
Raffa pun tersenyum menatap kearah sang kekasih yang terlihat begitu dewasa kali ini.. Reva pun tersenyum melihat Raffa menatapnya tanpa berkedip.
"Mas jangan menatapku seperti itu aku jadi malu tahu.."bisik Reva..
Raffa pun langsung memeluknya dan kemudian mencium kening wanita yang telah benar benar mengambil hatinya itu..
"Kamu boleh malu sekarang tapi kamu harus tahu setelah nanti kamu menjadi istriku kamu akan merasakan hal itu setiap hari.."Raffa pun kini semakin berani menggoda Reva membuat Reva tersipu malu..
Di tempat yang berbeda...
Arumi yang sedang merasa sangat kesal dengan apa yang di lakukan oleh Raffa padanya membuatnya semakin marah pada Raffa..
"Mas Raffa aku gak bisa menerima semua ini aku akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkan kamu kembali Mas aku tak akan pernah membiarkan kamu menjadi milik orang lain dan aku akan pastikan itu akan terjadi.."Arumi pun semakin emosi ketika membayangkan penolakan yang di lakukan oleh Raffa...
Arumi pun semakin kesal ketika mengingat apa yang telah dia dan Pak Arga lakukan jika saja dulu dia bisa main rapi mungkin kini dia telah bisa menyandang gelar Nyonya Raffa.
Arumi semakin merasa tak nyaman ketika mengingat semuanya...
Pada lain tempat...
Reva dan Raffa pun seharian berduaan di dalam apartemen keduanya sengaja menyimpan waktu bersama..
"Sayang apa kamu mau makan? Kalau kamu makan aku akan menyiapkan makanan untukmu. Jangan salah aku bisa masak dan aku juga sudah belajar untuk membuat berbagai jenis makanan untukmu.."pekik Raffa sembari memeluk Reva dengan sangat erat...
Reva pun hanya tersenyum sembari menatap kearah sang kekasih yang kini merasa sangat heran dengan apa yang di lakukan oleh Raffa kekasihnya itu..
"Mas serius bisa masak?aku gak percaya..."ucap Reva sembari bangkit dari duduknya dan tersenyum...
Raffa pun tersenyum kemudian dia langsung pergi menuju kedapur untuk membuatkan Reva makanan..
Raffa terlihat sangat terampil dalam mengolah beberapa jenis masakan itu dia lakukan karena Raffa sangat ingin memanjakan wanita yang akan menemaninya hingga tua nanti...
__ADS_1
Sementara itu Reva pun tersenyum sembari mengamati apa yang telah di lakukan oleh Raffa di dapur,Reva tak pernah menyangka bahwa calon suaminya itu adalah laki laki yang hebat dalam segala aspek bahkan untuk urusan dapur Raffa juga terlihat sangat telaten.
"Gak menyangka Mas Raffa begitu pandai dalam hal memasak aku saja masih kalah.."gumam Reva dalam hatinya...
Raffa pun sesekali menatap kearah sang kekasih yang sedang menatapnya,Raffa pun langsung tersenyum ketika tatapan keduanya bertemu.
"Kamu lihat kan sayang bahwa aku bisa membuat apapun yang ingin kamu makan dan juga kamu belum tahu kan kalau aku jago dalam membuat makanan ala kadarnya."Raffa pun semakin membanggakan kehebatannya membuat Reva tersenyum...
Reva pun tersenyum sembari menatap kearah kekasihnya yang kini sedang membanggakan dirinya sendiri...
"Iya Mas kamu emang the best.."ucap Reva sembari mengacungkan jempolnya.
Setelah menunggu cukup lama kini Reva dan Raffa pun makan malam bersama. Reva sangat senang dengan hidangan yang di buat oleh Raffa karena rasanya memang sangat enak..
"Mas masakan kamu memang sangat enak aku bisa gak berhenti makan kalau begini.."Reva pun tak berhenti memuji masakan Raffa sembari terus menikmati setiap makanan yang di hidangkan oleh kekasihnya itu..
Raffa pun merasa sangat senang karena Reva nampaknya sangat menikmati makanan yang di buat olehnya..
Reva pun langsung menatapnya dengan tatapan yang tak biasa...
"Tapi Mas nanti kalau Mas membuatkan makanan terus kalau aku gendut bagaimana? Aku tak mau gendut Mas.."
Reva pun langsung meletakan sendok dan garpu yang sedang di pegang.
Raffa pun tersenyum mendengar bahwa Reva takut gendut hal itu justru membuat Raffa semakin menggodanya..
"Gak apa apa kalau kamu udah gendut aku tinggal cari lagi..",ucapan Raffa membuat Reva langsung menatapnya dengan tatapan yang penuh dengan kekecewaan.
"Kalau begitu silahkan Mas cari aja yang lain.. udah aku gak mau makan lagi.."Reva pun terlihat sangat kesal kali ini..
Raffa pun tersenyum bahkan dia tertawa setelah itu Raffa mendekati wanita yang paling berarti dalam hidupnya.
__ADS_1
"Maaf sayang aku hanya bercanda.. Walaupun kamu gemuk atau apapun aku akan tetap mencintaimu sampai kapanpun. Reva kamu tahu aku sangat senang kalau kamu menyukai makanan yang aku buat ini itu berarti apa yang aku lakukan bisa membuat kamu senang. Sayang aku berjanji aku tak akan pernah meninggalkan kamu apapun yang terjadi lagi dan aku juga ingin kamulah satu satunya wanita yang akan menemaniku hingga akhir usiaku.."Raffa pun langsung memeluk Reva dari belakang.
Reva pun tersenyum sembari menatap kearah sang kekasih dan setelah itu keduanya pun kembali menikmati makan malam bersama...
...****************...
Beberapa hari kemudian...
Pak Andi pun memutuskan untuk kembali ke Jakarta untuk mendukung penuh keputusan Reva kembali pada Raffa. Pak Andi sendiri tahu bahwa cinta keduanya memanglah sangat besar sehingga tak ada alasan untuk Pak Andi menghalangi hubungan keduanya...
Reva pun tersenyum sembari menatap kearah sang Ayah yang nampak sedang membereskan barang barangnya..
Reva pun memeluk sang Ayah dan menghormati semua keputusan yang telah sang Ayah berikan dan tentu saja Reva tak akan pernah menyia-nyiakannya kesempatan yang telah di berikan oleh sang Ayah.
"Terima kasih ya Ayah karena Ayah telah mengizinkan Reva untuk kembali pada Mas Raffa. Kali ini hati Reva sudah sangat yakin bahwa Mas Raffa adalah yang terbaik dan kedepannya Reva tak akan pernah mengambil keputusan yang sepihak lagi.. Terima kasih juga karena Ayah selalu mendukung Reva dan Ayah juga selalu ada buat Reva.."Reva pun memeluk Ayahnya dengan sangat erat.
Pak Andi hanya tersenyum melihat sikap Reva yang masih seperti anak kecil baginya.
"Kamu ini ngomong apa si sayang,kamu kan tahu hanya kamu yang Ayah punya dan apapun yang membuat kamu bahagia Ayah pasti akan melakukannya.. Oh iya sayang apa rencana kamu sebelum kamu dan Raffa menikah? Apa kamu sudah memikirkan itu masak masak?"Pak Andi pun ingin memastikan keputusan yang telah di ambil oleh putri semata wayangnya itu..
Reva pun menghela nafas panjang dan membuangnya secara berlahan..
"Ayah sebenarnya Reva menginginkan satu hal Reva sangat ingin Mas Raffa bisa kembali berdamai dengan Om Arga biar bagaimanapun beliau adalah Ayah kandungnya menurut Ayah bagaimana?"Reva pun tak sungkan meminta pendapat dari sang Ayah.
Pak Andi pun terdiam sejenak,Pak Andi sendiri tahu bagaimana sikap Pak Arga dan juga bagaimana sikap Raffa karena Pak Andi ikut dengan keduanya sudah cukup lama bahkan ketika Raffa masih merintis karir jadi Pak Andi sangat tahu betul sikap keduanya...
"Itu ide yang bagus sayang tapi ada seberapa hal yang perlu kamu tahu kalau sikap keduanya sama sama keras jadi mungkin kamu harus perlu banyak bersabar.."Pak Andi pun mengatakan apa yang dia tahu pada putri kesayangannya itu...
Reva pun langsung menatap wajah sang Ayah dan sepetinya Reva mengetahui sesuatu..
"Iya Ayah Reva tahu itu dan Ayah doain Reva saja supaya Reva bisa menyatukan Mas Raffa dan Om Arga sebelum pernikahan Reva. Reva hanya ingin melihat Mas Raffa bisa berdamai dengan masa lalunya dan juga bisa melupakan kejadian yang telah terjadi."Reva pun semakin bisa berfikir dewasa dan hal itu membuat Pak Andi merasa senang dan bersyukur karena memiliki anak sebaik dan sedewasa Reva.
__ADS_1