WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU

WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU
Capture 2


__ADS_3

Raffa pun terlihat sangat senang karena mendapatkan lampu hijau dari sang calon Ayah mertua..


Raffa pun langsung bergegas untuk segera kembali ke butik milik Reva..


Sesampainya di butik milik Reva,Raffa pun langsung menemuinya..


"Selamat malam Rev? Apa kita bisa jalan sekarang atau kamu masih ada kerjaan?"tanya Raffa lirih..


Reva pun tersenyum sembari menatap kearah Raffa yang telah berdiri di sampingnya...


"Iya Mas sebentar lagi ya..."ucap Reva lirih.


Raffa pun hanya mengangguk dan kemudian dia melepaskan jas miliknya dan duduk di sofa menunggu Reva berkemas.


"Oke santai saja aku akan menunggumu disini.."Raffa pun langsung duduk di sofa sembari memainkan ponsel miliknya...


Reva pun tersenyum sembari sesekali mencuri pandang kearahnya...


Raffa pun melakukan hal yang sama dia terlihat sangat bahagia berada di samping Reva dan juga Raffa saat ini terlihat jauh lebih lembut daripada bisanya...


Reva pun terlihat sangat bersemangat untuk bisa mengejar kebahagiaannya...


"Aku sudah selesai Mas dan kita bisa jalan sekarang?"ucap Reva sembari tersenyum menatap wajah tampan Raffa..


Raffa pun tersenyum, tatapan keduanya pun bertemu membuat Reva menjadi salah tingkah..


"Ya sudah kita jalan sekarang? Aku yakin pasti Bunda sudah menunggu kita saat ini dan juga aku sangat yakin kalau Bunda memiliki rencana lain untuk kita.."Raffa pun langsung mengambil jas miliknya dan kemudian berjalan keluar.


"Maksud Mas rencana lain buat kita apa Mas?"tanya Reva sedikit tak mengerti..


Raffa pun hanya menggelengkan kepalanya dan kemudian dia langsung menarik lengan Reva dengan lembut.


"Lihat saja nanti juga kamu tahu dan kamu juga akan paham.."Raffa pun mengedipkan matanya dengan nada menggoda...


Reva pun hanya tersenyum walaupun dalam hatinya merasakan hal yang berbeda. Hati Reva sepetinya sudah benar benar jatuh cinta pada Raffa dan hal itu tak dapat lagi dia ingkari namun Reva sadar bahwa mungkin Raffa hanya menganggapnya sebagai teman...


Tak lama setelah itu Reva dan Raffa pun pergi ke sebuah restoran tempat dia dan sang Bunda bertemu..

__ADS_1


Dalam perjalanannya menuju restoran Raffa sesekali mencuri pandang pada Reva.


"Rev gimana harimu tadi apakah ada hal yang menyenangkan?"tanya Raffa mencoba mencairkan suasana...


Reva pun tersenyum dan berkata bahwa harinya baik dan juga menyenangkan.


Hal itu membuat Raffa menjadi sedikit salah tingkah...


Reva pun menatap kearah Raffa yang terlihat begitu tak bisa...


"Kamu kenapa Mas? Kok Mas terlihat begitu gugup kenapa?"Reva pun bertanya sembari menatap wajah laki laki yang ada di sampingnya..


Raffa pun menggelengkan kepalanya dan tersenyum..


"Gak ada kok Rev,kamu terlihat berbeda hari ini..."Raffa pun kembali mengeluarkan sebuah umpan pada Reva..


Reva pun tersenyum dan kemudian menatap wajah tampan Raffa..


"Kalau aku berbeda memangnya kenapa??"tanya Reva lirih. Awas nanti Mas bisa jatuh cinta loh.."Reva pun mulai menggoda Raffa...


"Aku hanya bercanda Mas jangan di ambil hati."Reva pun kembali menatap lurus ke luar jendela menatap malam yang terlihat begitu cerah.


...****************...


Tak lama setelah itu mereka pun sampai di restoran tempat mereka berjanji untuk bertemu dengan sang Bunda namun di sana ternyata Ibu Maurel pun tak nampak...


"Di mana Tante Maurel?"tanya Reva sembari mencoba mencari di mana Ibu Maurel berada..


Belum sempat Raffa menjawab ucapan Reva telfonnya pun berdering.


"Halo Raff maaf ya Bunda gak bisa datang ke restoran mendadak Bunda sakit kepala. Kamu makan malam berdua saja ya dengan Reva."ucap sang Bunda kemudian langsung mematikan sambungan telponnya..


Raffa pun langsung menatap kearah Reva..


"Lihatlah Rev ini yang aku maksud. Ya sudah kita makan berdua saja..."Raffa pun langsung menarik lengan Reva dengan lembut.


Reva pun terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Raffa namun Reva tak mau berfikir lebih terhadap perhatian yang Raffa berikan untuknya...

__ADS_1


Tak lama setelah itu mereka pun mendapatkan kursi,Raffa sengaja memilih tempat duduk yang agak tertutup sehingga keduanya bisa lebih leluasa untuk berbincang...


"Kamu mau pesan apa Rev?"tanya Raffa sembari melihat menu yang ada di hadapannya..


"Apa aja Mas aja yang pilih.."ucap Reva lirih.


Raffa pun mengangguk sembari menatap wajah cantik Reva...


Sembari menunggu makanan yang mereka pesan Raffa pun tak kuasa lagi menahan rasa di dalam hatinya. Raffa berniat untuk mengungkapkan perasaanya pada Reva..


"Rev aku mau bertanya sesuatu sama kamu boleh?"tanya Raffa sembari menatap wajah Reva.


Tatapan keduanya pun bertemu dan pada saat yang bersamaan hati Reva pun menjadi tak karuan..


"Mas mau bertanya apa? Mas tinggal bicara saja jika aku bisa menjawabnya aku akan menjawabnya Mas."Reva pun tersenyum lalu mengalihkan pandangannya..


Raffa pun berusaha untuk tenang dan kemudian di memegang tangan Reva dengan lembut.


"Reva maafkan aku jika apa yang akan aku katakan mungkin akan membuat kamu marah atau apa tapi aku ingin mengatakan ini sejak lama. Reva sepetinya aku telah jatuh cinta padamu dan aku mau kita bisa menjalani hubungan yang lebih daripada ini. Reva maukah kamu menjadi kekasihku?"Raffa pun memegang tangan Reva dengan lembut....


Reva pun tak bisa menjawab apa apa dia masih belum percaya dengan apa yang dikatakan oleh Raffa. Raffa mengatakan bahwa dia mencintainya..


"Reva maukah kamu menerimaku sebagai orang yang akan selalu melindungi kamu dan selalu ada di saat kamu membutuhkanku?"Raffa pun menghentikan ucapannya karena Reva tak menjawab apapun.


"Aku tahu mungkin ini konyol Rev tapi aku mencoba jujur pada hatiku sendiri dan dulu aku pernah di sakiti oleh seseorang dan hal itu yang membuat aku tak percaya lagi pada wanita namun setelah aku mengenalmu dan aku dekat denganmu aku kembali merasakan cinta yang telah hilang dari hidupku. Reva jika kamu tak mau menerima gak apa apa aku bisa mengerti.."Raffa pun terlihat putus asa..


Reva melihat ada kekecewaan di dalam mata Raffa dan Reva sendiri juga telah jatuh hati pada Raffa..


Raffa pun mencoba mengalihkan pembicaraannya dengan menutupi rasa kecewa di dalam hatinya.


"Lupakan saja Rev aku gak mau apa yang aku ucapkan tadi membuatmu kecewa dan marah padaku.."Raffa pun mengehentikan ucapannya ketika tiba-tiba saja Reva memeluknya...


"Aku mau Mas,aku mau menjadi kekasihmu dan aku berjanji aku tak akan pernah menyakitimu. Tapi aku memiliki begitu banyak kekurangan dan aku juga bukan wanita yang sempurna apakah Mas gak keberatan dengan semua kekurangan yang aku punya?"Reva pun memeluk Raffa dengan erat..


Raffa pun tersenyum mendapatkan perlakuan manis dari Reva dan Raffa juga membalas pelukan hangat dari Reva...


"Kita sama sama melengkapi kekurangan kita masing masing ya Rev. Reva aku yakin bahwa kamu adalah pilihan yang terbaik yang Allah kasih untukku dan terima kasih karena kamu mau menerimaku.."Raffa dan Reva pun berpelukan dengan eratnya...

__ADS_1


__ADS_2