
Raffa langsung pergi ke rumah sakit tempat Reva di rawat,Raffa pun langsung bergegas menuju kamar rawat Reva untuk segera menemuinya..
"Assalamualaikum,Reva maafkan aku.."ucap Raffa sesaat setelah masuk ke ruangan Reva.
Reva pun kaget melihat kedatangan Raffa,Reva pun langsung membalikan badannya enggan untuk berbicara dengan Raffa...
"Reva,,maafkan aku..."ucap Raffa lirih.
Pak Andi yang baru saja masuk kedalam ruangan Reva,dan melihat Raffa berada di sana Pak Andi terlihat sangat marah dia gak berfikir lagi tentang siapa Raffa..
"Untuk apa lagi anda kesini? apa belum cukup anda membuat malu kami? jika kamu hanya menyakitinya pergilah aku gak akan rela melihat putriku kamu sakiti..."Pak Andi pun terlihat sangat marah pada Raffa.
Raffa sendiri tahu kalau apa yang dia lakukan sudah sangat kelewatan dan menurutnya wajar saja jika Pak Andi akan marah.
"Om maafkan aku,aku khilaf tapi aku bisa jelasin semuanya."Raffa pun mencoba untuk menjelaskan semuanya...
Reva pun masih saja diam dia belum mengatakan apapun.
"Sebaiknya Mas pergi saja aku masih belum mau bicara denganmu Mas.. Dan satu lagi maaf mungkin sebaiknya Mas jangan menemui aku lagi.."ucapan Reva seperti bom waktu yang benar benar menghancurkan hati Raffa...
Raffa menatap kearah Reva dan mendekatinya namun Pak Andi melarangnya sehingga langkahnya pun harus terhenti..
"Sebaiknya kamu dengarkan apa yang di ucapkan Reva kamu pergilah..."Pak Andi pun langsung melarang Raffa untuk mendekatinya...
Raffa pun langsung terdiam mendengar apa yang di katakan oleh Pak Andi,Raffa pun langsung menatap kearah Pak Andi yang nampak tak suka melihat kedatangannya..
__ADS_1
Raffa pun menatap kearah Reva yang memalingkan mukanya Raffa sendiri tahu bahwa apa yang dia lakukan sudah menyakiti banyak orang...
"Reva,,maafkan aku. Aku janji aku akan memperbaiki semuanya.."ucap Raffa sebelum pergi meninggalkan ruangan Reva.
Setelah Raffa pergi airmata Reva kembali mengalir Reva sendiri sangat mencintai Raffa karena Raffa adalah cinta pertamanya namun apa yang di lakukan oleh Raffa benar baner telah membuatnya sangat kecewa...
"Maafkan aku Mas Raffa. Aku memang sangat mencintaimu tapi apa yang telah kamu lakukan ini benar benar membuat aku malu Mas kamu meninggalkan aku pas di hari pernikahan kita. Dan aku masih perlu banyak sekali waktu untuk melupakan semuanya.." Reva pun kembali menangis...
Pak Andi langsung menghiburnya dia paling mengerti dengan apa yang di rasakan putri semata wayangnya itu dan hal itu juga membuat hati Pak Andi hancur..
"Sayang sudah kamu harus kuat dan kamu juga harus bisa melewati semuanya ini. Kamu tenang saja kita akan pergi jauh supaya tak ada lagi orang yang bisa menyakiti hati kamu.."Pak Andi pun memeluk putrinya dengan sangat erat...
...****************...
Di tempat yang berbeda...
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..........
Raffa berteriak sekeras mungkin dia sedang menikmati rasa bersalahnya dan hal itu di sebabkan oleh sang Ayah jika saja sang Ayah tak hadir di pernikahannya mungkin hari ini adalah hari bahagia untuknya di mana Reva sudah menjadi istrinya yang sah...
"Ini semua karena kamu Arga Antara aku benci menjadi anakmu dan aku juga tak pernah menginginkan lahir dari darahmu."Raffa pun mengungkapkan semua yang telah dia rasakan...
Raffa benar benar kecewa dengan semuanya dengan apa yang tengah dia alami saat ini, dan hal itu benar benar membuat rasa sakit yang tak bisa dia lupakan lagi dan lagi...
"Aku benci dengan semua ini aku benci pada diriku sendiri yang tak bisa mengontrol emosiku dan aku juga benci karena memiliki seorang Ayah yang sangat kejam dan tega membuat aku seperti ini.."Raffa pun terus saja mengeluarkan semua yang sedang dia rasakan..
__ADS_1
Di tempat yang berbeda...
Pak Arga merasa sangat bersalah karena telah menghancurkan pernikahan sang putra dan seandainya saja dia tak datang di acara pernikahan Raffa mungkin kini putranya sudah bahagia bersama Reva...
"Sekali lagi maafkan Ayah ya Raffa,Ayah tahu kalau Ayah telah sangat menyakitimu dan Ayah juga tahu bahwa kamu sangat membenci Ayah tapi apakah salah jika Ayah ingin menyaksikan hari bahagiamu itu aja.."Pak Arga pun hanyut dalam penyesalannya..
Pak Arga sangat menyayangi Raffa namun rasa benci Raffa padanya sangat besar itu semua karena kesalahannya sendiri yang tanpa sengaja mencintai wanita muda yang tak lain adalah kekasih dari sang putra...
Tak lama setelah itu Pak Arga pun kembali menghapus airmatanya dan dia sendiri ingin mengembalikan kebahagiaan putranya dengan menemui Reva dan Pak Andi yang tak lain adalah mantan orang kepercayaannya di perusahaannya miliknya dulu..
"Ayah pasti akan mengembalikan kebahagiaan yang seharusnya menjadi milikmu dan aku akan membawa Reva kembali di pelukan kamu Raffa, Ayah janji.."Pak Arga pun langsung pergi untuk mencari informasi tentang Reva...
Pak Arga ingin mendapatkan maaf dari Reva karena telah dengan sengaja membuat pernikahannya gagal karena menurutnya itu semuanya adalah murni kesalahannya..
Pak Arga pun langsung pergi untuk menemui Reva dan Pak Andi....
Di tempat yang berbeda.
Reva pun langsung di izinkan untuk pulang ke rumahnya,dengan penuh perhatian sang Ayah pun langsung membawa Reva pulang ke rumahnya..
"Sayang kita pulang ya,kalau kamu masih belum mau pulang ke rumah kita pulang ke apartemen kamu saja gimana? Kalau kita pulang ke rumah Ayah masih takut jika Raffa nanti akan kembali menemui mu."Pak Andi pun mengatakan semua hal yang dia takutkan...
Reva pun hanya tersenyum sembari menganggukan kepalanya dia pun tahu maksud sang Ayah adalah yang terbaik untuknya dan juga Reva masih belum mau bertemu dengan Raffa..
"Baiklah Ayah,aku ikut saja gimana baiknya menurut Ayah. Lagipula aku masih belum mau bertemu dengan Mas Raffa."Reva pun mengikuti semua yang di katakan sang Ayah.
__ADS_1
Pak Andi dan Reva pun langsung bergegas untuk pulang ke apartemen miliknya, apartemen yang jauh dari keramaian dan juga tempat yang belum pernah Raffa tahu sehingga tempat itu cocok untuk menenangkan diri...