yang sempat iya tutup saat membacakan matra tadi, namun bukannya merasa senang karena telah berada di dalam restoran favoritnya, Zeena malah kaget dan ketakutan.
Semua mata melotot padanya, "Dasar! Bodohnya aku muncul di depan umum seperti ini! Astaga kenapa aku tidak meminta untuk di pindahkan ketempat yang sepi? Astaga Zeena dasar bodoh!!!" teriak Zeena dalam hatinya itu.
"T-tadahhh ... Kenalin aku pesulap dunia lain, tadi itu aku lagi melakukan sulap ku, kalian pasti tidak sadarkan kalau aku sudah dari tadi ada di sini? A-atau mau aku bocorin caranya?" ucap Zeena dengan gugup, saat ini dia benar-benar merasa bahwa dirinya sangatlah konyol.
"Begitu ternyata." Orang-orang yang melotot melihat Zeena yang muncul tiba-tiba tadi, hanya membalasnya dengan dua kata singkat itu, lalu setelah itu mereka kembali tidak peduli dan melanjutkan makan mereka.
"Dasar, ternyata mereka cepat tidak peduli ya!" dengus Zeena dengan kesal, "Ngapain aku sampai mengatakan semua hal-hal bodoh itu tadi jika tau akan begini," lanjutnya masih kesal.
Beberapa menit setelah berhasil meredakan kekesalannya, Zeena pun memesan makanan yang begitu ingin dia makan saat ini, yaitu ayam geprek dengan telur asin, nasi merah, juga sambel mata yang begitu pedas. Itu adalah salah satu menu andalan restoran tersebut, dan juga menu favorit Zeena disana.
Saat makanannya tiba, Zeena langsung memakan semuanya dengan lahap. Makanan itu benar-benar sangat enak, hingga membuat Zeena melupakan kejadian memalukan yang baru saja dia alami beberapa menit yang lalu itu.
Sekitar 30 menit waktu yang dibutuhkan Zeena untuk menghabiskan satu porsi makanannya tersebut, kemudian setelah itu dia pergi ke kasir dan membayarnya.
Tak menunggu lama-lama lagi, Zeena langsung keluar mencari tempat yang sepi, lalu mengucapkan mantra teleportasi kembali, dan akhirnya dia kembali ke dalam kamar mandi tempat dia sebelum berpindah tadi.
Tadi juga Zeena sedikit meramalkan matra lain untuk mengecek apakah ada orang di dalam kamar mandi tersebut, kan bisa gawat jadinya kalau ternyata ada orang yang sedang pup di sana dan Zeena tiba-tiba muncul.
Kali ini dia benar-benar akan berhati-hati agar hal bodoh yang lainnya tidak terulang lagi.
__ADS_1
"Baiklah waktunya kembali ke kelas!" ucap Zeena dengan riang, dia pun melangkahkan kakinya menuju ke kelasnya itu.
"Wanita itu, mengapa di tubuhnya ada energi mana yang begitu besar? Aura dan wanginya juga benar-benar sangat berbeda dengan manusia yang lainnya! Aku akan menjadikan dia mangsaku selanjutnya! Hahahaha ..."