Wanita Tangguh-Ku

Wanita Tangguh-Ku
Kejutan 2


__ADS_3

Weni di buat kagum oleh tampilan dan isi dari Villa tersebut.


"Ayo masuk, sayang" ajak Angga merangkul Weni dengan lembut.


Lalu Angga membawa Weni masuk ke dalam kamar, balkon kamar tersebut langsung mengarah ke arah laut yang sangat indah.


"Buka pintu nya sayang" ucap Angga tersenyum.


Weni langsung saja membuka nya, ia menutup mulut nya dengan telapak tangan.


Mata nya berkaca-kaca, ia bahkan menatap Angga dengan wajah terharu dan bahagia.


"Selamat ulang tahun sayang" ucap Angga lembut


Weni langsung memeluk Angga dengan air mata yang sudah menganak sungai.


"Kau tahu? Bahkan aku saja lupa akan ulang tahun ku" ucap Weni dengan terisak.


"Aku tau semua nya tentang kamu, ayo kita masuk" ajak Angga dengan menggandeng tangan Weni masuk.


Angga membawa Weni masuk dan langsung ke balkon kamar. Disana sudah siap makan malam, hiasan dan ada beberapa kado.


"Apa kamu suka?" tanya Angga lembut.


"Yaa, ini sangat indah" jawab Weni tersenyum.


"Terimakasih, aku sangat mencintai mu" ucap Weni dengan suara lantang.


Angga langsung menatap tak percaya apa yang dia dengar.


"Coba katakan sekali lagi, sayang" ucap Angga antusias.

__ADS_1


"Aku mencintai mu, Suami kuuuuu" teriak Weni dengan memeluk Angga.


Angga langsung menggendong nya dan membawa nya berputar-putar.


Weni memeluk Angga dengan erat karena takut jatuh.


"Aku juga sangat mencintai mu, Weni" balas Angga sambil menghentikan kegiatannya dan mengecup kening Weni dengan lembut.


Lalu mereka berpelukan, dan tak lama kemudian terdengar lah beberapa kembang api yang menyala.


Weni tak bisa berkata apa-apa, ia sangat kagum dengan semua nya.


"Makan dulu" ajak Angga sambil menyuruh Weni duduk.


Lalu mereka makan dengan sesekali saling menyuapi.


Angga merasa sangat bahagia saat mendengar ucapan cinta dari Weni.


"Mas, aku dulu ya mandi nya" ucap Weni.


Belum sempat Weni melangkah, tangannya sudah di tarik oleh Angga.


"Massss kaget" ucap Weni dengan menggerutu.


Tetapi Angga dengan cepat memberikan ciu*an hangat di bi*ir ranum Weni.


Hingga pada akhir nya mereka memadu kasih dengan panas dan penuh cinta.


Angga baru melepaskan Weni saat matahari sudah agak terlihat, dan mereka langsung terlelap karena lelah.


Weni tidur dengan memeluk tubuh Angga yang sama-sama masih polos.

__ADS_1


*


Pagi hari nya, seluruh keluarga harus menunggu sampai nanti siang untuk memberikan kejutan pada Weni.


Bahkan mereka sudah siap dan rapih, tetapi mereka juga hanya bisa maklum saja.


Hana, Vio dan Dise langsung bermain di pantai yang dekat dengan Villa, mereka akan berenang untuk mengisi waktu luang nya


"Kita mimpi apa ya, bisa liburan kemari" ucap Vio dengan terkekeh.


"Iyaa, ini adalah berkah" balas Hana


"Dan kita akan bersenang-senang" teriak Dise dengan bahagia.


Mom dan Daddy Tamara tersenyum melihat tingkah mereka, ya mereka berangkat lebih awal ke Maldevis dan menyiapkan kejutan lainnya untuk Weni.


"Kita sudah seperti punya anak banyak ya, Mom' ucap Daddy dengan terkekeh.


"Daddy benar, tapi ini sangat menyenangkan. Dimana senyuman mereka itu sudah sangat mengobati kita" balas Mom Yunita bahagia.


"Ahh aku sudah tidak sabar ingin menimang cucu" ucap Daddy Paris tersenyum.


"Sabar Dadd" balas Mom Yunita tersenyum.


Lalu mereka kembali melihat Vio dan Dise , Hana sedang bermain pasir dan juga berenang.


Sedangkan yang lainnya pun sama disana tetapi sedang bermain bola.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2