Wanita Milik Casanova

Wanita Milik Casanova
Bab 29


__ADS_3

Aaron mengecup kening Marun dan mengulum senyum puas di bibirnya.


"Terimakasih, aku benar - benar menikmati bayaran ku! " Ucap pria itu menggendong tubuh Marun dan menidurkan nya di atas kasur.


"Apa bedanya aku dengan pelacur? " Tanya Wanita itu tiba - tiba. Bukan karena apa - apa dia bertanya seperti itu, dia bertanya seperti itu karena dia menjadikan tubuhnya sebagai bayaran apa yang dia inginkan dari pria ini. Lalu apa bedanya dengan pelacur yang rela menggadai tubuhnya pada pria mana saja demi uang?


Pria itu mengerutkan keningnya saat mendapat pertanyaan seperti itu dari wanitanya. "Perbedaan mu? Pelacur akan di nikmati pria mana saja asalkan ada uang. Tapi kau, kau hanya akan di nikmati olehku dan dengan semua hal yang tak pernah aku lakukan pada wanita lain. Kau juga harus tau, jika aku sudah bersungguh - sungguh, maka tak akan ada kata menyerah bagiku. " Ucap pria itu begitu meyakinkan.


"Dan hanya aku yang bisa menyentuhmu! Aku tak akan pernah rela kau di sentuh oleh pria lain bahkan hanya ujung jarimu! " Bisik pria itu tepat di telinga Marun langsung mengecup pipi dan telinganya lalu menjatuhkan tubuhnya di samping wanita itu dan memeluknya dengan erat.


"Tidurlah, ini sudah hampir tengah malam. " Ucapnya dengan lembut.


"Apa kapal ini tak akan tenggelam saat kita tidur di sini? " Tanya wanita itu polos karena memang ini baru pertama kalinya dia naik ke atas sebuah kapal dan tidur di dalamnya.


Plak!


"Aw! Sakit! "


Aaron yang awalnya hampir tertidur langsung bangun dan tertawa sembari menjitak kening wanitanya dengan gemas.


"Oh, ayolah! Kenapa aku harus punya wanita polos dan menggemaskan seperti ini? Aku jadi tak kuat untuk menggigitnya! " Ucap pria itu sembari menggetarkan kedua pasang giginya.


"Aku kan hanya bertanya. Bagaimana kalau kapal ini hilang keseimbangan atau mungkin ada yang bocor, kitakan bisa tenggelam. " Jawab wanita itu ketus sembari mengusap jidatnya yang terasa sakit.


"Tidurlah, atau aku akan benar - benar menggigit tubuhmu! " Ancam nya memeluk erat tubuh Marun dan menaikkan selimut untuk menghangatkan tubuh mereka.


*


*


*

__ADS_1


*


Marun menggeliatkan tubuhnya dan membuka matanya perlahan - lahan. Dia menatap dengan mata kabur dan sedikit mengusap kedua matanya. Dia menatap ke sana - kemari dan sudah tak menemukan Pria itu.


Dia pun beranjak dari atas kasur dan berjalan kena - kemari ingin mencari kamar mandi. Setelah ketemu, dia pun masuk dan merendam tubuhnya di dalam Baht. Dia menghela nafas panjang setelah merasakan tubuhnya sedikit rileks.


Dia mengangkat kedua kakinya ke atas kaki Baht. Matanya pun langsung tertuju pada benda mengkilat di kakinya. Dia masih kagum dengan gelang kaki mewah yang dia pakai itu.


"Pasti harganya milyaran. Aku tak menyangka pria itu benar - benar akan membelikannya untukku. "


*Apa mungkin dia memang serius padaku? Apa dia bisa tahan untuk tak menyentuh wanita lain di belakangku? Tapi kenapa logikaku terasa sulit untuk percaya padanya? Tapi hatiku, hatiku sudah terlanjur percaya dengan semua sikapnya. Walaupun dia kadang suka memaksa dan menyebalkan, tak bisa aku pungkiri. Dia bisa membuatku sedikit nyaman. "


Aku takut, saat aku sudah memberikan seluruh hatiku padanya. Dia malah mengkhianati ku dan bermain dengan wanita lain. Aku tak bisa percaya sepenuhnya terlebih dahulu padanya, karena nanti pasti aku yang akan sakit hati sendiri. Dia pria kaya, tampan dan punya banyak kekuasaan. Di tambah dia juga seorang Casanova, sudah pasti banyak wanita yang kenal dengannya dan sudah di cicipi olehnya. "


Aku takut, bagaimana jika saat nanti aku mengandung anaknya, dia malah pergi dengan wanita lain karena alasan sudah bosan padaku? Lalu bagaimana nasib anakku? Apa mungkin dia mau membawa anakku dengannya? Secara jelas akulah satu - satunya wanita yang dia perawani, satu - satunya wanita yang rahimnya terdapat setiap sel keturunannya. "


Kami sudah cukup sering melakukan itu sekarang, dan kemungkinan besar mungkin akan ada satu benihnya yang tertinggal di dalam rahimku. Jika dia tiba - tiba berubah pikiran dan mau membuang ku bagaimana? Aku sudah bukan perawan, dan yang lebih parah lagi bagaimana nanti jika anakku lahir tanpa ayah? "


Oh, ayah! Ingin sekali aku berteriak di hadapanmu dan membuatmu menyesal lalu menenggelamkan wajahmu ke dalam kuburan Ibu, ibu pasti akan tertawa puas di sana. Semoga saja, nasibku tak sama seperti ibuku. Semoga saja, pria yang saat ini bersamaku, bukanlah bagian dari pria seperti mu... Ayah*! "


Marun bermonolog begitu panjang dalam hatinya mengenai kehidupannya yang tak dia inginkan. Semoga saja pria itu memang benar tulus padanya.


Setelah dirasa cukup berendam, dia pun naik dan mulai membersihkan diri. Setelah selesai, dia pun keluar dari kamar mandi dan sudah melihat Aaron duduk di atas kasur dengan satu nampan berisi makanan di atasnya.


Marun berjalan mendekatinya yang sudah tersenyum manis padanya. "Apa ada baju untukku di sini? " Tanya wanita itu.


"Ada, cari saja di kemari. " Jawab Aaron.


Tatapan mata pria itu terus menerus mengikuti kemanapun Marun pergi. "Mau kemana? " Tanyanya saat melihat Wanita itu kembali berjalan ke arah kamar mandi.


"Kamar mandi. "

__ADS_1


"Untuk? " Kedua alis pria itu mengkerut.


"Pakai baju, untuk apa lagi? "


"Kenapa harus di dalam? Di sini saja, aku ingin menikmati sarapan utamaku. " Titah pria itu tersenyum penuh arti.


"Dalam mimpimu! " Ucap wanita itu sinis dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.


"Ya sudah aku saja yang masuk ke dalam! " Pria bangkit dan menyusul langkah Marun untuk masuk ke dalam kamar mandi. Beruntung wanita itu sudah menutup pintu kamar mandi.


"Sayang, buka pintu nyaa.. " Rengek pria itu menempelkan tubuhnya di depan pintu kamar mandi.


"Sayang kepalamu! Menjauh dari pintu kamar mandi! " Sergah Marun kesal.


"Ayolah sayangg, aku ingin menikmati sarapan utamaku. " Rengek nya lagi.


*


*


Cuss cusss cusss....


Gimana - gimana???


Adakah yang semakin penasaran???


Akan ada kejutan tak terduga di tengah - tengah episode, hahahaha


Bisa tebak, gak? Kejutannya apa???


Jangan lupa Bom like dan Bom komennya yahhh😍

__ADS_1


See youuu😚


__ADS_2