WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU

WANITAKU SELINGKUHAN AYAHKU
Capture 23


__ADS_3

Raffa menggenggam tangan Reva dengan begitu erat. Raffa mengatakan bahwa semuanya akan baik baik saja dan Raffa sendiri juga sangat tak suka melihat Reva di perlakukan gak baik oleh orang lain...


"Kamu gak usah memikirkan itu sayang biar aku bicara sama mereka."Raffa pun hendak menegur orang orang yang sedang menggunjing mereka.


Reva pun menghentikan apa yang akan di lakukan oleh Raffa.


"Mas sudah biarkan saja aku juga gak apa apa kok? lagian itu hak mereka mau menilai kita sebagaimana yang penting kita gak usah terpancing. Lagipula bukannya aku gak mau dandan tapi aku takut saja jika aku dandan nanti banyak yang naksir bagaimana?"ucapan Reva langsung membuat Raffa tak suka dia tahu Reva hanya sedang bercanda namun candaannya membuatmu kembali mengingat masa lalu.


"Aku tak akan pernah mengizinkan kamu untuk terlihat menarik di mata orang lain itu karena kamu hanyalah milikku dan selamanya akan tetap menjadi milikku.."ucapan Raffa pun terdengar berat di telinga Reva sehingga membuat Reva sedikit syok..


Reva pun langsung menatap kearah Daffa dan tersenyum...


"Aku hanya bercanda Mas kenapa kamu jadi marah?"Reva pun belum tahu sepenuhnya tentang masa lalu Raffa.


Raffa pun hanya tersenyum kemudian dia mengajak Reva untuk meninggalkan orang orang yang sedang menggunjing mereka.


"Ya sudah sebaiknya kita pergi saja dan kita lebih baik menghindari mereka.."Raffa pun menggandeng lengan Reva dengan eratnya...


Reva pun hanya mengikuti saja apa yang di katakan oleh Raffa tanpa tahu alasannya.


Tepat setelah itu sepasang mata pun menatanya dengan tatapan yang tak suka dia adalah Arumi mantan kekasih Raffa yang masih saja menaruh hati tanpa tahu malunya dulu dia sudah begitu menyakiti Raffa.


"Mas apa kamu sangat bahagia sekarang ini??? Mas apakah kamu sudah tak pernah mengingatku lagi? Mas tahukah kamu kalau aku sangat mencintaimu..."Arumi pun kembali menitikan airmata..

__ADS_1


Saat ini Arumi benar benar merasakan sakit dalam hatinya di mana dia harus benar benar merelakan laki laki yang sangat di cintainya itu..


Arumi pun menghapus airmatanya dan kemudian tersenyum..


"Aku tak akan pernah membiarkan siapapun memilikimu Mas? Dan aku akan pastikan bahwa kamu hanya milikku selamanya dan aku akan menggunakan segala cara untuk mendapatkan kamu kembali. Aku pasti akan bisa membuat kamu membenci wanita yang kini sedang bersamamu dan jika aku tak bisa melakukan itu aku akan menggunakan cara lain untuk bisa mendapatkanmu.."


Arumi pun langsung pergi meninggalkan Raffa dan Reva yang sedang berada di sebuah restoran dan pada saat yang bersamaan Raffa pun melihat Arumi..


Raffa mencoba untuk tak menatapnya walaupun rasa di dalam hatinya masih belum bisa melupakan rasa sakit yang pernah dia dapatkan dulu namun biar bagaimanapun Arumi adalah orang yang pernah di cintai...


Raffa pun langsung mengalihkan pandangannya dan kemudian dia pun langsung kembali menggenggam tangan Reva dengan begitu erat..


"Ada apa Mas?"tanya Reva lirih.


Reva pun mengikuti Raffa tanpa tahu apapun, namun dalam hati Reva dia tahu bahwa saat ini Raffa masih belum bisa move on dari masa lalunya entah karena apa itu..


Raffa pun menatap kearah Reva dan tersenyum kepadanya.


"Kamu kenapa sayang kenapa kamu diam saja dan juga kenapa kamu berubah menjadi murung begitu?"tanya Raffa lirih...


Reva pun hanya menggelengkan kepalanya dan kemudian mengalihkan pandangannya.


"Gak apa apa Mas,emangnya kenapa? Oh iya Mas maaf jika aku boleh bertanya kenapa Mas terlihat begitu gugup tadi apa ada sesuatu hal yang Mas sembunyikan dariku?"tanya Reva sedikit curiga.

__ADS_1


Raffa pun hanya menggelengkan kepalanya dan kemudian dia mencubit pipi kanan Reva.


"Gak ada apapun sayang kenapa juga kamu bertanya seperti itu?"tanya Raffa lirih.


Reva pun hanya menggelengkan kepalanya di tak menyangka bahwa Raffa masih menyembunyikan sesuatu darinya.


"Ya sudah lupakan saja Mas,sebaiknya sekarang kita pulang saja aku tiba tiba merasa sangat capek.."ucapan Reva membuat Raffa menjadi merasa bersalah..


...****************...


Di tempat yang berbeda......


Pak Arga terlihat sangat berbeda saat ini dia nampak sangat kurus dan juga terlihat tak terurus itu karena selama ini dia tak menjaga pola hidupnya dan juga Pak Arga masih menjadikan minuman keras sebagai obat untuk menebus segala rasa bersalahnya pada keluarganya...


"Raffa maafkan Ayah,Ayah tahu jika selama ini Ayah sangat bersalah padamu terlebih lagi setelah Ayah melukai perasaan kamu. Raffa apakah kamu akan memaafkan aku di kemudian hari.."Pak Arga pun kini menitikan airmata untuk kesekian kalinya...


Pak Arga benar benar tenggelam pada rasa bersalahnya selama ini.. Rasa bersalah karena telah mengkhianati wanita yang telah menemaninya dari nol dan juga rasa bersalah karena telah membuat putra satu satunya merasakan sakit hati yang tak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya...


Yang sudah terjadi gak akan mungkin bisa kembali lagi ibaratkan saja nasi yang sudah menjadi bubur walaupun di oleh seperti apa bentuknya akan tetap menjadi bubur..


Pak Arga pun tersenyum sembari memandangi foto kebahagiaannya bersama Raffa dan juga mantan istrinya.


"Aku sangat bahagia waktu itu waktu kita masih bersama sama dulu namun saat ini aku benar benar telah sendiri tanpa kalian hidupku hampa.."Pak Arga pun kembali bersedih.....

__ADS_1


__ADS_2