WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU

WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU
Capture 07


__ADS_3

Beberapa hari kemudian sikap sang Ayah pun mulai berubah hal itu sangat membuat Raffa merasa kecewa. Seharusnya sebagai seorang kepala rumah tangga dia bisa mengayomi keluarganya bukan justru bersikap seenaknya saja.


"Mas aku mau kita bercerai."ucap Ibu Maurel secara tiba tiba hal itu tentu saja membuat Pak Arga menjadi terkejut...


Pak Arga menatap tajam kearah sang istri dia pun menatap dengan tatapan penuh dengan penekanan..


"Kenapa Bunda tiba tiba mengatakan hal itu? Ayah sudah sering bilang gak akan perceraian di antara kita dan Bunda tolong jangan seperti ini.."Pak Arga pun menjadi marah dan kemudian dia pergi meninggalkan rumah.


Raffa yang melihat sikap Ayahnya pun kini berubah menjadi rasa benci karena Ayahnya selalu saja menyakiti hati Bundanya.


"Ayah kenapa menjadi seperti ini? Aku benci dengan sikap Ayah yang seenaknya jika Ayah tak bisa membuat Bunda bahagia maka setidaknya jangan pernah membuat Bunda menangis."Raffa pun mulai memiliki rasa kesal di dalam lubuk hatinya....


...****************...


Di tempat yang berbeda..


Kebetulan malam ini adalah malam Minggu Raffa sengaja ingin mengajak Arumi untuk makan malam dengannya. Raffa yang sedang memiliki banyak pikiran karena apa yang telah di lakukan oleh sang Ayah pun menginginkan seseorang untuk berada di sampingnya bahkan Raffa bencana untuk melamar Arumi malam ini...


Sesampainya di sebuah apartemen mewah Raffa melihat Arumi dengan seorang laki laki dan laki laki itu terlihat sangat femiliar di matanya.


Emosi Raffa meledak ketika melihat laki laki yang bersama kekasihnya itu adalah Ayah kandungannya sendiri.


Raffa pun menahan emosinya bahkan dia sendiri mengikuti sang kekasih hingga ke sebuah hotel mewah yang tak jauh dari apartemen miliknya yang dia berikan untuk Arumi..


Hati Raffa hancur takkala melihat sang Ayah bercumbu mesra dengan sang kekasih. Hatinya panas bahkan panasnya melebihi lava gunung yang hendak meletus,Raffa pun mengikuti keduanya hingga ke dalam sebuah kamar...

__ADS_1


Setalah menunggu keduanya hanyut kedalam lubang dosa Raffa pun dengan beraninya mengetuk pintu kamar yang di huni oleh sang Ayah dan kekasihnya itu..


"Om itu siapa yang datang? Gak sopan banget mengganggu kesenangan kita.."ucap Arumi dengan manja..


Pak Arga pun membukakan pintu dan dia hanya mengenakan handuk yang di lilitkan di pinggangnya.


"Siapa..."ucapan Pak Arga terhenti ketika melihat Raffa yang ada di depan pintu kamar mereka..


"Siapa Om.."tanya Arumi dengan manja,Arumi yang masih di atas tempat tidur tanpa mengenakan apapun dan hanya di tutupi oleh selimut pun sangat terkejut ketika melihat Raffa yang berdiri di sana...


Raffa hanya menatap kearah Arumi wanita yang begitu dia cintai sedang bersama sang Ayah hal itu tentu saja menjadi cambuk terberat untuk Raffa.


"Maaf sepetinya saya salah kamar."ucap Raffa dengan suara yang terdengar berat.


Pak Arga pun memegang tangan sang putra dan berusaha untuk menjelaskan semuanya.


Arumi pun tak kalah syok melihat Raffa laki laki yang benar benar dia cintai kini ada di hadapannya dan melihat apa yang sudah dia lakukan dengan laki laki paruh baya itu..


"Mas Raffa.."ucapan Arumi terasa tercekik di tenggorokan dia tak bisa berkata apa apa lagi.


"Raffa dengarkan Ayah,Ayah mohon jangan beritahu Bunda kamu ya Ayah gak mau bercerai dari Bunda kamu. Ayah mohon.."Pak Arga pun gak bisa lagi menyembunyikan ketakutannya.


Raffa hanya menatap kedua manusia yang tak memiliki moral yang ada di hadapinya,Raffa menatap mereka dengan jijik..


"Kalian itu sangat menjijikan yang satu adalah Ayah kandungku dan yang satu adalah kekasihku. Oh maaf mantan kekasihku. Aku gak pernah menyangka kalau kalian akan sejahat ini. Dan Ayah aku sangat membencimu dan aku berharap kalau secepatnya kalian bisa bercerai karena Bunda juga pantas untuk bahagia."Raffa pun langsung pergi meninggalkan kamar hotel dengan perasaan yang hancur...

__ADS_1


Raffa pun tak percaya dengan apa yang di lihat olehnya bagaimana bisa dua orang yang sangat dia cintai melakukan hal itu di hadapannya bahkan keduanya melakukan hubungan terlarang dan yang paling membuat Raffa hancur adalah dia sudah sangat mencintai Arumi tapi ternyata dia terkhianati..


Raffa pun pergi dengan melajukan mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi hal itu tentu saja membuat siapa saja yang melihatnya menjadi takut dan juga khawatir..


Raffa pun memarkirkan mobilnya di sebuah jembatan dia merasakan sangat frustasi dengan kejadian yang baru saja di lihatnya.


"Aku benci kamu Arumi. Aku benci pada wanita semuanya sama saja. Dan yang paling bikin aku terluka adalah wanitaku adalah selingkuhan Ayahku.."Raffa pun tertawa sendiri,Raffa pun mengeluarkan cincin yang ada di saku jasnya kemudian menatapnya cincin yang sangat indah namun cincin itu justru mengingatkannya pada rasa sakit yang baru saja dia rasakan.


Pada saat yang bersamaan Raffa pun melemparkan cincin itu dan berteriak dengan sangat kencangnya.


"Aku benci kamu Arumi. Aku benci cinta dan aku benci pada wanita."Raffa pun benar benar patah hati saat ini..


Di sisi lain cincin yang di lemparkan oleh Raffa pun mengenai kepala Reva dan dia langsung mengambilnya. Reva membuka kotak itu disana ada cincin yang sangat indah dan Reva berusaha untuk mencari pemiliknya dan tak jauh dari tempatnya berada Reva melihat ada seorang laki laki yang sedang duduk sembari mengacak rambutnya sendiri.


Reva pun mendekati laki laki itu dan kemudian bertanya..


"Maaf Mas apa ini cincin milik Mas kenapa Mas buang?"tanya Reva lirih.


Raffa tak menjawabnya dan dia pun langsung bangun dari duduknya dan pergi.


"Kalau kamu mau kamu ambil saja jika enggak silahkan buang."ucap Raffa lirih kemudian Raffa pun pergi meninggalkan Reva yang masih terdiam tak mengerti..


Reva melihat itu adalah cincin mahal dan harganya juga sangat fantastis mana mungkin seseorang akan membuangnya begitu saja apa mungkin laki laki itu sedang patah hati.


Reva pun tersenyum sembari menatap cincin yang ada di tangannya saat ini..

__ADS_1


"Semoga suatu saat nanti kita bisa bertemu lagi dan aku akan menjaga cincin ini bersamaku hingga aku kembalikan kepada pemiliknya suatu hari nanti.."Reva pun langsung pergi untuk segera kembali ke apartemennya untuk segera beristirahat..


__ADS_2