
Dalam tidurnya Reva terdiam melihat kegagalan yang kini ada di depan matanya dia tak pernah menyangka jika Raffa akan melakukan hal itu di hari pernikahan mereka.
"Apa salahku padamu Mas sehingga kamu melakukan ini padaku?"ucap Reva di sela sela kesadarannya..
Ibu Maurel pun melihat Reva yang jatuh pingsan pun langsung histeris dia tahu apa yang di rasakan Reva saat ini mungkin kekecewaan di hatinya yang membuatnya tak bisa menerima kenyataan itu...
Reva pun langsung di larikan ke rumah sakit oleh Pak Andi selaku Ayah kandungannya. Pak Andi juga sangat marah dan kecewa pada Raffa karena telah tega menghancurkan hati putrinya.
"Aku tak menyangka bahwa kamu bisa melakukan ini Raffa dan jujur saya sangat kecewa.."Pak Andi pun langsung memeluk Reva dengan sangat erat...
Pak Andi pun langsung membawa Reva ke rumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan.. Reva sendiri tak sadarkan diri setelah mengalami kejadian itu..
Sesampainya di rumah sakit Reva pun langsung mendapatkan perawatan,setalah Reva membuka matanya dan langsung menangis,hatinya benar benar sakit dia tak pernah menyangka laki laki yang sangat dia cintai tega melakukan itu di hari pernikahan mereka...
"Sayang kamu sudah sadar,sayang kamu tenang ya di sini ada Ayah, Ayah tak akan membiarkan hal apapun terjadi padamu. Ayah akan menjadi orang yang selalu ada untuk kamu. Kamu yang sabar ya sayang.."Pak Andi terlihat begitu sedih melihat sang putri yang terlihat terluka..
"Ayah,apa salah Reva sehingga Mas Raffa melakukan ini? Ayah aku malu Ayah aku malu.."ucapan Reva semakin membuat hati Pak Andi sakit bagaimana tidak putri satu satunya yang dia besarkan dengan sepenuh hatinya kini terluka tepat di mana dia akan menikah dan hal itu membuat Pak Andi merasa gagal sebagai seorang Ayah...
Pak Andi pun sangat marah terhadap Raffa yang telah membuat putrinya terlihat benar benar menderita...
"Kamu jangan khawatir sayang kamu gak salah dia saja yang tak menghargai perasaan kamu.."Pak Andi pun sangat kecewa dengan Raffa.
__ADS_1
...****************...
Di tempat yang berbeda...
Raffa sampai di suatu tempat dia melepaskan semuanya dan setelah itu Raffa baru menyadari ketika dia menatap pakaian yang sedang dia kenakan,Raffa pun langsung berputar arah kembali ke tempat pernikahannya..
"Bukankah aku akan segera menikahi Reva kenapa aku justru meninggalkannya?"Raffa pun meratapi kebodohannya...
Raffa pun langsung mengendari mobilnya dengan kecepatan yang maksimal dia ingin segera menemui Reva dan akan menjelaskan semuanya...
"Reva maafkan aku,aku khilaf dan aku sangat bersalah karena telah meninggalkan kamu sendirian."Raffa pun sudah tak bisa memikirkan apa apa lagi dia bingung dengan keadaan dirinya dan juga Raffa merasa bersalah karena telah membuat Reva benar benar kecewa dengannya...
"Bunda..."ucap Raffa sembari menatap kearah sang Bunda yang terlihat sangat bersedih...
Ibu Maurel pun menatap kearah Raffa dan langsung mendekatinya...
Tiba tiba saja.
plakkkkkkkkkk.....
Sebuah tamparan yang sangat keras hinggap di pipi kanan Raffa. Raffa pun hanya diam saja dia tahu kalau dirinya sangat bersalah karena telah membuat sang Bunda kecewa.
__ADS_1
"Untuk apa kamu kembali kesini Raffa,untuk apa?"tanya Ibu Maurel sembari menatapnya tak percaya...
Raffa pun hanya diam saja dia tak menjawab dia tahu jika saat ini sang Bunda benar benar marah padanya hal itu membuatnya tak bisa berkata apa apa..
"Kamu tahu Raffa kamu telah membuat Bunda sangat malu dan juga kamu tahu Raffa karena keegoisan kamu tak hanya Bunda yang kamu sakiti tapi Reva juga.. Lihatlah Reva sampai jatuh pingsan karena apa yang telah kamu lakukan ini.."Ibu Maurel pun terlihat sangat marah.
Mata Raffa langsung menatap kearah sang Bunda mendengar bahwa Reva pingsan.
"Bunda..maafkan Raffa,Raffa tahu kalau Raffa salah dan Reva ada di mana Bunda?"pertanyaan Raffa langsung membuat sang Bunda benar benar kecewa.
Ibu Maurel pun menatap kearah sang putra dengan tatapan yang sulit untuk di ungkapan,Ibu Maurel sendiri tahu bagaimana luka hati Raffa,namun cara Raffa salah karena telah membuat orang lain kecewa terlebih lagi dia adalah wanita yang di cintai boleh putranya saat ini.
"Sudahlah Raffa kamu sebaiknya lupakan saja,kamu tahu jika Pak Andi dan Reva sudah sangat kecewa padamu dan juga Bunda tak mengerti dengan apa yang kamu pikirkan.Bunda tahu jika kamu sangat kecewa dengan Ayah kamu tapi seharunya kamu bisa berfikir lebih dewasa Raffa bukan seperti ini.."ucapan Ibu Maurel membuat Raffa menyesali apa yang telah dia lakukan itu..
Raffa pun langsung duduk terdiam memikirkan apa yang sang Bunda ucapakan dia tahu bahwa mungkin apa yang di lakukan olehnya membuat Reva sangat kecewa terlebih lagi Reva tak pernah tahu apa yang terjadi di masa lalunya.
Raffa pun langsung pergi meninggalkan sang Bunda untuk mencari Reva ke rumah sakit. Raffa sendiri ingin sekali meminta maaf pada Reva dan berharap bahwa Reva akan mengerti dengan apa yang dia lakukan itu..
Raffa pun merasakan hal yang jauh lebih menyakitkan daripada dulu,Raffa sendiri tak pernah membayangkan jika nanti Reva akan membencinya dan terlebih lagi Raffa sudah sangat mencintai Reva dan dia sendiri tak sanggup jika harus kehilangan Reva.
"Reva,,aku minta maaf,maafkan aku yang telah membuat kamu kecewa. Aku tahu apa yang aku lakukan ini telah membuat kamu marah dan juga sedih, Reva aku berjanji aku akan memperbaiki semuanya aku akan membuat semuanya kembali seperti dulu dan aku juga akan menceritakan segalanya padamu tentang apa yang aku lakukan ini."Raffa pun telihat begitu bersedih terlihat bagaimana dia menyesali semuanya.
__ADS_1