
Reva pun sengaja memilih gaun yang sederhana untuk menghadiri acara makan malam yang akan di adakan oleh Ibu Maurel..
Reva enggan jika dia harus kelihatan mencolok apalagi di sana Reva harus bertemu dengan putra dari Ibu Maurel laki laki yang belum pernah dia kenal sebelumnya...
"Sebaiknya aku memakai gaun yang sederhana saja yang enggak terlalu terbuka dan juga enggak terlalu mencolok. Lagipula di sana gak terlalu banyak orang jadi mungkin gak usah terlalu formal.."Reva pun berbicara di dalam hatinya...
Setelah dia mencari gaun yang dia inginkan akhirnya Reva menemukan gaun berwarna coklat dengan lengan yang agak terbuka. Reva yang selama ini selalu terlihat tomboy sepertinya dia merasa kurang percaya diri ketika mencoba gaun yang kini ada di tangannya...
"Aku aja jarang memakai gaun seperti ini? apa jadinya nanti jika aku mengenakan ini. Tapi aku juga tak boleh mengecewakan Ibu Maurel wanita yang begitu baik kepadaku dan wanita yang sudah aku anggap seperti Ibuku sendiri.."Reva pun berkata dalam hatinya...
Setelah selesai memilih gaun dan juga perlengkapan lainnya. Reva pun langsung memutuskan untuk pergi ke salon untuk melakukan perawatan. Reva masih tak mau mengecewakan Ibu Maurel..
Reva pun hanya melakukan beberapa treatment untuk mencerahkan kulit wajahnya. Reva masih belum tahu jika laki laki yang akan dia temui adalah Raffa laki laki yang sudah dia kenal sebelumnya..
Tepat pada jam tujuh malam, Raffa masih berada di kantor dan tak lama setelah itu Ibu Maurel pun menghubunginya...
"Sayang kamu di mana? kenapa kamu tak kunjung pulang? Tolong kamu menyusul Bunda di restoran rajawali tak jauh dari kantor kamu.."ucap Ibu Maurel dengan nada yang sangat lembut.
Raffa pun tersenyum di ujung telfonnya.
"Baiklah Bunda,sepertinya ada hal yang ingin Bunda sampaikan mengenai hal apakah itu??"tanya Raffa sedikit penasaran...
Ibu Maurel pun hanya tersenyum lalu menggelengkan kepalanya..
"Kamu datang saja nanti juga kamu akan tahu.. Ya sudah Bunda tutup dulu telfonnya ya kamu jangan sampai telat.."Ibu Maurel pun langsung menutup sambungan teleponnya...
__ADS_1
Raffa hanya bisa mengangguk namun dalam hatinya mengerti sesuatu bahwa sang Bunda sedang merencanakan sesuatu..
"Aku tahu kalau Bunda sedang merencanakan sesuatu,tapi aku senang karena Bunda sepertinya sangat bahagia dan semoga saja bukan karena laki laki itu,laki laki yang paling aku benci selama hidupku..."Raffa pun kembali mengingat sang Ayah yang telah mengkhianatinya....
Raffa pun langsung bergegas untuk bersiap siap pulang dan kemudian menyusul sang Bunda ke restoran yang telah mereka sepakati untuk bertemu..
Hari ini Raffa benar benar merasa sangat deg degan dengan kejutan yang akan sang Bunda berikan kepadanya...
...****************...
Tepat pukul tujuh malam Raffa pun sampai di restoran tempatnya berjanji untuk bertemu dengan sang Bunda. Disana sudah ada Ibu Maurel yang tengah menunggunya.
Ibu Maurel pun tersenyum sembari menyambut sang putra yang baru saja muncul di hadapannya...
"Happy birthday sayang..."ucap Ibu Maurel sembari tersenyum...
"Thank Bunda,wow ini sangat sepesial. Bunda semenjak kapan menyiapkan semuanya ini dan ini adalah hari ulang tahunku? Raffa sendiri lupa akan hari ini terima kasih Bunda ini sangat sepesial untuk Raffa..."Raffa pun tersenyum sembari memeluk sang Bunda yang kini ada di hadapannya...
Tak lama setelah itu Reva pun datang dengan membawa sebuah kotak kecil sebagai hadiah untuk orang yang sama sekali belum dia kenal..
Ibu Maurel pun tersenyum saat melihat wanita yang dia kenal,kali ini Reva telihat sangat berbeda dari biasanya..
Mata Raffa seketika tertuju pada Reva yang tiba tiba datang mendekatinya...
Sementara itu Ibu Maurel pun tersenyum dan langsung menyambut Reva dengan pelukan..
__ADS_1
"Akhirnya kamu sampai juga.."ucap Ibu Maurel dengan wajah yang berseri seri...
Hal yang aneh terjadi pada diri Raffa,dia tak pernah menyangka jika sang Bunda sangat mengenal Reva wanita yang sudah beberapa kali di temuinya dan juga wanita yang telah membuat jantungnya berdetak jauh lebih kencang...
Reva pun tersenyum kemudian dia mencium punggung tangan Ibu Maurel dengan sangat lembut..
"Assalamualaikum Tante,,maaf ya Reva telat datangnya..."ucap Reva dengan lemah lembut...
Ibu Maurel pun tersenyum kemudian dia menggelengkan kepalanya..
"Gak apa apa kok Reva.. Oh iya kamu sendiri kesini naik apa??"tanya Ibu Maurel dengan suara yang sangat lembut membuat Raffa pun menjadi sedikit bingung...
Ibu Maurel pun langsung menatap kearah Raffa dan kemudian menarik lengannya dengan lembut..
"Reva sayang,kenalin ini putra Tante namanya Raffa,Raffa kenalin ini Reva.."ucapan Ibu Maurel membuat keduanya pun saling tatap...
Reva pun tersenyum kearah Raffa dan kemudian mengulurkan tangannya..
"Hai Mas kita bertemu lagi,oh iya happy birthday.."ucapan Reva membuat tanda tanya besar untuk Ibu Maurel karena dia sendiri tak tahu jika keduanya sudah saling mengenal...
"Terima kasih..."ucap Raffa sembari mengembangkan senyuman dia wajahnya dan menerima hadiah yang di berikan oleh Reva untuknya.
Ibu Maurel pun nampak sangat senang melihat keduanya nampak sangat akrab hal itu membuatnya semakin ingin menjodohkan keduanya..
Ibu Maurel pun tersenyum dan kemudian mengajak keduanya untuk menikmati makan malam bersama...
__ADS_1
"Ayo kita pesen makan dulu,Reva sini sayang duduk di sebelah Tante.."ucapan Ibu Maurel membuat Raffa menatapnya bingung bagaimana bisa sang Bunda berkenalan dengan Reva dan juga terlihat begitu dekat apakah ada sesuatu yang sengaja di sembunyikan oleh sang Bunda dan wanita misterius yang ada di hadapannya saat ini...