WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU

WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU
Capture 27


__ADS_3

Setalah meninggalkan rumah sakit Reva dan Pak Andi pun langsung pergi menuju apartemen milik mereka. Reva sangat ingin melupakan apa yang baru saja dia alami saat ini dan Reva juga sangat ingin melupakan Raffa.


Berbeda dengan Raffa yang begitu hancur bersamaan dengan hatinya.


Dua kali dia merasakan sakit yang sama namun berbeda cara,Raffa tak membenci Reva karena ini adalah murni kesalahannya dan Raffa sangat berharap supaya Reva bisa memaafkannya dan juga bisa membuka lembaran baru lagi..


Tepat pada jam dua belas malam Raffa baru saja pulang kerumahnya. Dia telihat sangat kacau dan juga berantakan itu karena seharian ini dia selalu mencoba untuk mencari cara untuk meyakinkan Reva.


Ibu Maurel tak kuasa melihat Raffa hancur untuk kedua kalinya,dia merasa sangat bersalah kali ini jika saja Ibu Maurel tak pernah mengundang sang mantan suami untuk menghadiri acara pernikahan putranya mungkin itu semua tak akan terjadi...


Ibu Maurel tak kuasa menahan kesedihan di dalam hatinya. Dia pun tak bisa menyalakan Raffa sepenuhnya dengan apa yang sedang terjadi...


Ibu Maurel pun mendekati Raffa dan memeluknya dengan erat..


"Raffa maafkan Bunda,ini semuanya salah Bunda jika saja Bunda tak mengundang Ayah kamu mungkin semuanya ini gak akan pernah terjadi.."Ibu Maurel pun menangis tersedu..


Raffa pun tak bisa menyalakan sang Bunda dengan apa yang telah terjadi itu semua sang Bunda lakukan karena sang Bunda memiliki alasan...


"Sudahlah Bunda gak apa apa lupakan saja. Mungkin semua ini sudah menjadi takdir yang harus Raffa alami dan Bunda gak usah merasa bersalah Raffa baik baik saja. Dan juga Raffa yakin bahwa Reva pasti akan kembali pada Raffa walaupun itu entah sampai kapan Raffa akan tetap menunggunya."Raffa pun tersenyum untuk menyembunyikan semua yang sedang dia rasakan...


Raffa pun membalas pelukan sang Bunda untuk menenangkan hatinya. Raffa tak ingin jika sang Bunda juga harus bersedih karena apa yang telah terjadi padanya...

__ADS_1


...****************...


Beberapa hari kemudian...


Reva pun sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Reva pun tersenyum menatap matahari pagi dari balkon apartemen miliknya.


Reva hanya bekerja dari rumah dia masih belum siap untuk bertemu dengan siapapun setalah batalnya acara pernikahannya...


"Aku akan mulai kembali kehidupanku walaupun terasa berat tapi aku yakin aku akan bisa mengikhlaskan semuanya sampai aku bisa melupakan Mas Raffa."


Reva pun kembali mengingat semuanya namun Reva tak mau hanyut dalam kesedihannya.. Reva pun menarik nafas panjang dan membuangnya secara berlahan Reva sudah tak mau lagi bersedih menyesali semuanya menyesali semua hal yang membuatnya sakit hati...


Pak Andi pun memutuskan untuk berangkat ke kantor milik Raffa bukan untuk bekerja melainkan Pak Andi sudah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Pak Andi tak ingin melihat lelaki yang telah membuat putrinya malu dan juga bersedih...


Reva pun menatap kearah sang Ayah yang s sang bersiap untuk berangkat ke kantor..


Pak Andi pun menatap kearah sang putri dan tersenyum...


"Ayah akan ke kantor sayang, Ayah ke kantor bukan untuk bekerja melainkan untuk mengundurkan diri. Ayah tak mau juga selalu melihat laki laki yang telah membuat kita malu pada kerabat kita."


Pak Andi pun terlihat sudah siap untuk meninggalkan karir yang sudah selama ini dia capai di perusahan Antara itu..

__ADS_1


Pak Andi tak lagi memikirkan tentang karirnya namun Pak Andi lebih memilih untuk mempertahankan harga diri putrinya...


"Baiklah kalau begitu Ayah akan berangkat dulu dan kamu hati hati di rumah. Ayah gak akan lama dan satu lagi Ayah akan pulang ke rumah kita untuk mengambil beberapa barang."


Pak Andi pun langsung pergi meninggalkan sang putri sendirian..


Setelah itu Pak Andi pun berangkat menuju perusahan milik Raffa untuk memberikan surat pengunduran diri dan mengambil semua barang barang miliknya yang berada di kantor Raffa...


...****************...


Pada saat yang bersamaan,Raffa pun sudah berada di kantor dan melihat Pak Andi datang ke kantor. Dalam pikirannya Raffa sangat senang karena bisa mencari informasi tentang Reva kekasihnya...


Namun Pak Andi enggan untuk bertemu dengan Raffa namun Raffa sepetinya memaksa untuk mencari informasi tentang Reva.


"Pak Andi tunggu.."ucap Raffa dengan nada suara yang lembut.


Pak Andi terpaksa pun mengehentikan langkahnya dan menoleh kearah Raffa yang sedang berjalan mendekatinya..


"Maaf ada apa Pak?"tanya Pak Andi lirih.


Raffa pun menatap kearah Pak Andi dan tersenyum.

__ADS_1


"Pak aku benar benar minta maaf atas apa yang terjadi kemarin. Pak aku benar benar mencintai Reva dan aku ingin memperbaiki semuanya. Aku seperti itu karena aku memiliki alasan Pak."Raffa pun hendak menjelaskan alasannya kenapa dia meninggalkan Reva di hari pernikahannya...


__ADS_2