WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU

WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU
Capture 18


__ADS_3

Di dalam perjalanan pulangnya Raffa terus saja tersenyum dia tak menyangka bahwa Reva adalah anak dari Pak Andi karyawan sekaligus orang kepercayaannya di kantornya...


"Kenapa dunia sesempit ini... Kenapa bisa Reva adalah anak Pak Andi kalau begini aku jadi dilema.."ucap Raffa dalam hatinya....


Raffa pun merasakan bahwa mungkin saat ini adalah waktu yang tepat untuknya memikirkan masa depan dan melupakan masa lalunya yang buruk...


Setelah menunggu waktu yang cukup lama kini Raffa pun sampai di rumah miliknya.


Jam di dinding telah menunjukan pukul 11 malam,hal itu membuat Ibu Maurel sedikit merasa khawatir...


"Raffa kenapa kamu jam segini baru pulang? Bunda juga menghubungi sekertaris kamu dia bilang kamu gak ada di kantor seharian ini kamu kemana? Kamu kenapa? Ada yang bilang kalau orang itu menemui kamu kenapa lagi dia,dia bilang apa?"berbagai pertanyaan pun terlontar dari mulut Ibu Maurel.


Raffa hanya menyambut pertanyaan sang Bunda dengan senyuman saja...


Ibu Maurel pun menjadi bingung di buatnya pasalnya sikap Raffa tak seperti biasanya.


"Raffa sayang Bunda sedang berbicara dan Bunda bertanya padamu kenapa kamu malah tersenyum?"Ibu Maurel pun semakin di buat gemes dengan sikap Raffa.


"Bunda i'm oke.. Bunda jangan khawatir. Iya Ayah eh maksud aku orang itu memang ke kantor dan dia menemui aku bilang ini dan itu. Tapi sudahlah lupakan saja. Bunda Raffa mau istirahat dulu ya cepek. Bye Bunda i love you?"Raffa pun langsung berlalu pergi meninggalkan sang Bunda dengan seribu pertanyaannya.


Sedangkan Ibu Maurel dia hanya diam saja sembari menatap sang putra masuk kedalam kamarnya. Ibu Maurel merasa ada yang aneh pada diri sang putra yang tak seperti biasanya itu...


"Ada apa dengan anak itu? kenapa gak seperti biasanya yang murung dan juga selalu emosi setiap kali dia bertemu dengan Mas Arga."Ibu Maurel pun menjadi semakin bingung melihat sikap Raffa saat ini....


Sesampainya di dalam kamarnya Raffa langsung membanting tubuhnya di atas pembaringan. Raffa pun tersenyum seolah telah menemukan kehidupannya yang baru lagi. Yah namanya juga orang sedang jatuh cinta apapun akan terasa indah bukan?.


...****************...


Di tempat berbeda...

__ADS_1


Kehidupan Arumi saat ini sudah tak baik baik saja. Semenjak dia putus dari Raffa satu tahun yang lalu dan juga di tinggalkan oleh Pak Arga kehidupan Arumi menjadi kacau...


Bahkan saat ini sudah gak ada lagi laki laki yang mau mendekatinya semuanya hanya menganggapnya mainan..


"Kenapa kehidupanku menjadi seperti ini apakah ini buah dari kesalahan yang telah aku buat terhadap Mas Raffa."airmata Arumi pun mengalir dengan derasnya...


Arumi sangat menyadari semuanya bahkan sampai saat ini rasa cintanya pada Raffa masih tetap sama..


"Aku masih sangat mencintaimu Mas Raffa. Apakah akan ada kesempatan lagi untukmu bisa memaafkan semua kesalahanku dan melupakan semuanya. Mas Raffa aku sangat merindukanmu dan aku ingin kamu kembali padaku apakah itu mungkin."Arumi pun langsung menangis sesenggukan...


Arumi sangat menyesali semuanya menyesali semua perbuatannya yang telah dia lakukan di masa lalu.


Arumi sangat berharap dia bisa mendapatkan maaf dari Raffa dan hubungan keduanya bisa kembali membaik tapi apakah itu semuanya mungkin.


Arumi terus saja bermain dengan perasaannya sendiri. Arumi ingin sekali menemui Raffa namun Arumi takut jika Raffa akan menolaknya.


...****************...


Setelah selesai berolah raga Raffa pun pulang ke rumahnya dan melihat sang Bunda yang sedang menyiapkan sarapan,Raffa pun langsung menemui sang Bunda dan memeluknya...


"Selamat pagi Bundaku sayang."ucap Raffa sembari tersenyum..


Ibu Maurel pun menatap kearah sang putra yang sedari kemarin nampak begitu bahagia.


"Selamat pagi juga Raffa. tumben kamu jam segini udah pulang berolah raga. Bisanya kamu agak siang pulangnya."tanya Ibu Maurel sedikit bingung.


Raffa pun tersenyum...


"Biasa Bunda ada metting pagi ini jadi Raffa harus ke kantor lebih awal.."jawab Raffa sembari mengambil segelas air putih dan kemudian menenggak minuman itu sampai habis.

__ADS_1


Ibu Maurel pun tersenyum dan kemudian menyuruh Raffa untuk segera bersiap siap.


"Ya sudah sekarang kamu mandi dan Bunda akan segera menyiapkan sarapannya.."ucap Ibu Maurel lirih.


Raffa pun langsung menuruti ucapan sang Bunda dan kemudian dia pun kembali ke kamarnya untuk segera bersiap siap. Pada kesempatan itu Raffa pun langsung menatap ponsel miliknya dan kemudian melihat sebuah notif di ponselnya.


Raffa tersenyum melihat senyuman Reva dia insta story milik Reva. Reva memposting foto dirinya yang tengah berada di sebuah tempat waktu itu Reva terlihat sangat cantik dengan pakaian yang dia pakai.


"Kamu cantik Rev."ucap Raffa tanpa sadar.


Raffa pun kemudian mengirimkan Reva sebuah pesan di pagi hari...


"Selamat pagi Reva semoga harimu menyenangkan ya. Jangan lupa sarapan dan hati hati di jalan.."tulis pesan yang di kirimkan oleh Raffa pada Reva...


Setelah mengirimkan itu Raffa pun langsung bersiap untuk mandi dan kemudian bersiap ke kantor. Raffa terlihat jauh lebih senang dan lebih bahagia di bandingkan Raffa yang sebelumnya...


Di tempat yang berbeda.


Reva yang baru saja selesai membersihkan diri pun tersenyum saat mendapatkan pesan dari Raffa. dia tak pernah menyangka bahwa Raffa akan terlihat begitu manis padanya.


Reva pun membalas pesan yang di kirimkan oleh Raffa untuknya...


Setelah itu Reva pun langsung kembali bersiap untuk ke butik miliknya karena hari ini dia akan sangat sibuk..


Reva pun tak bisa menepiskan bayangan wajah Raffa dari pelupuk matanya karena hatinya telah di curi oleh laki laki itu terkadang Reva berfikir untuk tak mau berharap namun hatinya selalu saja membawanya pada harapan yang mungkin gak akan pernah terwujud terlebih lagi Reva hanyalah anak dari bawahannya dia kantor milik Raffa.


"Stop thinking about him.."Reva pun mencoba untuk mengalihkan pandanganya dari bayangan Raffa namun terlihat begitu sulit.


Setalah itu Reva pun memutuskan untuk bekerja dan mencoba membuang semua pikirannya. Reva memilih untuk menyibukan dirinya sendiri dan mencoba untuk melupakan Raffa dan mencoba untuk tak berharap lagi..

__ADS_1


__ADS_2