
Setelah kepulangan nya dari Pantai, Angga beserta keluarga nya menyiapkan untuk acara konferensi pers pernikahan nya dengan Weni.
Weni dan Angga juga akan mengumumkan tentang siapa Weni sebenar nya dan tentang perusahaannya.
Angga, Herman dan Daddy Paris sengaja mengundang semua kolega bisnis TR Group dan WN Group.
Herman sudah menggundang semua para petinggi yang masih setia pada Tuan Cokro dan dia juga sudah membuat yang berkhianat jera.
Sore hari nya, Weni lagi dan lagi merengek pada Angga ingin memakan sesuatu yang sangat aneh.
Bahkan Mommy Yunita hanya terkekeh melihat wajah frustasi dari Putra nya.
"Mas, ayolah aku ingin Jus jeruk dengan di campur keju" rengek Weni.
"Sudah buatkan saja , Ang" ucap Herman dengan menahan tawa nya.
"Yasudah iya sayang, tunggu disini bersama Mommy" pasrah Angga.
Bukannya tidak mau, dia sudah menebak pasti dirinya yang akan menghabiskan Jus tersebut.
Weni berbinar saat sang Suami pergi ke arah dapur, ia bahkan bertepuk tangan layak nya anak kecil yang akan mendapatkan permen.
"Daddy baik bukan, Nak" ucap Weni mengelus perut nya.
"Oh iya Mom, dimana Hana dan yang lainnya?" tanya Weni yang memang sejak tadi tidak melihat Hana.
"Mereka sedang di Hotel untuk acara besok, Nak. Nanti malam kita juga akan kesana dan menginap disana" jawab Mom Yunita.
__ADS_1
Lalu Mom Yunita mengusap lembut perut menantu nya, ia tersenyum karena sebentar lagi akan menjadi Nenek.
"Sehat-sehat ya sayang" ucap Mom Yunita.
"Iyaa Nenek" balas Weni dengan suara khas anak kecil.
Mom Yunita terkekeh dan memeluk menantu nya dengan sayang.
"Sudah berapa bulan, Nak?" tanya Istri Herman.
"Sudah 4 bulan, Tante" jawab Weni dengan tersenyum.
"Masih ngidam yang aneh?" tanya Istri Herman kembali dengan tersenyum kecil.
"Iya Tan, aku juga gak tau kenapa tetapi semua nya harus makanan aneh dan buatan Mas Angga, padahal aku sudah menahan nya agar tidak membuat Mas Angga repot, tapi ya gimana lagi" jawab Weni dengan sendu.
Angga tersenyum kecil dan langsung duduk di samping Istri nya tersebut.
Weni tersenyum dan memeluk Suami nya.
"Nih pesenan kesayangan aku" goda Angga dengan memberikan gelas Jus.
"Wah terimakasih" balas Weni dengan sangat girang.
Weni langsung saja meminum nya hingga tandas, seketika Angga langsung tersenyum dengan nafas lega.
Herman dan yang lainnya hanya menelan ludah kasar saat minuman itu tandas di minum oleh Weni.
__ADS_1
"Enak, Nak?" tanya Daddy Paris penasaran.
"Sangat enak Dadd, apa Daddy mau?" tanya Weni.
"Tidak usah sayang" jawab Daddy Paris dengan cepat.
Semua orang langsung menahan tawa saat melihat wajah Daddy Paris yang seketika memucat.
"Mau lagi?" tanya Angga lembut.
"Enggak Mas, aku ingin istirahat dulu sebelum ke Hotel" jawab Weni dengan mengerjapkan mata nya.
Angga langsung saja menyetujui nya, ia juga sudah rindu dengan istri nya tersebut.
"Semua nya, aku dan Weni ke kamar dulu" pamit Angga dengan beranjak dari duduk nya.
"Yasudah sana" balas Mom Yunita.
Weni langsung bergelayut manja di lengan Angga, ia ingin selalu di manja oleh Angga.
"Sayang" panggil Angga saat mereka sudah berada di kamar.
"Kenapa Mas?" tanya Weni dengan tersenyum kecil.
Sebenar nya Weni tahu apa maksud Angga, tetapi dia hanya ingin menggoda nya saja terlebih dahulu.
.
__ADS_1
.
.