Wanita Tangguh-Ku

Wanita Tangguh-Ku
Konferensi Pers 2


__ADS_3

Pada malam hari, semua keluarga Angga berangkat ke Hotel yang sudah di sediakan untuk acara besok.


Weni terus saja bersandar di dada bidang Angga karena merasa mengantuk.


"Tidurlah, nanti Mas akan beritahu jika sudah sampai" ucap Angga lembut.


"Hmmmm" balas Weni yang sudah memejamkan mata nya.


Angga mengusap lembut pipi Weni yang sudah chabby karena kehamilannya sudah beranjak besar.


***


Keluarga Surya pun sudah sampai di Hotel, bahkan Bu Mia , Aldi pun ikut serta disana karena memang di undang oleh TR Group.


"Wah megah sekali ya, Mas" ucap Lauren takjub.


"Ya kau benar sayang, ini Hotel sangat megah" balas Aldi.


Lalu mereka masuk ke dalam kamar yang sudah di sediakan pihak Hotel untuk mereka.


Aldi dan Lauren merebahkan tubuh nya yang lelah.


"Konferensi Pers tentang apa ya, Mas?" tanya Lauren penasaran.


"Katanya Putra tunggal Tuan Paris akan mengumumkan sosok Istri nya yang sedang hamil dan dia juga akan mengumumkan Istri nya yang pewaris perusahaan apa ya lupa Mas juga" jawab Aldi dengan memeluk tubuh Istri nya.


"Emmhhhh" lenguh Lauren saat tangan sang Suami sudah bergeliya.

__ADS_1


Setelah itu mereka langsung saja memadu kasih dengan penuh gairah dan nafsu.


Sedangkan Surya, dia sedang duduk di balkon kamar Hotel nya.


"Ada apa ini? Kenapa aku tidak bisa mencari keberadaan Weni" gumam Surya dengan geram.


"Dimana Herman menyembunyikan wanita itu" gumam nya lagi.


Lalu Surya menerima telepon dari anak buah nya, dia mengabarkan bahwa dia tidak menemukan jejak Weni yang seperti nya di sembunyikan oleh seseorang.


"Argghhh sial" gerutu Surya dengan sangat kesal.


Surya memilih untuk tidur saja karena ia juga sudah mengantuk.


***


Para awak media, wartawan dan yang lainnya sudah stay dengan alat nya masing.


Tepat jam 08 pagi, keluarga Angga datang dengan begitu banyaknya pengawalan.


Bahkan Weni pun di dekap oleh Angga agar terhindar dari apapun itu.


Setelah semua nya berada di atas podium, terlihat dengan jelas bahwa Weni berada di sana dengan perut buncit nya.


"Ayah, bukan kah itu Weni?" tanya Lauren dengan menunjuk ke arah atas panggung.


"Kau benar sayang, pantas saja kita cari tidak pernah bertemu dengan jejak nya" jawab Surya dengan emosi.

__ADS_1


Angga mengambil mix dari Mc tersebut, lalu ia maju satu langkah seorang diri.


"Selamat pagi semua nya, saya ucapkan terimakasih atas kehadiran kalian semua.


Disini saya akan mengumumkan pernikahan saya dengan seorang wanita cantik yang begitu saya cintai" ucap Angga dengan penuh binar kebahagian dan cinta.


Lalu Angga mengulurkan tangannya pada sang Istri yang sedang menatap nya dengan bahagia.


Weni langsung saja maju dan menerima uluran tangan dari sang Suami.


"Dia adalah Weni Widjadja, Putri dari mendiang Tuan Cokro Widjadja dan pemilik perusahaan WN-Group yang sah yang saat ini di kendalikan oleh saya" ucap Angga kembali dengan penuh ketegasan dan penekanan.


Semua orang langsung bertepuk tangan dan tercengang dengan semua kabar tersebut.


Bahkan Keluarga Surya sudah sangat menahan emosi dan kekesalannya saat ini.


"Dan saat ini juga dia sedang mengandung Anak pertama kami" ucap Angga kembali dengan mengusap lembut perut Weni.


"Untuk acara resepsi nya memang saya belum menggelar nya karena ada beberapa halangan, tetapi saya akan menggelar nya dengan secepat nya" lanjut Angga kembali.


Lalu Angga menyudahi bicara nya dan di gantikan oleh Daddy Paris dan Herman.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2