
Raffa pun tersenyum sembari menatap wajah cantik calon istrinya itu..
"Ayah tak perlu khawatir Raffa janji kalau Raffa tak akan pernah membuat Reva bersedih dan menangis karena aku sangat mencintainya."Raffa pun memegang tangan Reva dan kemudian tersenyum..
"Terima kasih ya sayang karena kamu telah mengembalikan keluargaku lagi ini semua berkat kamu dan aku sangat yakin bahwa Allah memang mengirimkan kamu dalam hidupku untuk menjadi cahaya bagi keluarga kami. Makasih sayang.."Raffa pun tak bisa lagi menyembunyikan perasaan bahagianya..
Reva pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya..
"Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan dan aku juga yakin bahwa Mas juga calon suami yang baik untukku..."Reva pun tersenyum sembari menatap kearah Ibu Maurel dan Pak Arga yang duduk tak jauh darinya...
...****************...
Singkat cerita mereka pun menikmati makan siang bersama seperti keluarga yang lengkap dan kali ini Raffa benar benar bisa tersenyum dengan sangat manis dia merasa sangat bahagia dalam kehidupan ini mendapatkan wanita yang begitu sempurna dan juga kembalinya keluarganya...
"Terima kasih ya Allah atas nikmat hari ini,aku benar benar sangat bahagia dan juga aku merasa bahwa semuanya ini seperti mimpi terima kasih ya Allah."Raffa pun tersenyum sembari sesekali menatap wajah cantik Reva yang sedang duduk bersama sang Bunda membicarakan sesuatu yang dia sendiri kurang mengerti...
Di lain tempat....
Arumi yang saat ini sedang mengalami hal hal yang tak pernah dia duga sebelumnya kali ini kehidupannya kembali mengalami masalah di mana Arumi saat ini menjadi seorang pelakor dan pada saat yang sama sang kekasih pun lebih memilih keluarganya daripada dirinya...
"Kenapa dengan semuanya ini? Kenapa aku harus mengalami ini? kenapa aku harus mengalami rasa sakit ini kenapa?"Arumi pun berteriak meratapi nasibnya yang dia rasa sedang tak baik baik saja..
Arumi merasa bahwa saat ini dia sedang merasakan sesuatu hal yang sangat membuatnya sakit banyak hal yang terjadi di dalam kehidupannya secara berangsur angsur.
Dulu dia adalah seorang wanita yang memiliki pesona yang sangat kuat dan juga seorang wanita yang kecantikannya bisa menggoda siapa saja namun pada saat ini dia sedang tak baik baik saja saat ini Arumi sedang mendapatkan karmanya...
__ADS_1
Pada saat yang sama seorang wanita cantik sayang padanya dan kemudian menamparnya dengan sangat keras. Dia adalah Alifia istri dari Alvin laki laki yang sedang dekat dengannya saat ini..
"Dasar kamu wanita tak tahu diri untuk apa kamu menggoda suamiku kamu kak tahu jika Mas Alvin sudah memiliki anak dan istri kenapa kamu malah menggodanya dasar kamu ****** tak tahu diri.."Alifia pun memaki Arumi dengan berbagai tuduhan.
Arumi hanya tersenyum mendengarnya baginya laki laki kaya dan hidung belang adalah laki laki yang pantas untuk di taklukan apalagi jika laki laki itu memiliki harta yang berlimpah tentu saja itu akan membawa keuntungan untuknya..
"Kenapa kamu menyalahkan aku bukankan seharunya kamu menyalahkan dirimu sendiri seharunya kamu itu sadar bahwa kamu itu tak lebih baik dari aku? Lihatlah kamu saat ini kamu memang cantik tapi hati kamu itu busuk. Sedangkan aku bisa membuat Mas Alvin bahagia apakah itu salahku?"ucapan Arumi tentu saja membuat hati Alifia semakin merasakan sakit bagaimana bisa seorang wanita berkelas seperti Arumi bisa memiliki pemikiran sedangkal itu dan juga bisa beranggapan bahwa dirinya lebih baik dari siapapun...
Alifia pun mengertkan rahangnya dia sangat kesal dengan apa yang di ucapkan oleh Arumi karena apa yang di ucapkan oleh Arumi sama sekali tak benar...
"Ingat kamu wanita ****** kamu tak lebih dari seorang wanita penggoda dan ingat suatu saat kamu akan merasakan akibatnya. Jika kamu mau Mas Alvin sialhakan aku juga sudah tak membutuhkannya lagipula semua kekayaan Mas Alvin adalah milikku dia hanya seorang laki laki yang tak berguna sama sepertimu.."Setelah mengatakan itu Alifia pun langsung pergi meninggalkan apartemen Arumi.
Arumi pun sangat kesal setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Alifia,dia sendiri merasa bahwa saat ini sedang di permainkan oleh Alvin laki laki yang hanya menginginkan tubuhnya saja namun pada kenyataannya dia hanyalah laki laki yang tak memiliki apa apa..
"Dasar semua laki laki sama saja,pokonya yang pasti aku harus bisa mendapatkan kembali perhatian Mas Raffa dan aku tak akan pernah mau kalah dengan wanita itu. Apapun caranya akan aku lakukan walupun aku harus menjadi seorang pem*un**..."Arumi pun semakin terlihat aneh dengan semua tingkah lakunya saat ini..
...****************...
Kini tibalah hari bahagia Raffa dan juga Reva di mana hari ini adalah hari pernikahan mereka dan Raffa sangat senang dan bahagia karena pada akhirnya dia akan bisa menikahi wanita yang sangat dia sayangi itu..
"Akhirnya aku bisa menikahi mu Reva dan aku janji pada diriku sendiri bahwa aku akan selalu membuat kamu bahagia terima kasih karena kamu telah membuat aku menemukan kembali diriku dan aku akan berusaha untuk menjadi suami yang baik untuk kamu.."Raffa pun berbicara sendiri..
Di saat Raffa sedang bersiap siap kini Ibu Maurel pun mendekati sang putra dan tersenyum..
"Putra Bunda terlihat sangat tampan dan sepetinya ada yang sangat bahagia hari ini?"Ibu Maurel pun tak berhenti tersenyum sembari menatap Raffa dengan penuh bahagia..
__ADS_1
Raffa pun menatap kearah sang Bunda dan tersenyum..
"Bunda ini bisa saja iya pastinya Raffa sangat bahagia hari ini karena hari ini adalah hari yang sudah lama Raffa tunggu tunggu di mana Raffa bisa menikahi Reva secara sah.."Raffa pun tak menyembunyikan kegembiraannya lagi..
Ibu Maurel pun merasakan hal yang sama hari ini adalah hari yang di tunggu olehnya hari di mana dia akan bisa menyaksikan putra tunggalnya menikah dan juga bisa melihat raut bahagia di wajah Raffa itu adalah keinginan terbesar setiap Ibu di dunia ini..
"Bunda juga menginginkan hal yang sama sayang Bunda juga sangat senang bisa melihat kamu menikah dan juga Bunda sangat bahagia karena pada akhirnya kamu bisa menikahi wanita yang benar benar baik dan juga wanita yang paling Bunda sayangi.."Ibu Maurel pun tak kuasa lagi menahan tangis bahagianya...
Di tempat yang berbeda.
Reva juga telah siap sedang gaun pengantin berwarna putih Reva pun berdiri di depan cermin dan tersenyum pada dirinya sendiri.
"Lihatlah Reva perjuanganmu tak sia sia bukan? sekarang kamu bisa menikahi laki laki yang sangat kamu cintai dan juga kamu bisa menikahi laki laki yang sangat menyayangimu."Reva pun tersenyum penuh dengan kebahagiaan...
Tak lama setelah itu Pak Andi pun datang menemuinya..
"Sayang kamu terlihat begitu cantik hari ini.. dan Raffa adalah laki laki yang paling beruntung karena bisa memiliki wanita cantik dan sesempurna kamu.."Pak Andi pun memuji kecantikan sang putri yang selama ini nyaris tak terlihat...
Reva pun tersenyum sembari menatap kearah sang Ayah yang kini berdiri di belakangnya...
"Ini semua juga berkat doa dan dukungan Ayah terima kasih ya Ayah karena telah merestui pernikahan ini.."Reva pun berdiri dan memeluk Ayah kesayangannya..
Tak lama rombongan Raffa pun sampai di gedung pernikahan Raffa sendiri datang bersama sang Bunda dan Ayahnya Pak Arga...
"Lihatlah Raffa pengantinmu terlihat sangat cantik bukan dan ini sudah saatnya kamu menempati janjimu padanya."Pak Arga pun memberikan isyarat pada putra kesayangannya itu..
__ADS_1
Tak lama kemudian penghulu pun menikahkan keduanya dengan lantangnya Raffa pun mengucapkan ijab kabul dengan sangat lancar..
"Saya terima nikah dan kawinnya Revalina Paramitha dengan mas kawin tersebut di bayar tunai.."airmata Reva pun seketika jatuh setelah semua orang mengatakan sah pada pernikahan mereka dan hal itu adalah hal yang paling dia nantikan dan pada saat ini Reva pun terlah resmi menyandang sebagai Nyonya Raffa Bintang Alaska...